Tips Sehat

Wow! Ini bahan herbal yang ampuh menangkal batuk, pilek, dan flu

Jumat, 03 Juli 2020 | 11:47 WIB Sumber: Kompas.com
Wow! Ini bahan herbal yang ampuh menangkal batuk, pilek, dan flu

ILUSTRASI. Ilustrasi. Jahe, merupakan bahan herbal yang ampuh menangkal batuk pilek dan flu.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyakit batuk, pilek, flu kerab menyerang saat memasuki musim pancaroba dan hujan. Berikut bahan herbal yang ampuh menangkal batuk, pilek, dan flu. 

Batuk, pilek, dan flu merupakan penyakit yang sering menghampiri saat pergantian musim dan musim penghujan. Meski bisa sembuh dengan sendirinya, penyakit batuk, pilek, dan flu sangat mengganggu. 

Baca Juga: Ini loh perbedaan penyakit pilek dan flu

Anda tidak inginkan terkena batuk, pilek, dan flu? 

Sebagai langkah pencegahan, Anda sebaiknya lebih rajin mencuci tangan. Jangan lupa, Anda juga mengonsumsi makanan bergizi.

Selain itu, Anda bisa mengonsumsi beberapa jenis bahan herbal yang berfungsi untuk meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Asal tahu saja, saat imun tubuh kuat, Anda bisa terhindar dari virus yang menyebabkan batuk, pilek, dan flu. 

Berikut bahan-bahan herbal yang ampuh menangkal batuk, pilek, dan flu yang dikutip dari Muscleandfitness.com dan South China Morning Post.  

1. Bawang putih 

Bumbu dapur ini ampuh menciptakan senyawa kuat yang disebut allicin. Saat dikunyah, diiris, atau dicincang, senyawa ini akan membentuk komponen yang bersifat antibakteri, antijamur, antivirus. 

Penelitian juga menunjukkan bawang putih bisa merangsang sistem kekebalan tubuh dan bertindak sebagai antiperadangan. Studi lain menyebut, orang yang mengonsumsi suplemen bawang putih lebih jarang terkena flu, batuk, dan pilek. 

Jika terkena penyakit tersebut pun, durasinya lebih pendek. Agar bisa menikmati manfaat maksimal bawang putih, takaran yang direkomendasikan adalah satu sampai dua gram bawang putih segar, dua kali sehari. 

2. Jambu, jeruk, sampai pepaya

Buah-buahan yang kaya vitamin C seperti jambu, jeruk, kiwi, pepaya, stroberi, nanas, sampai mangga bisa memperkuat sistem kekebalan tubuh. 
Banyak orang terserang batuk, pilek, atau flu saat tubuhnya kekurangan vitamin C dan lingkungan sekitarnya tidak sehat. 

Untuk mendapatkan manfaat maksimal dari vitamin C, dosis yang direkomendasikan adalah 75 mg untuk perempuan di atas 19 tahun. Untuk beberapa kondisi, dosisnya perlu ditambah. 

3. Daging, ikan, kacang-kacangan 

Bahan makanan seperti daging tanpa lemak, ikan, kerang kacang-kacangan, dan jamur kaya akan zinc. 

Zinc bermanfaat untuk membantu tubuh menjadi lebih kuat menghadapi serangan virus dan bakteri. Seperti bawang putih, studi juga menunjukkan bahan makanan kaya akan zinc terbukti bisa membuat waktu sakit flu, batuk, atau pilek lebih cepat, dibandingkan orang yang kekurangan zinc. 

4. Bunga echinacea

Mungkin Anda bertanya-tanya, bagaimana bunga bisa dikonsumsi untuk menangkal penyakit. Namun, penelitian membuktikan bahwa bahan alami dalam bunga ini dapat membuat tubuh tak gampang terserang penyakit. 

Cara kerjanya dengan menstimulasi sistem kekebalan untuk menghasilkan sel-sel alami untuk melawan penyakit. Sebuah studi pada 2015 lalu menyimpulkan, echinacea dapat menurunkan risiko penyakit flu hingga 35 persen. 

Echinacea paling efektif digunakan saat Anda mulai merasakan rasa gatal di bagian belakang tenggorokan. Jangan khawatir, saat ini, sudah banyak suplemen dengan kandungan alami echinacea yang dijual di pasaran. 

Jadi, Anda tak perlu bersusah payah menyarikan bunga ini hanya untuk mencegah flu. Meski begitu, penggunaan echinacea perlu berhati-hati. 
Pasalnya ada beberapa orang yang mengalami reaksi alergi seperti gatal-gatal setelah meminumnya. Orang dengan penyakit autoimun juga tidak disarankan mengonsumsi echinacea. 

5. Jahe 

Bahan makanan ini wajib ada di dapur. Selain bisa mengobati sakit perut, jahe juga bisa menjaga kekebalan tubuh di musim penghujan. Cara mengonsumsinya juga cukup mudah. 

Anda bisa menambahkan rempah-rempah ini ke dalam masakan, dibuat minuman, atau ditambahkan ke dalam jus. Kandungan dalam jahe di antaranya antimikroba, antibiotik, dan antiinflamasi. 

Namun yang perlu diperhatikan, batasi konsumsi jahe untuk perempuan yang sedang hamil. Konsumsinya tidak boleh lebih dari dua gram sehari. (Mahardini Nur Afifah) 

Baca Juga: Wow! Ini manfaat teh jahe untuk kesehatan tubuh

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "5 Bahan Alami ala Dapur untuk Cegah Batuk, Pilek, dan Flu", 

Editor: Tri Sulistiowati


Terbaru