Untuk Mendukung Isolasi Mandiri Covid-19, BNPB Menyediakan Sekitar 20.000 Fasilitas

Sabtu, 24 Juli 2021 | 10:00 WIB   Reporter: Anastasia Lilin Y
Untuk Mendukung Isolasi Mandiri Covid-19, BNPB Menyediakan Sekitar 20.000 Fasilitas

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyediakan lebih dari 20.000 fasilitas isolasi terpusat mandiri untuk pasien positif Covid-19 di wilayah Pulau Jawa dan Bali. Pemerintah berharap penyediaan fasilitas dapat memenuhi kebutuhan fasilitas isolasi mandiri di tengah lonjakan kasus belakangan ini

BNPB bekerja sama dengan kementerian atau lembaga serta pemerintah daerah (pemda). "Hal ini sebagai upaya menjamin proses isolasi terpantau dan dilakukan sesuai prosedur," kata Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito, Kamis (22/7) dalam siaran daring.

Sampai Jumat (23/7), Satgas Penanganan Covid-19 mencatat kasus aktif atau pasien positif yang masih membutuhkan perawatan medis, bertambah 8.517 kasus. Total kasus kemudian menjadi 569.901 kasus (18,5%).

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, Jumat (23/7): Tambah 49.071 kasus baru, selalu pakai masker

Pada pasien terkonfirmasi positif (RT-PCR/TCM dan rapid antigen), bertambah sebanyak 49.071 kasus. Alhasil jumlah pasien terkonfirmasi positif yang tercatat sejak kasus pertama hingga Jumat kemarin, mencapai 3.082.410 kasus.

Lima provinsi dengan tambahan kasus terkonfirmasi positif harian paling tinggi yakni Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Timur, Jawa Tengah dan Banten. Jawa Barat menambahkan 8.925 kasus sehingga total menjadi 556.180 kasus. Sementara DKI Jakarta menambahkan 8.033 kasus sehingga total menjadi 778.520 kasus.

Pada urutan ketiga Jawa Timur menambahkan 6.912 kasus sehingga total menjadi 266.641 kasus. Lalu Jawa Tengah menambahkan 4.498 kasus sehingga total menjadi 343.350 kasus. Terakhir Banten menambahkan 2.626 kasus sehingga total menjadi 100.611 kasus.

Baca Juga: Gubernur Anies: Hanya 0,01% orang terpapar Covid-19 setelah divaksin lengkap

Satgas Penanganan Covid-19 juga mencatat adanya penambahan pasien meninggal sebanyak 1.566 kasus per Jumat (23/7). Dengan begitu, akumulasi kasus meninggal nasional menjadi 80.598 kasus (2,6%).

Sementara angka kesembuhan harian bertambah hingga 38.988 orang per hari. Angka kesembuhan harian itu meningkat dibandingkan dengan hari sebelumnya sebesar 36.370 orang sembuh per hari. Penambahan kesembuhan kemarin, meningkatkan angka kumulatif kesembuhan menjadi 2.431.911 orang (78,9%). 

Untuk mencapai keberhasilan pengendalian Covid-19, Satgas Penanganan Covid-19 menyatakan pemerintah membutuhkan dukungan dan optimisme dari seluruh masyarakat. "Sehingga mohon kerja samanya untuk berupaya menghadapi ini bersama dan dengan sungguh-sungguh menjalankan peraturan yang ditegakkan," tutur Wiku. 

Pencegahan penyebaran Covid-19 menjadi tanggung jawab bersama. Makanya sangat penting setiap individu menerapkan perilaku 3M atau yang diperluas menjadi 5M. Perilaku itu meliputi memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan membatasi mobilitas.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Selanjutnya: Rekor lagi, kematian akibat Covid-19 di Indonesia bertambah 1.566 pada Jumat (23/7)

 

Editor: Anastasia Lilin Yuliantina
Terbaru