Selain Nyeri Sendi, Ini Gejala Asam Urat Tinggi

Kamis, 13 Januari 2022 | 16:06 WIB Sumber: Kompas.com
Selain Nyeri Sendi, Ini Gejala Asam Urat Tinggi

ILUSTRASI. Seseorang menderita asam urat.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Asam urat, peradangan sendi yang harus segera diobati. Kenali gejala asam urat agar tidak telat diberikan perawatan. 

Penyakit ini terjadi ketika zat asam urat menumpuk di dalam darah hingga membentuk kristal asam urat di persendian. 

Baca Juga: Bikin Kolesterol Jahat Rontok, Ini Manfaat Jahe Merah untuk Kesehatan

Dilansir dari WebMD, kadar asam urat tinggi dalam darah atau biasa juga disebut hiperurisemia secara garis besar dapat terjadi karena tiga hal. Ini termasuk: 

  • Metabolisme protein dalam tubuh terganggu karena berbagai hal, termasuk faktor genetik 
  • Kemampuan ginjal dalam membuang asam urat yang berlebih sudah menurun 
  • Kelewat banyak mengonsumsi makanan yang mengandung purin 

Merangkum Cleveland Clinic, penyakit asam urat pada dasarnya bisa menyerang siapa saja. 

Tapi, pria dilaporkan bisa tiga kali lebih mungkin terkena gout daripada perempuan karena memiliki kadar asam urat yang cenderung lebih tinggi hampir sepanjang hidup. 

Perempuan biasanya baru mencapai kadar asam urat tinggi atau setara dengan pria setelah memasuki masa menopause. 

Berikut ini adalah beberapa faktor risik asam urat lainnya yang penting diperhatikan:  

  • Memiliki obesitas atau kelebihan berat badan 
  • Memiliki gagal jantung kongestif 
  • Mengidap dabetes 
  • Memiliki riwayat asam urat dalam keluarga 
  • Mengidap hipertensi (tekanan darah tinggi) 
  • Mengidap penyakit ginjal 

Seseorang juga lebih mungkin terkena penyakit asam urat jika: 

  • Rutin mengonsumsi makanan tinggi protein hewani 
  • Mengonsumsi alkohol dalam jumlah yang signifikan 
  • Sedang minum obat diuretik 

Siapa saja yang memiliki faktor risiko asam urat ini sebaiknya dapat mewaspadai kemunculan gejala asam urat. 

Gejala asam urat 

Tanda dan gejala asam urat hampir selalu terjadi secara tiba-tiba, dan seringkali pada malam hari. 

Berikut beberapa gejala asam urat yang patut diwaspadai: 

1. Nyeri sendi yang intens 

Penyakit asam urat bisa menyebabkan nyeri sendi yang intens.

Nyeri tersebut berasal dari munculnya kristal asam urat di sendi akibat kondisi kadar asam urat yang terlalu tinggi di dalam darah. 

Melansir Mayo Clinic, penyakit asam urat biasanya memengaruhi jempol kaki. 

Tetapi, penyakit ini pada dasarnya dapat terjadi pada sendi manapun. Sendi lain yang sering terkena termasuk: 

  • Pergelangan kaki Lutut Siku 
  • Pergelangan tangan 
  • Jari tangan 

Nyeri sendi akibat asam urat kemungkinan paling parah terjadi dalam 4 - 12 jam pertama setelah penyakit muncul. 

2. Ketidaknyamanan sendi yang berkepanjangan 

Setelah rasa nyeri yang paling parah mereda, beberapa ketidaknyamanan sendi dapat berlangsung dari beberapa hari hingga beberapa minggu. 

Serangan asam urat selanjutnya cenderung akan bertahan lebih lama dan memengaruhi lebih banyak sendi. 

3. Pembengkakan sendi 

Selain nyeri sendi, gejala asam urat juga bisa berupa munculnya pembengkanan dan kemerahan pada sendi yang terkena. 

Ada dua alasan mengapa pembengkakan bisa terjadi akibat asam urat. Pertama, bengkak muncul karena jaringan pelapis sendi bernama sinovium membengkak. 

Kedua, adanya peningkatan volume cairan synovial atau pelumas sendi saat terjadi peradangan. 

4. Rentang gerak terbatas 

Saat penyakit asam urat berkembang, penderita bisa jadi tidak akan dapat lagi menggerakkan persendian secara normal. 

Ini termasuk saat sendi mulai mengalami pembengkanan akibat asam urat. 

5. Sensasi panas di sendi 

Merangkum Health Line, tak hanya nyeri sendi yang tak tertahankan dan pembengkakan, gejala asam urat juga dapat berupa rasa panas di persendian. 

Kondisi ini pada kenyatannya bisa menjangkit segala usia, termasuk kalangan muda usia 20 tahunan. 

Sensasi panas atau hangat di persendian tersebut tidak lain adalah efek dari proses peradangan akibat kristal yang terbentuk di sendi-sendi. 

6. Benjolan (tophi) 

Jika seseorang terlambat atau tidak mengobati penyakit asam uratnya, hal itu bisa menjadi kronis. 

Benjolan keras yang disebut tophi pada akhirnya dapat berkembang di persendian dan kulit serta jaringan lunak yang mengelilinginya. 

Keberadaan tophi ini secara permanen dapat merusak sendi. Oleh sebab itu, perawatan sesegera mungkin sangat penting ditempuh untuk mencegah penyakit asam urat menjadi kronis. 

Kapan harus ke dokter? 

Jika mengalami nyeri sendi yang tiba-tiba dan intens, siapa saja sangat dianjurkan untuk dapat menghubungi dokter. 

Penyakit asam urat yang tidak diobati dapat menyebabkan rasa sakit yang terus memburuk dan kerusakan sendi permanen. 

Sementara itu, sebaiknya segera cari perawatan medis jika seseorang mengalami demam dan persendian terasa panas dan meradang karena bisa menjadi tanda infeksi.(Irawan Sapto Adhi) 

Baca Juga: Membantu Menurunkan Berat Badan, Ini 8 Manfaat Minum Air Hangat untuk Kesehatan

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "6 Gejala Asam Urat yang Perlu Diwaspadai",

Selanjutnya: ​6 Tips Perawatan AC Mobil Agar Tetap Dingin dan Segar

Editor: Tri Sulistiowati
Terbaru