kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Tindakan awal pada penderita stroke sebelum ke RS


Jumat, 08 April 2016 / 10:15 WIB
Tindakan awal pada penderita stroke sebelum ke RS


Reporter: Fransiska Firlana | Editor: Fransiska Firlana

Orang yang memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi) dan gula darah tinggi (diabetes melitus) harus mewaspadai adanya serangan stroke. Sebab, dua gangguan kesehatan tersebutlah yang seringkali mendasari seseorang bisa terkena stroke.

Gejala-gejala stroke itu bisa dilihat dari wajah atau mulut mencong, bicara pelo, lumpuh separuh badan, kejang, nyeri kepala hebat, dan tak sadarkan diri. Bila Anda atau ada orang disekitar Anda mengalami gejala-gejala tersebut, Dokter Rumah Sakit Hermina Depok Robert Sinurat memberikan bebarapa saran tindakan sebelum ke rumah sakit.

Langkah awal yang perlu dilakukan adalah baringkan pasien. Lalu bebaskan jalan nafas. Pastikan pasien bernafas lancar. Bila ada oksigen, berikan secepatnya. Miringkan pasien bila muntah dan jangan beri makan atau minum. Dan secepatnya bawa ke klinik atau rumah sakit supaya mendapat perawatan lebih intensif.

"Sebagai pencegahan stroke, sebaiknya rutin kontrol tekanan darah dan gula darah. Olahraga dan check up medis rutin," ujar Robert.

Bila memang Anda sudah memiliki hipertensi dan diberi obat dokter, sebaiknya minum dengan teratur. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×