Penulis: Rezki Wening Hayuningtyas
KONTAN.CO.ID - Tubuh yang mudah lelah, rasa haus yang tidak kunjung hilang, atau frekuensi buang air kecil yang meningkat kerap dianggap sebagai dampak aktivitas sehari-hari. Namun, jika keluhan tersebut terjadi berulang kali, Anda perlu mewaspadai kemungkinan adanya gangguan kadar gula darah.
Gula darah tinggi atau hiperglikemia terjadi ketika kadar glukosa dalam darah melebihi batas normal. Kondisi ini dapat berkaitan dengan diabetes, yaitu penyakit yang memengaruhi kemampuan tubuh dalam mengatur kadar gula darah. Mengenali ciri-ciri gula darah tinggi sejak awal dapat membantu Anda mengetahui kapan perlu menjalani pemeriksaan kesehatan.
Ciri-Ciri Gula Darah Tinggi yang Perlu Dikenali
Gula darah tinggi tidak selalu menimbulkan gejala yang jelas, terutama pada tahap awal. Meski demikian, ada beberapa tanda yang perlu diperhatikan karena dapat muncul ketika kadar glukosa dalam darah meningkat.
Menyadur dari laman Kemkes, berikut ciri-ciri gula darah tinggi yang perlu dikenali:
1. Mudah Lelah dan Tidak Bertenaga
Rasa lelah yang muncul berulang kali bisa menjadi salah satu tanda gula darah tinggi. Anda mungkin merasa cepat kehabisan tenaga ketika bekerja, mengantuk sepanjang hari, atau kesulitan menyelesaikan aktivitas yang biasanya terasa ringan.
Kondisi ini dapat terjadi ketika tubuh tidak mampu menggunakan glukosa secara efektif sebagai sumber energi. Gangguan kerja insulin membuat glukosa sulit masuk ke sel dalam jumlah yang dibutuhkan sehingga tubuh tidak memperoleh energi secara optimal.
Jika kelelahan tetap terasa meskipun Anda sudah cukup beristirahat, perhatikan apakah ada keluhan lain yang menyertai, seperti sering haus, buang air kecil lebih sering, atau berat badan turun tanpa sebab yang jelas.
2. Sering Haus meski Sudah Minum
Rasa haus setelah berolahraga atau beraktivitas di cuaca panas merupakan respons tubuh yang normal. Namun, rasa haus berlebihan yang terus berulang tanpa alasan jelas perlu diwaspadai.
Ketika kadar gula darah meningkat, ginjal berusaha membuang kelebihan glukosa melalui urine. Proses ini turut meningkatkan pengeluaran cairan sehingga tubuh lebih mudah mengalami dehidrasi dan memunculkan rasa haus.
Akibatnya, Anda mungkin merasa harus minum berkali-kali meskipun baru saja mengonsumsi air dalam jumlah cukup. Jika kondisi tersebut berlangsung terus-menerus, sebaiknya periksakan kadar gula darah untuk mengetahui penyebabnya.
3. Sering Buang Air Kecil, Termasuk pada Malam Hari
Frekuensi buang air kecil yang meningkat juga termasuk tanda umum gula darah tinggi. Keluhan ini dapat terjadi karena kelebihan glukosa dalam darah ikut menarik cairan ke dalam urine sehingga jumlah urine yang dikeluarkan bertambah.
Anda mungkin lebih sering pergi ke toilet pada siang hari atau terbangun beberapa kali pada malam hari untuk buang air kecil. Kondisi tersebut bisa mengganggu waktu tidur dan membuat tubuh terasa semakin lelah pada keesokan harinya.
Jika kebiasaan buang air kecil berubah secara signifikan tanpa peningkatan konsumsi cairan yang jelas, jangan mengabaikannya. Pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah keluhan tersebut berkaitan dengan kadar gula darah atau kondisi lain.
4. Penglihatan Menjadi Kabur
Pandangan yang mendadak buram tidak selalu disebabkan oleh kelelahan mata atau terlalu lama menatap layar gawai. Perubahan kadar gula darah juga dapat memengaruhi keseimbangan cairan pada lensa mata sehingga kemampuan melihat menjadi terganggu.
Jika kadar gula darah sering tinggi dalam jangka panjang, pembuluh darah kecil pada retina juga dapat mengalami kerusakan. Kondisi ini dikenal sebagai retinopati diabetik dan berpotensi mengganggu penglihatan.
Apabila pandangan sering kabur atau perubahan penglihatan terjadi secara tiba-tiba, segera cari pertolongan medis. Jangan langsung menganggap keluhan tersebut sebagai akibat kurang tidur atau kelelahan.
5. Berat Badan Turun Tanpa Sebab yang Jelas
Penurunan berat badan tanpa perubahan pola makan atau aktivitas fisik juga dapat menjadi tanda diabetes. Gejala ini patut diperhatikan apabila berat badan terus berkurang dalam waktu relatif singkat.
Ketika tubuh tidak dapat memanfaatkan glukosa secara optimal akibat gangguan insulin, tubuh dapat menggunakan cadangan lemak dan otot sebagai sumber energi alternatif. Proses tersebut dapat menyebabkan berat badan menurun meskipun Anda tidak sedang menjalani program diet.
Jika penurunan berat badan disertai rasa haus berlebihan, sering buang air kecil, dan kelelahan, segera lakukan pemeriksaan kesehatan untuk mengetahui penyebabnya.
Baca Juga: 7 Buah-buahan yang Bagus untuk Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah
Gejala Lain yang Dapat Menyertai Gula Darah Tinggi
Selain kelima tanda tersebut, gula darah tinggi atau diabetes juga dapat disertai sejumlah keluhan lain, antara lain:
- Mudah lapar: rasa lapar muncul lebih sering meskipun Anda sudah makan.
- Kesemutan atau mati rasa: terutama pada tangan dan kaki, yang dapat berkaitan dengan kerusakan saraf akibat diabetes.
- Luka sulit sembuh: kadar gula darah yang tidak terkontrol dapat mengganggu proses penyembuhan luka.
- Infeksi berulang: diabetes dapat meningkatkan risiko infeksi tertentu, termasuk infeksi kulit dan saluran kemih.
- Gatal pada area genital: kondisi ini dapat berkaitan dengan infeksi jamur yang lebih mudah terjadi pada orang dengan kadar gula darah tinggi.
- Kulit kering: dapat muncul akibat dehidrasi atau gangguan lain yang menyertai peningkatan gula darah.
Gejala-gejala tersebut tidak selalu menandakan gula darah tinggi karena dapat disebabkan oleh berbagai kondisi kesehatan. Oleh karena itu, pemeriksaan medis tetap diperlukan untuk memastikan penyebabnya.
Bagaimana Cara Memastikan Gula Darah Tinggi?
Mengenali gejala dapat membantu Anda menentukan kapan perlu memeriksakan diri, tetapi kadar gula darah tidak bisa dipastikan hanya berdasarkan keluhan fisik. Dokter dapat menyarankan pemeriksaan glukosa darah puasa, glukosa darah sewaktu, atau HbA1c untuk menilai kadar gula darah dan membantu menentukan diagnosis.
Jika Anda mengalami beberapa gejala sekaligus, terutama sering haus, sering buang air kecil, kelelahan, dan penurunan berat badan tanpa sebab yang jelas, jangan menunda pemeriksaan.
Gula darah tinggi yang tidak ditangani dapat menimbulkan komplikasi pada jantung, ginjal, saraf, mata, dan pembuluh darah. Karena itu, deteksi dini dan penanganan sesuai anjuran tenaga medis penting untuk menjaga kesehatan dalam jangka panjang.
Lima ciri-ciri gula darah tinggi yang perlu diperhatikan meliputi mudah lelah, sering haus, sering buang air kecil, penglihatan kabur, dan berat badan turun tanpa sebab yang jelas. Jika mengalami keluhan tersebut, lakukan pemeriksaan gula darah dan konsultasikan hasilnya dengan tenaga medis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News














