kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Tanda-tanda anak mengalami alergi


Sabtu, 09 Juli 2016 / 10:40 WIB
Tanda-tanda anak mengalami alergi


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Alergi menjadi kondisi yang sering terjadi pada anak. Kebanyakan orangtua seringkali salah melihat kondisi alergi.

Misalnya saat makan sesuatu atau anak mengalami gatal sering dianggap mengalami alergi. Padahal tidak semua masalah kulit disebabkan oleh alergi. Untuk itu, pahamilah gejala alergi pada anak seperti penjelasan dari Babycenter.com berikut ini.

Pertama-tama, Anda perlu memahami apa itu alergi. Alergi sebenarnya merupakan bentuk reaksi kekebalan tubuh yang biasa disebut alergen.

Ketika alergen diganggu maka hal ini akan berdampak pada pilek, bersin, gatal, dan batuk. Bahkan, pada kondisi yang parah si kecil bisa mengalami kesulitan bernapas, pembengkakkan hingga mengancam kehidupan.

Lalu, apa saja yang biasa dapat menjadi alergi? Obat-obatan, makanan, serangga, bulu, debu dan jamur menjadi contoh alergi yang umum terjadi pada anak.

Anda perlu mencermati gejala alergi pada anak untuk mengetahui adakah hal-hal di rumah yang menyebabkan anak alergi. Banyak orangtua bahkan dokter salah mendiagnosis kondisi alergi pada anak ini.

Orangtua perlu mencermati gejala pasti jika terjadi alergi. Gejala alergi biasanya dimulai dari pilek dan bersin. Biasanya pilek berlangsung 7 hingga 10 hari. Sementara alergi hanya terjadi sesaat saja.

Alergi biasanya membuat hidung si kecil tersumbat beberapa saat dan hidungnya keluar cairan sama seperti orang pilek. Jika anak mengalami alergi, lendir yang keluar cenderung berwarna bening.

Tidak seperti pilek pada umumnya yang berwarna kuning dan kehijauan. Gejala yang mirip pilek ini membuat banyak orang tidak memahami bahwa si kecil mengalami alergi.

Selain mirip gejala pilek, biasanya alergi disertai mata gatal, merah dan berair. Orangtua juga bisa melihat kulit di bawah mata yang biasanya berwarna gelap seperti kebiruan dan ungu. Perubahan kulit juga biasa terjadi seperti muncul ruam yang menimbulkan gatal. Batuk kering juga menjadi gejala alergi pada anak.

Setelah memahami gejala alergi pada anak, orangtua juga perlu melihat kondisi rumah untuk mengetahui alergi yang dialami oleh si kecil. Kurangi debu, bulu hewan peliharaan dan faktor pemicu alergi.

Rasa dingin dari AC atau kipas juga bisa menyebabkan alergi. Begitu pula dengan makanan, orantua bisa melihat reaksi anak saat mengonsumsi sesuatu. 

(Niken/tabloid Nakita) 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×