Tips Sehat

Selain makan bergizi, multivitamin diperlukan untuk jaga daya tahan tubuh

Kamis, 03 Desember 2020 | 07:05 WIB   Reporter: Ratih Waseso
Selain makan bergizi, multivitamin diperlukan untuk jaga daya tahan tubuh

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Selain penerapan protokol kesehatan yang disiplin, hal lain yang perlu diperhatikan masyarakat selama masa pandemi Covid-19 ialah menjaga daya tahan tubuh. Daya tahan tubuh disebut dapat terbentuk dengan mengkonsumsi makanan dan minuman yang bergizi seimbang serta tak lupa melakukan olahraga dan juga istirahat yang cukup.

Caesar Givani Dokter Residen Penyakit Dalam RSUD Dr. Soetomo Surabaya yang juga Founder dan CEO Ceklab menjelaskan bahwa, sebetulnya selama seseorang makan cukup buah dan sayur setiap hari cukup untuk membantu menjaga kesehatan. Namun, Caesar menambahkan terkadang ada seseorang yang tidak cukup asupan buah dan sayurnya, maka perlu tambahan vitamin.

"Multivitamin cukup aman dikonsumsi sekali setiap hari di pagi hari setelah makan," jelas Caesar kepada Kontan.co.id pada Rabu (2/12).

Adapun komposisi multivitamin yang bagus menurut Caesar ialah yang mengandung Vitamin B1, Vitamin B12, Vitamin BZ, Vitamin BB (Niacin), Vitamin BS (Pantothenic Acid), Vitamin B6, Vitamin C, Vitamin E, Zinc, Folic Acid.

Baca Juga: Bandung masuk zona merah Covid-19, Satgas: Yang bandel, langsung ditindak

Selain itu, masyarakat diminta juga untuk menjaga kondisi tubuh dengan tidur yang cukup 7 sampai 8 jam per hari, hindari makan dan minum manis atau tinggi karbohidrat, perbanyak sayur dan buah yang bervariasi warnanya dan protein yang bervariasi juga seperti ayam, daging, telur, ikan, dan lainnya.

Selain asupan bergizi dari luar serta multivitamin, menjaga pikiran untuk tidak stress juga jadi pendukung dalam meningkatkan daya tahan tubuh.

"Hindari stress pikiran juga sangat penting karena dapat menurunkan sistem imun. Olahraga secukupnya saja jangan olahraga berat dulu," jelasnya.

Kembali dijelaskan bahwa multivitamin yang sudah terdaftar aman untuk dikonsumsi setiap hari. Namun jika masyarakat dinilai kurang yakin, maka Caesar menyarankan dapat memanfaatkan telekonsultasi yang saat ini banyak tersedia, untuk melakukan konsultasi dengan dokter.

"Kalau ragu bisa telekonsultasi saja ke dokter. Untuk menanyakan apakah vitamin itu cocok buat dia, karena kondisi orang yang berbeda kadang memerlukan vitamin yang berbeda. Selama suplemennya resmi dan kandungannya sesuai tidak apa-apa," ungkap Caesar.

Baca Juga: Tetap ikuti protokol kesehatan saat bekerja dari kantor

Adapun Caesar juga menggaris bawahi bahwa, masyarakat juga perlu menghindari jamu atau herbal yang belum terdaftar atau belum diketahui pasti komposisinya. Dimana saat ini diakui marak klaim jamu dipasaran sejak pandemi. Caesar mengajak masyarakat untuk lebih jeli memilih hanya produk yang resmi memiliki izin serta jelas komposisi yang terkandung.

"Hindari minum jamu-jamu atau obat herbal yang tidak diketahui komposisinya, atau tidak resmi," imbuhnya.

Terkait vitamin, Deputi Bidang SDM Kementerian Koperasi dan UKM (KemenkopUKM) Arif Rahman Hakim menyebut biasa mengonsumsinya setiap dua hari sekali. Selain vitamin Arif juga meminum minuman herbal teh jahe untuk membantu menjaga kesehatan terutama saat pandemi.

Selain mengonsumsi multivitamin, Arif juga tak lupa mengimbangi dengan berolahraga ringan. Olahraga yang biasa dilakukan Arif ialah jalan pagi setiap harinya. "Saya olahraga itu jalan pagi, sama minum suplemen vitamin c dan juga minuman herbal teh jahe," jelas Arif.

Selanjutnya: Resep wajah kinclong pakai masker organik, ini manfaatnya

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

 

 

Editor: Noverius Laoli
Terbaru