| : WIB | INDIKATOR |
  • USD/IDR14.502
  • SUN97,14 0,42%
  • EMAS601.968 0,00%
  • RD.SAHAM 0.66%
  • RD.CAMPURAN 0.16%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.07%

Tanda-tanda sakit kepala bukan sakit biasa

Senin, 13 Maret 2017 / 17:43 WIB

Tanda-tanda sakit kepala bukan sakit biasa

JAKARTA. Jangan meremehkan sakit kepala. Tak semua sakit kepala adalah sakit ringan yang bisa sembuh dengan parasetamol. Beberapa sakit kepala adalah pertanda sakit serius yang butuh penanganan khusus.

Seperti dikutip dari Prevention, Mark Maroko dari University of California, Los Angeles Medical Center menuturkan, tanda-tanda sakit kepala yang tak biasa dapat mengancam jiwa bila diabaikan. Simak penjelasan berikut

1. Nyeri hebat secara mendadak
Nyeri hebat di kepala yang datang tiba-tiba bisa jadi tanda penyakit serius. Contohnya terjadi perdarahan di dalam otak yang dalam istilah medis disebut subarachnoid hemorrhage.

Jangan tunda pergi ke dokter bila mengalami sakit kepala mendadak dengan nyeri hebat yang terus berlangsung.

2. Sakit kepala disertai demam
Demam menandakan adanya infeksi pada tubuh. Bila demam disertai dengan sakit kepala, bisa jadi gejala infeksi di otak, seperti meningitis.

Selain itu mungkin juga tanda peringatan adanya ensefalitis atau radang otak. Sebaiknya, segera periksa lebih lanjut ke dokter untuk memastikan.

3. Sakit kepala dengan nyeri di mata
Waspadai glaukoma akut bila merasa sakit kepala disertai nyeri di sekitar mata. Apalagi jika penglihatan ikut mengalami masalah, seperti pandangan kabur. Jangan anggap sepele, karena glaukoma bisa menyebabkan kebutaan.

4. Sakit kepala di pelipis
Mengalami sakit kepala di sekitar pelipis merupakan salah satu gejala temporal artritis, yakni kondisi meradangnya pembuluh darah di pelipis.

Bila mengalami sakit kepala dekat salah satu atau kedua pelipis, bisa jadi indikasi temporal arteritis, khususnya jika sudah berusia 50 tahun atau lebih.

5. Satu ruangan mengalami sakit kepala
Sakit kepala bisa disebabkan oleh keracunan CO2. Jika lebih dari satu orang dalam ruangan yang sama mengalami sakit kepala, bisa jadi ruangan tersebut telah tercemar CO2.

Periksa adanya kebocoran CO2 dan segera buka jendela serta pintu ruangan.

(Dian Maharani)


Sumber : Kompas.com
Editor: Adi Wikanto

KESEHATAN

TERBARU
KONTAN TV
Hubungi Kami
Redaksi : Gedung KONTAN,
Jalan Kebayoran Lama No. 1119 Jakarta 12210.
021 5357636/5328134
moderator[at]kontan.co.id
Epaper[at]kontan.co.id
Iklan : Gedung KOMPAS GRAMEDIA Unit 2
Lt 2 Jl. Palmerah selatan 22-28
Jakarta Selatan 10740.
021 53679909/5483008 ext 7304,7306
2018 © Kontan.co.id All rights reserved
Sitemap | Profile | Term of Use | Pedoman Pemberitaan Media Siber | Privacy Policy

diagnostic_api_kiri = 0.0007 || diagnostic_api_kanan = 0.0894 || diagnostic_web = 0.4544

Close [X]
×