Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto
Jakarta. Minyak ikan sangat membantu Anda untuk hidup lebih sehat.
Kandungan minyak ikan mampu membentuk sistem kekebalan tubuh yang kuat, kesehatan kardiovaskular yang lebih baik, mengurangi peradangan, sendi sehat, meningkatkan visi, metabolisme yang lebih kuat, dan manajemen berat badan yang lebih sehat dan baik.
Namun, tak semua minyak ikan di pasaran mempunyai kualitas yang baik.
Belum lama ini New York Times merilis video yang berisi tentang penjualan supleman minyak ikan, di mana oksidasi menyebabkan kualitas minyak ikan menjadi buruk.
Selandia Baru juga memiliki masalah dengan beberapa produk minyak ikan dengan 83% memiliki kualitas bawah standar.
Menurut News.yahoo.com, Frank Lipman spesialis pengobatan integratif dan juga direktur pusat kesehatan Eleven Eleven Wellness Center punya cara memilih minyak ikan yang berkualitas.
Lipman menegaskan, ketika berbelanja suplemen minyak ikan, Anda perlu melihat secara lebih detail.
Pastikan Anda memilih suplemen minyak ikan berkualitas baik untuk menjamin kemurnian dan bebas dari kandungan logam berat, pestisida, PCB dan kontaminan lainnya.
"Minyak ikan yang berkualitas baik akan mendukung kemampuan tubuh dalam mencegah penyakit kronis dan membantu melindungi terhadap peradangan,” ujarnya.
Minyak ikan adalah sebuah pangan yang bagus, kaya akan Vitamin D dan asam lemak omega-3 yang mana tubuh tidak bisa memproduksinya, sehingga Anda harus mendapatkannya dari sumber luar.
Bisa melalui lemak ikan atau suplemen minyak ikan, keduanya merupakan sumber terbaik, lanjutnya.
Ahli pengobatan herbal Daniela Turley pun berpendapat, minyak ikan dapat berbahaya jika tidak berkualitas baik, berbau tengik, atau mengandung logam berat.
Sehingga dia menilai bahwa minyak ikan yang terbaik adalah yang berasal dari makanan sehari-hari, seperti mengonsumsi ikan-ikan kecil atau ikan yang kaya lemak.
Dengan kata lain, bila Anda punya kesempatan untuk mengonsumsi ikan beberapa kali dalam seminggu, sebenarnya suplemen minyak ikan tidak begitu diperlukan.
"Orang-orang yang memerlukan suplemen minyak ikan harian ialah orang-orang dengan penyakit berbasis inflamasi, orang-orang yang tidak bisa makan ikan tiga kali seminggu. Saya juga merekomendasikannya dalam kasus penyakit autoimun, misalnya psoriasis atau Rheumatoid arthritis,” jelasTurley.
(Ayunda Pininta)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News