Waspada! Inilah ciri-ciri penyakit sifilis

Rabu, 16 Juni 2021 | 10:39 WIB   Penulis: Belladina Biananda
Waspada! Inilah ciri-ciri penyakit sifilis

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sifilis adalah salah satu penyakit seksual menular yang cukup berbahaya. Jika tak mendapat penanganan yang sesuai, sifilis dapat menyebabkan kebutaan, artritis, kerusakan otak, dan lain-lain. Maka dari itu, mengetahui ciri-ciri penyakit sifilis adalah hal yang penting.

Web MD (webmd.com) mengatakan bahwa sifilis disebabkan oleh infeksi bakteri Treponema pallidum. Anda bisa terinfeksi bakteri itu saat melakukan kontak dekat dengan penderita sifilis. Selain melalui hubungan seksual, Anda bisa tertular sifilis melalui luka atau selaput lendir.

Setiap orang dapat mengalami gejala sifilis yang berbeda-beda. Biasanya, gejala muncul sesuai dengan tahapan sifilis yang sedang dilalui, yaitu sifilis primer, sifilis sekunder, sifilis laten, dan sifilis tersier.

Sifilis Primer

Melansir Web MD, biasanya gejala pada tahap awal muncul 10 hingga 30 hari setelah tubuh Anda terinfeksi sifilis. Hal pertama yang biasanya Anda sadari adalah kelenjar getah bening di sekitar selangkangan mengalami pembengkakan.

Selain itu, muncul luka di kulit, tapi tidak terasa sakit. Kondisi itu biasanya tidak disadari oleh penderita, apalagi saat luka muncul di bagian vagina. Luka tersebut memang bisa sembuh dalam waktu tiga hingga enam minggu. Namun, bukan berarti Anda sembuh dari infeksi sifilis.

Baca Juga: Anak Indonesia tertular HIV terus bertambah

Sifilis Sekunder

Rambut rontok termasuk salah satu ciri-ciri penyakit sifilis sekunder.

Ciri-ciri penyakit sifilis selanjutnya muncul dua hingga 10 minggu setelah luka yang dijelaskan di poin sebelumnya muncul. Beberapa gejala yang bisa Anda alami adalah muncul ruam di kulit, demam, sakit kepala, berat badan turun, rambut rontok, dan lain-lain.

Meski gejala-gejala itu bisa sembuh dengan sendirinya, Anda tetap perlu memeriksakan diri ke dokter. Jika tidak, gejala itu akan kembali Anda alami. Anda juga bisa menyebarkan penyakit itu ke orang lain saat sifilis belum benar-benar terobati.

Baca Juga: Jangan cukur bulu kemaluan, ini bahayanya

Sifilis Laten dan Sifilis Tersier

Seperti yang telah dijelaskan, ciri-ciri penyakit sifilis sekunder yang diabaikan memang bisa hilang. Namun, bukan berarti infeksi bakteri dalam tubuh hilang. Kondisi itulah yang disebut dengan tahap sifilis laten.

Mengabaikan gejala sifilis justru akan membawa tubuh Anda ke tahao terakhir, yaitu sifilis tersier. Gejala-gejala pada tahap ini baru muncul 10 hingga 30 tahun setelah gejala pertama muncul. Sayangnya, kesehatan Anda dalam tahap ini bisa sangat terganggu. Misalnya, stroke, demensia, buta, dan lain sebagainya.

Selanjutnya: ‚ÄčInilah beberapa penyebab keguguran yang paling sering terjadi

Editor: Belladina Biananda
Terbaru