Kesehatan Umum

Yuk kenali penyebab dan gejala penyakit batu ginjal

Rabu, 22 April 2020 | 15:49 WIB   Reporter: Tri Sulistiowati
Yuk kenali penyebab dan gejala penyakit batu ginjal

ILUSTRASI. ilustrasi kebelet buang air kecil, pipis, kencing, alias beser, di toilet atau wc. Foto di Jakarta, Senin (14/5). KONTAN/Daniel Prabowo/14/05/2012


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Batu ginjal, salah satu penyakit yang lebih banyak menyerang laki-laki daripada perempuan. Berikut penyebab dan gejala seseorang menderita batu ginjal. 

Susanti, Dokter Umum Balai Kesehatan Kompas Gramedia menjelaskan batu ginjal merupakan endapan keras yang menyerupai batu terdapat di dalam ginjal. 

Batu tersebut terbentuk saat adanya penurunan volume urine atau peningkatan garam dan mineral di dalam tubuh. Endapan tersebut tidak hanya terbentuk di dalam ginjal tapi juga bisa di organ tubuh lainnya seperti ureter, kandung kemih, dan uretra. 

Baca Juga: Sembelit bisa mengancam nyawa, cegah dengan cara ini

"Batu ginjal berukuran kecil tersebut bisa keluar atau berpindah tempat saat terbawa urine," kata dokter Santi. Jika batu ginjal berukuran besar akan menimbulkan rasa sakit yang hebat.

Apa penyebab munculnya batu ginjal? 

Banyak faktor yang memicu seseorang menderita penyakit batu ginjal. Pertama, seseorang yang tidak memenuhi kebutuhan cairan dalam tubuh berisiko terkena batu ginjal. 

Kedua, pola makan yang tidak baik dan kegemukan juga bisa meningkatkan risiko seseorang terkena penyakit ini. Ketiga, seseorang yang pernah menderita batu saluran kemih rentan terkena batu ginjal. 

Keempat, riwayat keluarga juga bisa menjadi faktor penyebab seseorang terkena penyakit batu ginjal. 

Seseorang yang menderita penyakit ini akan menampakkan gejala seperti. 

1. Penderita akan merasakan nyeri hebat di bagian samping belakang tubuh dan punggung, di bawah tulang rusuk. 

2. Penderita akan merasakan nyeri hebat di bagian perut bagian bawah sampai selangkangan. 

3. Penderita juga akan merasakan nyeri saat buang air kecil. Asal tahu saja, rasa nyeri tersebut tidak bersifat terus menerus melainkan hilang dan muncul dan intensitasnya berfluktuasi. 

4. Penderita merasa ingin buang air kecil terus menerus, jumlah urine menurun, dan warna urine berubah menjadi merah muda atau coklat.  

5. Penderita mengalami demam, mual, dan muntah. 

6. Bila Anda mengalami gejala-gejala tersebut sebaiknya segera memeriksakan diri ke dokter agar segera mendapatkan pengobatan.    

Baca Juga: Terlalu sering makan gorengan bisa memicu penyakit mematikan dan obesitas

Editor: Tri Sulistiowati


Terbaru