kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Tindakan awal pada penderita stroke sebelum ke RS


Jumat, 08 April 2016 / 10:15 WIB


Reporter: Fransiska Firlana | Editor: Fransiska Firlana

Orang yang memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi) dan gula darah tinggi (diabetes melitus) harus mewaspadai adanya serangan stroke. Sebab, dua gangguan kesehatan tersebutlah yang seringkali mendasari seseorang bisa terkena stroke.

Gejala-gejala stroke itu bisa dilihat dari wajah atau mulut mencong, bicara pelo, lumpuh separuh badan, kejang, nyeri kepala hebat, dan tak sadarkan diri. Bila Anda atau ada orang disekitar Anda mengalami gejala-gejala tersebut, Dokter Rumah Sakit Hermina Depok Robert Sinurat memberikan bebarapa saran tindakan sebelum ke rumah sakit.

Langkah awal yang perlu dilakukan adalah baringkan pasien. Lalu bebaskan jalan nafas. Pastikan pasien bernafas lancar. Bila ada oksigen, berikan secepatnya. Miringkan pasien bila muntah dan jangan beri makan atau minum. Dan secepatnya bawa ke klinik atau rumah sakit supaya mendapat perawatan lebih intensif.

"Sebagai pencegahan stroke, sebaiknya rutin kontrol tekanan darah dan gula darah. Olahraga dan check up medis rutin," ujar Robert.

Bila memang Anda sudah memiliki hipertensi dan diberi obat dokter, sebaiknya minum dengan teratur. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

[X]
×