Penyakit Menular

Tes PCR corona di Jakarta mencapai 4.895 spesimen dalam sehari

Kamis, 25 Juni 2020 | 22:39 WIB   Reporter: Syamsul Ashar
Tes PCR corona di Jakarta mencapai 4.895 spesimen dalam sehari

ILUSTRASI. Fify Mulyani, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta memberikan penjelasan mengenai Update virus corona di Jakarta, Kamis (25/6)

KONTAN.CO.ID - JAKARTA . Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melaporkan juga telah meningkatkan kapasitas pemeriksaan warga untuk melacak penyebaran virus corona di Jakarta.

Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Fify Mulyani memaparkan, peningkatan pemeriksaan corona di Jakarta ini menggunakan metode RT-PCR (Polymerase chain reaction). 

Unutuk itu, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta telah membangun Laboratorium Satelit Covid-19 untuk pengetesan corona di Jakarta, yang berlokasi di sebagian lahan Rumah Sakit Umum Derah (RSUD) Pasar Minggu dan RSUD Duren Sawit sejak 9 April 2020.

Selain itu Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga membangun kerjasama dengan jejaring sebanyak 41 laboratorium pemeriksa Covid-19 di wilayah DKI Jakarta agar pengetesan corona di Jakarta lebih massif.

Secara kumulatif, pemeriksaan Polymerase chain reaction (PCR) corona di Jakarta sampai dengan 24 Juni 2020 sebanyak 270.854 sampel. 

Sebagai catatan pada Rabu 24 Juni 2020, Dinas Kesehatan DKI Jakarta juga telah melakukan tes PCR corona di Jakarta pada 4.895 orang. Sebanyak 3.927 orang di antaranya dilakukan untuk menegakkan diagnosis pada kasus baru. Hasil pemeriksaan sebanyak 195 pasien dinyatakan positif terinveksi virus corona di Jakarta, dan 3.732 dinyatakan negatif.

Selain itu Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Fify Mulyani menyampaikan bahwa pihaknya juga telah melakukan rapid test corona di Jakarta terhadap sebanyak 212.208 orang.

Adapun hasil tes dengan persentase positif Covid-19 atau reaktif sebesar 4%. Perincianya 7.832 orang dinyatakan reaktif Covid-19 dan 205.376 orang dinyatakan non-reaktif corona di Jakarta. 

SELANJUTNYA>>>

Editor: Syamsul Azhar


Terbaru