kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Tindakan awal pada penderita stroke sebelum ke RS


Jumat, 08 April 2016 / 10:15 WIB


Reporter: Fransiska Firlana | Editor: Fransiska Firlana

Orang yang memiliki tekanan darah tinggi (hipertensi) dan gula darah tinggi (diabetes melitus) harus mewaspadai adanya serangan stroke. Sebab, dua gangguan kesehatan tersebutlah yang seringkali mendasari seseorang bisa terkena stroke.

Gejala-gejala stroke itu bisa dilihat dari wajah atau mulut mencong, bicara pelo, lumpuh separuh badan, kejang, nyeri kepala hebat, dan tak sadarkan diri. Bila Anda atau ada orang disekitar Anda mengalami gejala-gejala tersebut, Dokter Rumah Sakit Hermina Depok Robert Sinurat memberikan bebarapa saran tindakan sebelum ke rumah sakit.

Langkah awal yang perlu dilakukan adalah baringkan pasien. Lalu bebaskan jalan nafas. Pastikan pasien bernafas lancar. Bila ada oksigen, berikan secepatnya. Miringkan pasien bila muntah dan jangan beri makan atau minum. Dan secepatnya bawa ke klinik atau rumah sakit supaya mendapat perawatan lebih intensif.

"Sebagai pencegahan stroke, sebaiknya rutin kontrol tekanan darah dan gula darah. Olahraga dan check up medis rutin," ujar Robert.

Bila memang Anda sudah memiliki hipertensi dan diberi obat dokter, sebaiknya minum dengan teratur. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×