kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45908,54   -10,97   -1.19%
  • EMAS1.350.000 0,00%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Waspadai Tanda Sakit Kepala Berbahaya, Cek Obat Sakit Kepala Alami yang Ampuh


Selasa, 12 September 2023 / 05:00 WIB
Waspadai Tanda Sakit Kepala Berbahaya, Cek Obat Sakit Kepala Alami yang Ampuh


Reporter: Adi Wikanto, Helvana Yulian | Editor: Adi Wikanto

Tanda Sakit Kepala Berbahaya- Jakarta. Waspadai tanda sakit kepala yang berbahaya bagi kesehatan. Jika sakit kepala menyerang, obat sakit kepala alami yang ampuh ini bisa menjadi solusi.

Tanda sakit kepala berbahaya perlu dipahami orang dewasa. Pasalnya, orang dewasa sering kali mengalami serangan sakit kepala.

Dilansir dari Kompas.com, sakit kepala biasanya bukan kondisi yang mengkhawatirkan. Namun, sakit kepala bisa juga berbahaya. Dengan diikuti gejala lainnya, sakit kepala bisa merupakan tanda dari suatu kondisi yang berpotensi mengancam jiwa.

Apa saja jenis sakit kepala?

Sebelum mengetahui tanda-tanda sakit kepala berbahaya, penting untuk mengetahui jenis sakit kepala. Mengutip Medline Plus, sakit kepala adalah rasa sakit atau ketidaknyamanan di kepala, kulit kepala, atau di leher.

Baca Juga: Ini 9 Makanan Penyebab Migrain yang Wajib Dihindari, Cek Pantangannya

  • Sakit kepala primer

Jenis sakit kepala yang umum terjadi adalah sakit kepala primer, yang muncul dengan sendirinya dan tidak disebabkan oleh masalah kesehatan, seperti yang dikutip dari Verywell Health. Jenis sakit kepala ini, meliputi:

Migrain: sakit kepala hebat dan berdenyut yang sering disertai mual, muntah, dan sensitivitas terhadap cahaya/kebisingan yang dapat berlangsung hingga 72 jam.

Sakit kepala tegang: yang menyebabkan sensasi pengencangan atau tekanan yang tumpul di kedua sisi kepala dan dapat berlangsung antara 30 menit hingga 7 hari.

Sakit kepala cluster: yang menyebabkan rasa sakit yang luar biasa, seperti ditusuk atau terbakar di dalam atau sekitar mata atau pelipis di satu sisi dan berlangsung antara 15-180 menit. Ini kadang disertai mata merah dan mata berair, hidung tersumbat, dan berkeringat.

Sebagian besar penyebab sakit kepala primer adalah interaksi dari berbagai faktor, seperti genetika, perubahan struktur otak, stres, kurang tidur, perubahan cuaca, asupan alkohol, dan menstruasi.

  • Sakit kepala sekunder

Berbeda dengan sakit kepala primer, sakit kepala sekunder muncul akibat kondisi kesehatan yang mendasarinya. Sakit kepala sekunder kebanyakan juga tidak serius atau berbahaya. Namun, bisa juga fatal. Jenis sakit kepala sekunder yang tidak terlalu serius, contohnya:

Sakit kepala sinus: berasal dari peradangan atau infeksi sinus dan biasanya berhubungan dengan keluarnya cairan kental berwarna hijau atau kuning dari hidung. Sakit kepala pasca infeksi: biasanya disebabkan oleh virus flu biasa atau Covid-19.

Sakit kepala akibat rangsangan dingin: terjadi setelah makan makanan dingin atau berada di tempat dengan suhu rendah.

Sakit kepala servikogenik: terjadi akibat masalah tulang, sendi, atau jaringan lunak di leher.

Disari dari Verywell Health dan Medline Plus, adapun jenis sakit kepala sekunder serius terjadi karena beberapa kemungkinan penyebab berikut:

  • Stroke: terhentinya aliran darah ke bagian otak
  • Aneurisma otak: melemahnya dinding pembuluh darah, sehingga bisa pecah dan mengeluarkan darah ke otak
  • Trombosis sinus: gumpalan di pembuluh darah yang mencegah aliran darah meninggalkan otak Infeksi otak, yang bisa meliputi meningitis, ensefalitis, dan abses otak
  • Tumor otak: kumpulan sel abnormal yang tumbuh di otak Kerusakan otak yang bisa terjadi dalam beberapa hari setelah cedera otak traumatis, seperti gegar otak
  • Tekanan darah yang sangat tinggi
  • Pembengkakan otak (edema otak) akibat penyakit ketinggian, keracunan karbon monoksida, atau cedera otak akut
  • Pembengkakan, peradangan arteri yang mamasok darah ke bagian kepala, pelipiis, dan leher

Sakit kepala sekunder yang berbahaya artinya Anda harus segera mencari bantuan medis.

Apa tanda sakit kepala berbahaya?

Dikutip dari Medline Plus, berikut tanda-tanda sakit kepala berbahaya yang harus diwaspadai:

  • Sakit kepala parah pertama yang pernah Anda alami dalam hidup dan mengganggu aktivitas sehari-hari Anda
  • Anda mengalami sakit kepala segera setelah aktivitas, seperti angkat beban, aerobik, jogging, atau berhubungan seks
  • Sakit kepala yang datang tiba-tiba dan bersifat eksplosif atau hebat
  • Sakit kepala yang Anda rasa terburuk yang pernah dialami, meskipun Anda sering mengalami sakit kepala
  • Sakit kepala yang diikuti dengan gejala yang membuat Anda mengalami gangguan bicara, perubahan penglihatan, masalah dalam menggerakkan lengan atau kaki, kehilangan keseimbangan, kebingungan, atau kehilangan ingatan
  • Sakit kepala Anda semakin parah dalam 24 jam
  • Sakit kepala yang disertai demam, leher kaku, mual, dan muntah
  • Sakit kepala Anda terjadi karena cedera kepala
  • Sakit kepala Anda sangat parah dan hanya terjadi pada satu mata, disertai kemerahan pada mata tersebut Anda baru saja mulai mengalami sakit kepala, terutama jika Anda berusia lebih dari 50 tahun Anda mengalami sakit kepala disertai masalah penglihatan dan nyeri saat mengunyah, hingga menurunkan berat badan
  • Sakit kepala yang baru pertama Anda alami setelah memiliki kanker
  • Sakit kepala yang muncul ketika Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang melemah karena penyakit (seperti infeksi HIV) atau karena obat-obatan (seperti obat kemoterapi dan steroid)
  • Sakit kepala yang bisa membangunkan Anda dari tidur atau sakit kepala yang membuat Anda sulit tidur
  • Sakit kepala berlangsung lebih dari beberapa hari

Sakit kepala lebih buruk di pagi hari Anda mempunyai riwayat sakit kepala, tetapi pola dan intensitasnya berubah lebih parah Anda sering mengalami sakit kepala dan tidak diketahui penyebabnya. Pengobatan yang Anda butuhkan tergantung dari penyebab sakit kepala yang Anda miliki.

Tanda-tanda sakit kepala sudah berbahaya biasanya memerlukan perawatan yang sangat intensif, seperti pemantauan ketat di rumah sakit, pengobatan intravena, dan/atau pembedahan.

Obat sakit kepala alami yang ampuh

Banyak orang yang memilih untuk langsung mengonsumsi obat pereda sakit kepala yang banyak dijual bebas seperti paracetamol dan ibuprofen jika sakit kepala menyerang.

Namun, selain dengan mengonsumsi obat-obatan medis, sakit kepala juga bisa diatasi dengan obat sakit kepala alami yang ampuh.    

Ada beberapa macam obat sakit kepala alami yang dianggap ampuh untuk meredakan atau mengatasi sakit kepala. Bersumber dari Web MD, inilah sederet obat sakit kepala alami yang ampuh:

1. Jahe

Obat sakit kepala alami yang ampuh pertama adalah jahe yang bisa Anda konsumsi sebagai minuman saat sahur atau berbuka. 

Beberapa studi menyebutkan bahwa bumbu dapur ini memiliki khasiat yang sebanding dengan sumatriptan, yaitu salah satu jenis obat sakit kepala migrain.    

2. Kafein

Obat sakit kepala alami yang ampuh kedua adalah kafein dalam bentuk kopi atau teh. Kafein yang terkandung pada minuman kopi dan teh juga dapat dikonsumsi sebagai obat alami untuk meringankan migrain dan diminum saat sahur atau buka puasa. 

Meski demikian, Anda perlu waspada saat menggunakan kafein sebagai obat sakit kepala alami karena konsumsi kafein terlalu banyak justru bisa menyebabkan sakit kepala.    

Selain itu, terlalu sering mengonsumsi kafein lalu berhenti mengonsumsinya juga bisa memicu gejala putus zat kafein juga dapat menyebabkan sakit kepala.    

Baca Juga: Luar Biasa! Ini Manfaat Jus Lemon untuk Kesehatan jika Dikonsumsi Selama Berpuasa

3. Cuka sari apel

Obat sakit kepala alami yang ampuh ketiga adalah cuka sari apel. Cuka sari apel memiliki kandungan kalium yang tinggi, sehingga mampu meredakan migrain.    

Untuk menggunakan cuka apel sebagai obat sakit kepala alami, Anda bisa mengonsumsi segelas air yang sudah dicampur dengan 1 sendok makan cuka sari apel dan 1 sendok teh madu.    

4. Teh herbal

Obat sakit kepala alami yang ampuh keempat adalah teh herbal. Teh herbal sudah digunakan sejak dahulu untuk mengatasi beberapa keluhan, termasuk migrain.   

Beberapa macam teh herbal juga dapat memberikan efek relaksasi dan membuat tidur lebih nyenyak.    Beberapa jenis teh herbal yang dipercaya bisa mengatasi sakit kepala secara alami adalah teh chamomile, teh jahe, teh peppermint, teh lavender, dan teh bunga krisan.   

5. Minyak lavender

Obat sakit kepala alami yang ampuh terakhir adalah minyak lavender.  Ternyata tanaman yang satu ini tak hanya berguna untuk kehalusan kulit dan mengusir nyamuk.   

Coba teteskan 5-6 minyak lavender ke dalam 5-6 gelas air yang dididihkan. Masukkan cairan ke dalam mangkuk dan hirup aromanya perlahan.    

Tubuh akan terasa lebih rileks dan ketegangan di otot bahu dan leher mengendur. Bisa juga dengan cara memijat pelan-pelan bagian dahi menggunakan minyak lavender.    

Itulah tanda sakit kepala berbahaya dan sejumlah obat sakit kepala alami yang ampuh. Jika sakit berlanjut, segera hubungi dokter.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Success in B2B Selling Omzet Meningkat dengan Digital Marketing #BisnisJangkaPanjang, #TanpaCoding, #PraktekLangsung

[X]
×