kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Vaksin booster harus diprioritaskan untuk tenaga kesehatan


Kamis, 26 Agustus 2021 / 08:55 WIB
Vaksin booster harus diprioritaskan untuk tenaga kesehatan


Reporter: Bidara Pink | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tenaga kesehatan (nakes) meminta dengan sangat agar vaksin dosis ketiga untuk saat ini difokuskan untuk kalangan mereka.

Pegawai salah satu rumah sakit swasta di Tangerang, Mochammad Irfan mengatakan, dirinya dan para tenaga kesehatan ini merupakan garda terdepan untuk merawat pasien Covid-19, sehingga sangat rentan untuk tertular.

“Saya berharap vaksin booster ini difokuskan pada nakes dulu. Saya cukup sakit hati mendengar ada beberapa sebutlah selebgram atau orang terkenal yang memiliki privilege, malah mendapatkan vaksin booster. Sebaiknya pemerintah tegas dalam hal ini. Jangan sampai ada penyelewengan oknum,” ujar Irfan kepada Kontan.co.id Senin (25/8).

Irfan mengatakan di rumah sakitnya bekerja, sudah dua minggu ini melakukan vaksinasi dosis ketiga, dengan vaksin Moderna. Ia optimistis dengan adanya vaksin ketiga ini bisa meningkatkan daya tahan tubuh dengan esifikasi vaksin yang sudah diterimanya.

Baca Juga: Vaksin Covid-19 platform mRNA termasuk Moderna dan Pfizer, begini cara kerjanya

Sebelumnya, pemerintah lewat Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebutkan bahwa masyarakat tetap mungkin mendapatkan vaksin booster pada tahun 2022.

Namun, memang ada kemungkinan vaksin baik itu dosis pertama, kedua, dan booster ini tidak akan digratiskan, alias warga perlu membayar untuk bisa divaksinasi.

Akan tetapi, Sri Mulyani menegaskan bahwa pemerintah akan tetap berupaya memberikan vaksinasi secara gratis, setidaknya pada 70% masyarakat dan juga mereka yang menjadi PBI BPJS Kesehatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×