Covid-19

XL Axiata (EXCL) atur ketat soal dinas luar kota dan luar negeri selama pandemi

Rabu, 09 Juni 2021 | 11:10 WIB   Reporter: Benedicta Prima
XL Axiata (EXCL) atur ketat soal dinas luar kota dan luar negeri selama pandemi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT XL Axiata Tbk (EXCL) melakukan aktivitas dinas luar kota (DLK) dan dinas luar negeri (DLN) secara ketat dengan mempertimbangkan tingkat kepentingan. 

Group Head Corporate Communications XL Axiata Tri Wahyuningsih menjelaskan EXCL sejak awal pandemi telah menerapkan protokol kesehatan secara ketat termasuk untuk DLK dan DLN. 

Sehingga karyawan dihimbau untuk membatasi pertemuan tatap muka dan digantikan dengan video/call conference, larangan dan penundaan melakukan perjalanan dinas ke luar negeri hingga batas waktu yang akan ditentukan, serta penerapan prosedur pemeriksaan kesehatan secara berkala kepada karyawan yang telah melakukan perjalanan pribadi ke luar negeri hingga karantina jika dibutuhkan. 

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, Selasa (8/6): Tambah 6.294 kasus, disiplin prokes

"Untuk swab/antigen DLK yang terkait dengan urusan pekerjaan kantor, tentu mengikuti kebijakan perusahaan, dimana biayanya ditanggung perusahaan," jelas Ayu, Selasa (8/6). 

Hingga saat ini aktivitas DLK dan DLN dilakukan secara selektif dan ketat dengan mempertimbangkan tingkat urgensi pekerjaan. Bila aktivitas pekerjaan tersebut masih memungkinkan dilakukan secara daring, maka DLK dan DLN tersebut tentu tidak dilakukan. Untuk kondisi tertentu dengan pertimbangan khusus, DLK dan DLN masih bisa dilakukan secara ketat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Selain itu EXCL juga menerapkan kebijakan antara lain untuk karyawan ekspatriat diperbolehkan bekerja dari negara masing-masing selama pandemi dan dilakukan tes antigen secara rutin atau berkala untuk karyawan.

Untuk mitra bisnis, vendor dan sebagainya yang akan melakukan aktivitas pertemuan tatap muka (meeting) dengan karyawan  XL Axiata diwajibkan melakukan tes antigen untuk mengetahui dan memastikan  kondisi sehat.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Selanjutnya: Vaksin Sinovac kantongi persetujuan penggunaan darurat untuk anak 3 tahun

 

Editor: Tendi Mahadi
Terbaru