kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.625.000   -5.000   -0,19%
  • USD/IDR 17.970   57,00   0,32%
  • IDX 5.691   47,39   0,84%
  • KOMPAS100 735   7,50   1,03%
  • LQ45 558   5,00   0,90%
  • ISSI 198   1,20   0,61%
  • IDX30 316   2,19   0,70%
  • IDXHIDIV20 390   0,30   0,08%
  • IDX80 84   0,80   0,96%
  • IDXV30 106   -0,34   -0,32%
  • IDXQ30 102   0,32   0,31%

Ternyata, shisha lebih berbahaya dari rokok biasa


Kamis, 07 Mei 2015 / 15:10 WIB
ILUSTRASI. Gigi Hadid. Ada banyak cara membakar kalori tanpa harus olahraga, salah satunya dengan mengatur pola makan hingga aktif berkegiatan.


Sumber: intisari online | Editor: Yudho Winarto

JAKARTA. Apa Anda tahu shisha? Atau bahkan sudah pernah mencobanya? Shisa memang sempat booming di Indonesia, khususnya pada kalangan anak muda.

Shisha adalah sebuah seni merokok khas Timur Tengah. Asap yang dikeluarkan ketika kita mengisap shisha, lebih banyak daripada rokok biasa.

Sebagian orang beranggapan bahwa shisha tidak berbahaya seperti rokok pada umumnya.

Sayangnya, itu hanyalah mitos. Penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Preventive tahun 2010 menunjukkan bahwa shisha meningkatkan paparan CO2 ke dalam tubuh tiga kali lebih tinggi daripada rokok biasa.

Shisa juga membuat kita menghirup lebih banyak asap daripada rokok batangan.

Oleh karena itu, shisha lebih berbahaya daripada rokok biasa. Namun, rokok dalam bentuk apapun nyatanya tidak baik untuk tubuh dan kita harus menghindarinya.

Banyak sekali akibat buruk dari rokok, misalnya menghambat pertumbuhan otot dan mandul.

Bagaimana tidak, asap rokok yang dihirup akan meningkatkan kadar radikal bebas di dalam tubuh, sehingga menghambat pertumbuhan otot. Asap rokok juga mematikan genetik dalam sperma yang akan menurunkan kualitasnya.

Jadi, sayangi tubuh dan hindari rokok, termasuk shisha, ya! Karena ternyata shisha lebih berbahaya daripada rokok biasa. (MOnalisa Darwin)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS Inventory Management: From Chaos to Control

[X]
×