Tips isoman aman di rumah ala direktur treasury & internasional BNI

Kamis, 29 Juli 2021 | 10:25 WIB   Reporter: Dina Mirayanti Hutauruk
Tips isoman aman di rumah ala direktur treasury & internasional BNI

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jumlah kasus pasien Covid-19 meninggal saat menjalani isolasi mandiri (isoman) meningkat meskipun individu tersebut tidak memiliki komorbid. Banyak pakar menyebut hal tersebut diakibatkan gejala pemburukan yang tidak segera mendapatkan pertolongan.

Kondisi tersebut menyebabkan kenaikan gradasi keparahan infeksi sehingga seharusnya mendapatkan perawatan lebih. Gradasi pasien Covid-19 terdiri dari lima tahapan yakni OTG, ringan, sedang, berat dan kritis. Seringkali keluarga pasien tidak memahami gentingnya kondisi pasien isoman sehingga terlambat memberikan penanganan. 

Oleh karena itu, penting sekali mengetahui tips melakukan isoman secara aman dan selalu terhubung dengan dokter atau ahli kesehatan setempat, termasuk melalui layanan telemedisin. 

Direktur Treasury dan International BNI Henry Panjaitan membagikan tips melakukan isoman berdasarkan pengalamannya beberapa waktu lalu. Menurutnya, kunci dari isoman yang aman adalah disiplin dan selalu berpikir positif. 

Baca Juga: Hal yang perlu diperhatikan sebelum, saat dan sesudah vaksinasi Covid-19

"Setelah mengalami gejala awal  berupa demam yg cukup tinggi sampai dengan 38 derajat, hal pertama yang di lakukan harus segera melakukan PCR Test. Setelah terkonfirmasi positif segera melakukan test paru dan test darah dengan tujuan untuk mendapatkan obat yang sesuai dengan kondisi badan," kata Henry pada Kontan.co.id, Rabu (28/7).

Saat melakukan isoman bersama sang istri yang juga terkonfirmasi positif, ada beberapa hal yang selalu dilakukan Henry. Pertama, mengkonsumsi obat yang diberikan oleh dokter. Lalu, rutin minum vitamin terutama vitamin C dan D, minum air mineral minimal 3 liter sehari, melakukan olahraga ringan, dan berjemur di bahwa matahari pagi.  Mereka juga mengkonsumsi makanan bergizi seperti susu, telur, ikan, sayur dan buah. 

Hal lain yang juga perlu diperhatikan, lanjut Henry, menghindari pikiran-pikiran negatif dan rasa khawatir. Pikiran positif harus dibangun dan jalin komunikasi dengan teman atau saudara yang sudah sembuh untuk membangun semangat. Selanjutnya berdoa dan lakukan hal-hal yang menyenangkan setelah dinyatakan negatif. 

Saat melakukan isoman di rumah,  kebutuhan Henry dan anggota keluarga lainnya selalu dipisah. Walaupun ada anggota keluarga yang juga sama-sama positif namun mereka melakukan isolasi di kamar terpisah. 

"Barang-barang yang kami pakai harus dicuci. Pakaian dan peralatan makan di rendam dahulu dalam air sabun agar virus-viirusnya tidak menular. Saya juga tetap menggunakan masker walaupun di rumah," tutur Henry.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

 

Selanjutnya: Positif corona, ini panduan isoman dan cara dapatkan obat saat isolasi mandiri

 

Editor: Handoyo .
Terbaru