kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Simak cara penyimpanan makanan bayi saat perjalanan mudik


Kamis, 30 Mei 2019 / 20:26 WIB

Simak cara penyimpanan makanan bayi saat perjalanan mudik


Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menikmati liburan atau pun mudik bersama bayi memang perlu banyak persiapan. Salah satunya adalah menyiapkan makanan pendamping ASI (MPASI). 

Karena ingin tetap memberikan bayi makanan rumahan, banyak ibu yang membawa “perlengkapan perangnya” seperti alat membuat bubur atau nasi tim, blender, bahkan kalau perlu kulkas kecil untuk menyimpan bahan makanan. Menurut dr.Frieda Handayani, Sp.A (K), makanan bayi memang harus diprioritaskan, tetapi ketika di perjalanan, tak ada salahnya memberikan MPASI yang difortifikasi alias instan. 


“Makanan bayi yang difortifikasi atau dalam kemasan itu juga sudah mengikuti Codex atau diatur mengikuti kecukupan gizi bayi,” kata Frieda dalam acara Bincang Gizi yang diadakan di Jakarta (28/5).

“Kalau untuk sehari-hari di rumah, yang penting seimbangkan antara makanan rumahan dengan fortifikasi. Jangan diberi yang fortifikasi terus, karena sejak dini anak harus mengenal makanan rumahan,” ujarnya. 

Bila ibu tetap ingin memberikan makanan rumahan saat perjalanan mudik atau liburan, pastikan makanan yang sudah dimasak itu diberikan pada bayi dalam waktu dua jam dalam penyimpanan suhu ruang. “Kalau lebih dari dua jam takutnya sudah bercampur dengan bakteri,” kata dokter dari RS Evasari Jakarta ini. 

Bila tidak yakin dapat menjaga suhunya, MPASI fortifikasi bisa menjadi alternatif. “Perhitungkan durasi perjalanan sehingga bisa disiapkan makanannya. Salah satu triknya adalah bayi makan dulu di rumah lalu mengonsumsi makanan fortifikasi pada jam makan berikutnya,” katanya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Manajemen Penyimpanan Makanan Bayi Saat Perjalanan Mudik


Sumber : Kompas.com
Editor: Wahyu Rahmawati

Video Pilihan


Close [X]
×