CLOSE [X]

WHO Putuskan Monkeypox Darurat Kesehatan Global, Ini Saran PB IDI Cegah Cacar Monyet

Jumat, 05 Agustus 2022 | 06:56 WIB   Reporter: Adi Wikanto
WHO Putuskan Monkeypox Darurat Kesehatan Global, Ini Saran PB IDI Cegah Cacar Monyet

ILUSTRASI. WHO Putuskan Monkeypox Darurat Kesehatan Global, Ini Saran PB IDI Cegah Cacar Monyet


KONTAN.CO.ID - Jakarta. Penularan kasus cacar monyet atau monkeypox di dunia terus bertambah. Masyarakat Indonesia harus waspada penularan cacar monyet atau monkeypox. Berikut saran Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) untuk mencegah cacar monyet atau monkeypox.

Mengutip Kompas.com, WHO telah menyatakan cacar monyet atau monkeypox sebagai darurat kesehatan global karena telah menyebar dengan sangat cepat di luar wilayah endemi.

Sejauh ini, sudah ada lebih dari 75 negara yang melaporkan kasus cacar monyet. WHO melaporkan ada lebih dari 25.000 kasus cacar monyet yang dikonfirmasi di seluruh dunia.

Di Indonesia sempat ditemukan suspek cacar monyet atau monkeypox, yakni seorang pasien di Jawa Tengah. Namun hasil pemeriksaan pasien tersebut negatif cacar monyet atau monkeypox.

Baca Juga: Pasien Suspek Cacar Monyet Di Jawa Tengah Dinyatakan Negatif, Tapi Harus Waspada

Berikut daftar negara yang telah melaporkan kasus cacar monyet atau monkeypox:

  1. Australia mengonfirmasi 46 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 2 Agustus.
  2. India mengonfirmasi tujuh kasus cacar monyet atau monkeypox pada 2 Agustus.
  3. Jepang melaporkan dua kasus cacar monyet atau monkeypox pada 29 Juli.
  4. Selandia Baru melaporkan tiga kasus cacar monyet atau monkeypox pada 2 Agustus.
  5. Filipina melaporkan kasus pertama cacar monyet atau monkeypox pada 29 Juli.
  6. Singapura mengonfirmasi 11 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 29 Juli.
  7. Korea Selatan melaporkan dua kasus cacar monyet atau monkeypox pada 22 Juni.
  8. Taiwan mengonfirmasi dua kasus cacar monyet atau monkeypox pada 2 Agustus.
  9. Thailand mengonfirmasi dua kasus cacar monyet atau monkeypox pada 29 Juli.
  10. Andorra mengonfirmasi tiga kasus cacar monyet atau monkeypox pada 27 Juli.
  11. Austria mengonfirmasi 135 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 2 Agustus.
  12. Belgia mendeteksi 482 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 3 Agustus.
  13. Bosnia melaporkan kasus pertama cacar monyet atau monkeypox pada 13 Juli.
  14. Bulgaria mengonfirmasi empat kasus cacar monyet atau monkeypox pada 22 Juli.
  15. Kroasia melaporkan 12 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 2 Agustus.
  16. Ceko mengonfirmasi 25 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 3 Agustus.
  17. Denmark mengonfirmasi 101 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 3 Agustus.
  18. Estonia mengonfirmasi delapan kasus cacar monyet atau monkeypox pada 2 Agustus.
  19. Finlandia mengonfirmasi 20 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 3 Agustus.
  20. Perancis mengonfirmasi 2.054 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 3 Agustus.
  21. Georgia mengonfirmasi kasus pertama cacar monyet atau monkeypox pada 15 Juni.
  22. Jerman melaporkan 2.781 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 3 Agustus.
  23. Yunani mengonfirmasi 33 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 3 Agustus.
  24. Hungaria mengonfirmasi 42 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 3 Agustus.
  25. Islandia melaporkan 10 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 3 Agustus.
  26. Irlandia mengonfirmasi 97 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 3 Agustus.
  27. Italia mendeteksi 505 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 2 Agustus.
  28. Latvia mengonfirmasi tiga kasus cacar monyet atau monkeypox pada 25 Juli.
  29. Luksemburg mengonfirmasi 30 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 2 Agustus.
  30. Malta mengonfirmasi 17 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 20 Juli.
  31. Belanda mengonfirmasi 927 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 2 Agustus.
  32. Norwegia melaporkan 57 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 3 Agustus.
  33. Polandia melaporkan 63 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 2 Agustus.
  34. Portugal mengonfirmasi 633 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 28 Juli.
  35. Romania mengonfirmasi 22 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 2 Agustus.
  36. Rusia mengonfirmasi kasus pertama cacar monyet atau monkeypox pada 12 Juli.
  37. Serbia melaporkan 10 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 27 Juli.
  38. Slovenia melaporkan 37 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 2 Agustus.
  39. Slowakia mengonfirmasi enam kasus cacar monyet atau monkeypox pada 2 Agustus.
  40. Spanyol mengonfirmasi 4.577 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 2 Agustus.
  41. Swedia mengonfirmasi 102 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 2 agustus.
  42. Swiss mengonfirmasi 298 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 2 Agustus.
  43. Inggris memiliki 2.672 kasus cacar monyet atau monkeypox yang dikonfirmasi pada 1 Agustus
  44. Israel melaporkan 153 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 2 Agustus.
  45. Lebanon melaporkan empat kasus cacar monyet atau monkeypox pada 21 Juli.
  46. Maroko melaporkan kasus pertama cacar monyet atau monkeypox pada 2 Juni.
  47. Qatar mengonfirmasi kasus pertama cacar monyet atau monkeypox pada 20 Juli.
  48. Arab Saudi mendeteksi kasus pertama cacar monyet atau monkeypox pada 14 Juli.
  49. Afrika Selatan mengonfirmasi kasus ketiga cacar monyet atau monkeypox pada 11 Juli.
  50. Turki melaporkan kasus pertama cacar monyet atau monkeypox pada 30 Juni.
  51. Uni Emirat Arab melaporkan 16 infeksi cacar monyet atau monkeypox pada 24 Juli.
  52. Argentina mengonfirmasi 20 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 26 Juli.
  53. Bahama mengonfirmasi kasus pertama cacar monyet atau monkeypox pada 24 Juni.
  54. Barbados mengonfirmasi kasus pertama cacar monyet atau monkeypox pada 21 Juli.
  55. Bermuda mengonfirmasi kasus pertama cacar monyet atau monkeypox pada 21 Juli.
  56. Brasil mengonfirmasi 1.474 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 1 Agustus.
  57. Bolivia mengonfirmasi kasus pertama cacar monyet atau monkeypox pada 2 Agustus.
  58. Kanada mengonfirmasi 834 infeksi cacar monyet atau monkeypox pada 2 Agustus.
  59. Chile melaporkan 68 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 1 Agustus.
  60. Kolombia melaporkan 20 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 2 Agustus.
  61. Kosta Rika mengonfirmasi tiga kasus cacar monyet atau monkeypox pada 28 Juli.
  62. Republik Dominika mengonfirmasi kasus ketiga cacar monyet atau monkeypox pada 21 Juli.
  63. Ekuador mengonfirmasi enam kasus cacar monyet atau monkeypox pada 2 Agustus.
  64. Jamaika mengonfirmasi dua kasus cacar monyet atau monkeypox pada 26 Juli.
  65. Meksiko mengonfirmasi 90 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 2 Agustus.
  66. Panama mengonfirmasi kasus pertama cacar monyet atau monkeypox pada 4 Juli.
  67. Peru mengonfirmasi 324 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 2 Agustus.
  68. Puerto Rico mengonfirmasi 21 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 29 Juli.
  69. AS mengonfirmasi 6.326 kasus cacar monyet atau monkeypox pada 2 Agustus.
  70. Uruguay mengonfirmasi kasus kedua cacar monyet atau monkeypox pada 2 Agustus.
  71. Venezuela mengonfirmasi kasus pertama cacar monyet atau monkeypox pada 12 Juni.

Cara mencegah cacar monyet atau monkeypox

Untuk mencegah dan mengantisipasi penularan cacar monyet atau monkeypox, PB IDI menyarankan 8 hal berikut:

1. Menjalankan perilaku hidup bersih dan sehat (PBHS) dan protokol kesehatan

PB IDI menyarankan masyarakat untuk menerapkan PBHS dan protokol kesehatan seperti memakai masker hingga menjaga higienitas tangan.

2. Hindari kontak langsung dengan hewan berisiko

Virus monkeypox dapat menular melalui beberapa hewan seperti tikus, hewan marsupial, primata. Dalam upaya pencegahan, sebaiknya hindari untuk kontak langsung dengan beberapa hewan tersebut dalam kondisi hidup atau mati.

3. Masak daging dengan benar

Mengonsumsi daging yang dimasak dengan benar dapat mengurangi potensi virus menginfeksi tubuh.

4. Segera periksa kondisi kesehatan

Pelaku perjalanan dari wilayah atau negara yang sudah terkonfirmasi cacar monyet harus segera memeriksakan diri jika mengalami gejala cacar monyet atau monkeypox. Informasikan riwayat perjalanan ke petugas kesehatan.

5. Segera hubungi petugas medis

Jika memang ada gejala yang dirasakan seperti ruam yang disertai demam atau gejala klinis yang menyerupai infeksi monkeypox, segera hubungi fasilitas layanan kesehatan setempat.

6. Isolasi mandiri

Jika seseorang mengalami gejala dan memenuhi kriteria suspek cacar monyet atau monkeypox, probable dan konfirmasi, segera isolasi diri. Hindari kontak erat dengan orang lain sampai gejala yang dirasakan menghilang.

Hindari pula kontak erat selama periode infeksius. Itu bertujuan untuk mencegah penularan terjadi lebih luas. Selama periode ini, pasien bisa mendapatkan perawatan suportif untuk meringankan gejala cacar monyet.

7. Imbauan bagi ibu hamil

Pada ibu hamil yang mengalami kontak dengan pasien cacar monyet dapat segera melakukan pemeriksaan di rumah sakit untuk mencegah penularan kepada janin.

8. Edukasi diri untuk mencegah penularan

Masyarakat diimbau secara sukarela memberikan informasi yang jujur apabila mengalami gejala cacar monyet ataupun memiliki kontak dengan pasien.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto

Terbaru