Vaksin Covid-19 Moderna untuk umum, ini efek samping & lokasi penyuntikan di Jakarta

Jumat, 20 Agustus 2021 | 09:00 WIB Sumber: Kompas.com
Vaksin Covid-19 Moderna untuk umum, ini efek samping & lokasi penyuntikan di Jakarta

ILUSTRASI. Vaksin Covid-19 Moderna untuk umum, ini efek samping & lokasi penyuntikan di Jakarta


KONTAN.CO.ID - Jakarta. Selain untuk tenaga kesehatan, vaksin Covid-19 buatan Moderna juga disuntikkan untuk masyarakat umum. Namun, tidak semua masyarakat umum bisa mendapatkan suntik vaksin Covid-19 buatan Moderna.

Kenali syarat mendapatkan vaksin Covid-19 buatan Moderna. Simak juga lokasi mendapatkan vaksin Covid-19 buatan Moderna?

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 dari Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menjelaskan bahwa vaksin Moderna dosis satu dan dua dapat digunakan untuk masyarakat umum. Namun, penggunaan vaksin Covid-19 buatan Moderna hanya untuk mereka yang berusia di atas 18 tahun. “Moderna untuk masyarakat umum untuk dosis satu dan dosis dua untuk usia di atas 18 tahun,” ujar Nadia saat dihubungi Kompas.com, Kamis (19/8/2021).

Meskipun vaksin Covid-19 buatan Moderna juga diberikan kepada masyarakat umum, namun suntikan ketiga (booster) Moderna bagi para tenaga kesehatan juga terus dilanjutkan. Tenaga kesehatan adalah prioritas untuk mendapatkan tambahan perlindungan dari vaksin Covid-19 buatan Moderna.

Nadia mengatakan, vaksin buatan perusahaan AS itu merupakan vaksin Covid-19 dengan platform mRNA dengan nukleosida dimodifikasi yang dapat membentuk kekebalan tubuh terhadap virus SARS-CoV-2 sehingga dapat mencegah penyakit Covid-19.

Kemenkes mengarahkan agar vaksin Covid-19 buatan Moderna disimpan dalam mesin pendingin pada suhu minus 25 derajat celsius sampai dengan minus 15 derajat celsius di fasilitas dinas kesehatan. Hal itu tertuang dalam Surat Edaran Nomor SR.02.06II/2025 /2021 yang ditandatangani Plt Sekjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes, 4 Agustus 2021.

Sedangkan pada fasilitas pelayanan kesehatan, kata Nadia, vaksin Covid-19 buatan Moderna dapat disimpan pada "vaccine refrigerator" suhu 2 hingga 8 derajat celsius.

Baca juga: Cara pendaftaran vaksin Covid-19 via online untuk masyarakat umum

Belum diberikan untuk anak-anak

Sebelumnya, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny Lukito juga menjelaskan bahwa vaksin Covid-19 buatan Moderna belum dapat diberikan untuk anak-anak. Dia menjelaskan, penggunaan vaksin Covid-19 buatan Moderna adalah untuk imunisasi pencegahan Covid-19 bagi kelompok usia 18 tahun ke atas. "Vaksin Moderna belum bisa untuk anak di bawah 18 tahun. Ini untuk 18 tahun ke atas," ujarnya sebagaimana diberitakan Kompas.com, Jumat (2/7/2021).

Adapun vaksin Covid-19 buatan Moderna penggunaannya diberikan secara injeksi (suntikan) sebanyak dua kali dalam rentang waktu satu bulan.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) diketahui telah mengeluarkan izin penggunaan darurat atau emergency use authorization (EUA) untuk vaksin Covid-19 Moderna pada 2 Juni 2021. Diberitakan Kompas.com, 2 Juni 2021, penerbitan EUA ini berdasarkan hasil uji klinis fase ketiga dan pengkajian Komite Nasional Penilai Vaksin Covid-19, ITAGI, dan BPOM.

"Penerbitan EUA ini untuk merespons kebutuhan vaksin yang sangat tinggi dan upaya pemerintah dalam memperluas cakupan akses vaksin dengan intensitas program vaksinasi nasional," tambah Penny.

Efek samping vaksin Covid-19 buatan Moderna 

Tak jauh berbeda dengan vaksin Covid-19 lainnya, vaksin Moderna juga memiliki efek samping untuk penerimanya. Munculnya efek samping atau Kejadian Ikutan Pasca-Imunisasi (KIPI) cenderung dapat ditoleransi dengan status tingkat keparahan satu dan dua.

Kejadian efek samping yang paling sering dirasakan penerima suntikan vaksin Covid-19 buatan Moderna, antara lain:

  • Nyeri
  • Kelelahan
  • Nyeri di tempat suntikan
  • Nyeri otot
  • Nyeri sendi
  • Pusing

Baca juga: Vaksin Merah Putih, calon vaksin Covid-19 buatan Indonesia siap dipakai 2022

Adapun keluhan-keluhan ini biasanya dirasakan setelah seseorang menerima dosis kedua vaksin. Keluhan efek samping vaksin Covid-19 buatan Moderna ini sama untuk usia dewasa di bawah 65 tahun dan di atas 65 tahun.

Meski demikian, ada perbedaan dari sisi titer antibodi. "Data imunogenitas yang merupakan tingkatan titer antibodi dan netralisasi menunjukkan bahwa memang untuk kelompok usia lansia lebih rendah dibandingkan usia dewasa," ujar Penny. 

Efikasi atau kemanjuran vaksin Covid-19 buatan Moderna 94,1 persen

Menurut Penny, berdasarkan data hasil uji klinis fase ketiga menunjukkan, efikasi vaksin Covid-19 Moderna mencapai 94,1 persen pada kelompok usia 18-65 tahun. Sementara, untuk kelompok usia di atas 65 tahun, efikasinya menurun mencapai 86,4 persen.

Selain itu, hasil uji klinis fase ketiga juga menunjukkan vaksin Covid-19 buatan Moderna aman untuk kelompok populasi masyarakat dengan komorbid atau penyakit penyerta. Adapun komorbid yang dimaksud yakni penyakit paru kronis, jantung, obesitas berat, diabetes, penyakit lever hati, dan HIV.

Masyarakat yang bisa dapat vaksin Moderna di Jakarta

Diberitakan Kompas.com, Selasa (17/8/2021), Pemprov DKI Jakarta saat ini telah mengeluarkan aturan khusus terkait siapa saja yang bisa mendapat vaksin dari Moderna. Adapun rincian syarat siapa saja yang bisa mendapatkan vaksin Covid-19 buatan Moderna ini yakni:

  • Belum pernah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dosis 1 dan 2;
  • Tidak dapat menggunakan vaksin AstraZeneca dan Sinovac berdasarkan surat keterangan dokter;
  • Ber-KTP DKI Jakarta atau berdomisili di DKI Jakarta dengan surat resmi minimal dari RT setempat
  • Selain itu, pemprov DKI Jakarta juga akan memberikan vaksin Moderna untuk para pengidap autoimun.

Pemberikan vaksin Covid-19 buatan Moderna oleh Pemprov DKI Jakarta kepada para pengidap autoimun ini rencananya dilakukan mulai hari ini Jumat (20/8/2021). Adapun syarat vaksin Covid-19 buatan Moderna bagi pengidap autoimun adalah sebagai berikut:

  • Hanya untuk warga KTP DKI Jakarta atau berdomisili di DKI Jakarta
  • Pemeriksaan ke dokter dan mendapatkan surat persetujuan vaksinasi dengan Moderna
  • Mengisi pendaftaran di bit.ly/daftarvaksinautoimun
  • Menunggu konfirmasi lokasi dan jam melalui pesan WhatsApp atau surat elektronik

Nantinya, akan ada 35 fasilitas pelayanan kesehatan (fasyankes) di Jakarta yang melayani vaksinasi Covid-19 Moderna bagi pengidap autoimun. Berikut lokasi vaksin Covid-19 buatan Moderna di Jakarta: 

Daftar lokasi penyuntikan vaksin Moderna di Jakarta Pusat

  • RSUP Cipto Mangunkusumo
  • RSPAD Gatot Subroto
  • RSUD Tarakan
  • RS St. Carolus
  • RS Abdi Waluyo
  • PPKP Balai Kota DKI Jakarta
  • Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai
  • Puskesmas Kecamatan Menteng

Daftar lokasi penyuntikan vaksin Moderna di Jakarta Utara

  • RSUD Koja
  • RSUD Cilincing
  • RSUD Pademangan
  • RS Mitra Keluarga Kelapa Gading
  • Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok

Daftar lokasi penyuntikan vaksin Moderna di Jakarta Barat

  • RS Dharmais
  • RSUD Cengkareng
  • RSUD Taman Sari
  • RSUD Kalideres
  • RS Pelni
  • Puskesmas Kecamatan Grogol Petamburan

Daftar lokasi penyuntikan vaksin Moderna di Jakarta Selatan

  • RSUP Fatmawati
  • RSUD Pasar Minggu
  • RSUD Pesanggrahan
  • RSUD Mampang Prapatan
  • RS Mayapada Lebak Bulus
  • RS Pondok Indah
  • RS Medistra
  • RS MMC
  • RSIA Brawijaya
  • Puskesmas Kecamatan Setiabudi

Daftar lokasi penyuntikan vaksin Moderna di Jakarta Timur

  • RS Polri Said Sukamto
  • RSUD Budhi Asih
  • RSUD Pasar Rebo
  • RSU Adhyaksa
  • RSUD Kramat Jati
  • RS Antam Medika
  • Puskesmas Kecamatan Kramat Jati

Demikianlah syarat dan lokasi penyuntikan vaksin Moderna di Jakarta. Ingat, tetap menjalankan protokol kesehatan dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak meskipun sudah mendapatkan vaksin Covid-19.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mengenal Vaksin Moderna dan Siapa Saja yang Boleh Menggunakannya?",


Penulis : Nur Rohmi Aida
Editor : Sari Hardiyanto

 

Selanjutnya: Mulai diberikan untuk umum, ini syarat dan lokasi vaksin Covid-19 Moderna di Jakarta

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto

Terbaru