kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Tercatat sudah ada 13.683 penderita demam berdarah pada Januari


Kamis, 31 Januari 2019 / 09:48 WIB


Sumber: TribunNews.com | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Jumlah penderita penyakit demam berdarah dengue (DBD) mengalami peningkatan di awal tahun 2019. Kenyataan itu dibarengi curah hujan tinggi di beberapa wilayah di Indonesia.

Kementerian Kesehatan (Kemkes) mencatat pada periode mulai 1 Januari hingga 29 Januari 2019 terdapat 13.683 penderita demam berdarah di seluruh Indonesia dengan 132 korban meninggal.

Direktur Pengendalian Penyakit Tular Vektor dan Zoonosis Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi, menyebutkan untuk jumlah terbanyak tersadat di Jawa Timur dengan jumlah 2.657.

Provinsi kedua yang paling banyak penderita DBD adalah Jawa Barat dengan total 2.008 penderita, dan ketiga NTT dengan penderita 1.169 penderita.

“Ada 13.683 penderita, Jatim paling tinggi kemudian Jabar,” tutur Nadia di kantor Kemenkes, Jakarta Timur, Rabu (30/1).

Sementara untuk korban meninggal akibat DBD, jumlah terbanyak berada di Jawa Timur yaitu 47 korban, di NTT 14 korban dan 13 di Sulawesi Utara. “133 jumlah kematian, tertinggi adalah Jawa Timur,” ungkap Nadia.

Data pada Januari 2019 ini lebih tinggi dibandingkan tahun 2018 yang total penderitanya hanya 6.167 penderita dan jumlah kasus meninggal sebanyak 43 kasus.

Sementara itu sepanjang 2018 penderita DBD mencapai 53.075 penderita, dengan total meninggal sepanjang 2018 sebanyak 344 korban. (Apfia Tioconny Billy)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Akhir Januari 2019, Tercatat Ada 13.683 Penderita Demam Berdarah di Indonesia,

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×