Vaksinasi tekan risiko kematian akibat Covid-19

Minggu, 25 Juli 2021 | 20:31 WIB   Reporter: Abdul Basith Bardan
Vaksinasi tekan risiko kematian akibat Covid-19

ILUSTRASI. Sejumlah warga Pulau Pramuka dan Pulau Panggang menunggu giliran untuk mendapatkan vaksin COVID-19

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah terus mendorong program vaksinasi untuk mencegah penyebaran virus corona (Covid-19).

Vaksinasi diharapkan dapat menciptakan ketahanan komunal atau herd immunity. Selain itu, vaksinasi juga disebut terbukti akan menurunkan tingkat keparahan dari pasien Covid-19.

"Laporan yang masuk, bila sudah divaksin maka angka kematian turun. Itu yang meninggal karena Covid-19 sekitar 90%-94% belum divaksin," ujar Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono dalam Vaksinasi bersama Kadin Indonesia dan TNI-POLRI, Minggu (25/7).

Senada, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bilang vaksinasi harus dilakukan secara masif untuk menurunkan angka kematian akibat Covid-19.

Baca Juga: BREAKING NEWS! PPKM Level 4 Diperpanjang Hingga 2 Agustus

Pelaksanaan vaksinasi di DKI Jakarta telah mencapai 7,06 juta orang untuk dosis pertama. Ia berharap, orang yang dapat divaksin dapat mengajak orang lainnya untuk mempercepat pencapaian target.

"Risiko yang dimiliki oleh mereka yang sudah divaksin dan yang belum bedanya sangat besar," terang Anies.

Sebagai informasi saat ini telah dilakukan 44,46 juta vaksinasi tahap pertama di Indonesia. Sementara itu target vaksinasi Indonesia sebanyak 208,26 juta orang.

Sementara itu berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19, selama 10 hari terakhir angka kematian di Indonesia telah mencapai 1.000 berturut-turut. Bahkan angka kematian harian sempat mencapai 1.500 kasus dalam satu hari.

Baca Juga: Jokowi Perpanjang PPKM Level 4, Pasar Rakyat dan PKL Boleh Berjualan Lagi

Editor: Yudho Winarto
Terbaru