kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45986,00   -3,93   -0.40%
  • EMAS1.142.000 0,35%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Selain Bertambahnya Usia, Ini 3 Hal yang Bisa Memicu Vagina Longgar


Selasa, 08 Agustus 2023 / 11:04 WIB
Selain Bertambahnya Usia, Ini 3 Hal yang Bisa Memicu Vagina Longgar
ILUSTRASI. vagina longgar


Reporter: kompas.com | Editor: Tri Sulistiowati

KESEHATAN VAGINA - Vagina longgar adalah kondisi saat otot-otot dasar panggul meregang. 

Hal ini membuat seorang wanita merasa lubang vaginanya membesar. 

Baca Juga: Ukuran Penis Kecil Bisa Menyebabkan Kemandulan?

Untuk mengetahui apa saja pemicu atau penyebab vagina longgar, simak penjelasan berikut. 

Pemicu vagina longgar 

Ada tiga hal yang menyebabkan vagina longgar yaitu hubungan seks (penetrasi), persalinan, dan penuaan. Berikut penjelasannya. 

1. Hubungan seks (penetrasi) 

Saat merasakan gairah seksual, otot-otot vagina mengendur secara perlahan, sehingga bisa dilakukan hubungan seks melalui penetrasi. 

Beberapa orang menganggap terlalu sering berhungan seks bisa menyebabkan vagina menjadi kendur dan tidak bisa kembali rapat. 

Namun kenyataannya, vagina akan kembali ke ukuran atau bentuk semula beberapa saat setelah selesai bercinta. 

2. Persalinan pervaginam 

Tubuh mengalami banyak perubahan selama kehamilan dan setelah persalinan, antara lain: 

  • Kaki bengkak 
  • Berat badan turun atau bertambah 
  • Perubahan ukuran dan bentuk payudara 
  • Pertumbuhan panjang atau lebar kaki 
  • Stretch marks pada kulit 

Selain perubahan fisik di atas, wanita juga mengalami perubahan pada vagina akibat melahirkan secara normal. 

Pada persalinan normal atau pervaginam, otot-otot vagina akan meregang agar bayi bisa dilahirkan dengan mudah. 

Dilansir dari Medical News Today, beberapa wanita mungkin merasa vaginanya longgar setelah melahirkan buah hati. 

Hal ini karena adanya kerusakan pada kulit, jaringan, atau otot saat proses persalinan. 

Akan tetapi, seiring waktu vagina dapat kembali kencang, meski tak sekencang sebelum melahirkan. 

3. Penuaan 

Tubuh berubah seiring bertambahnya usia. Kulit dan otot secara bertahap menjadi kurang kencang. 

Penuaan juga menyebabkan vagina wanita terasa lebih longgar dari sebelumnya. 

Terlebih, ketika wanita telah menopause, di mana kadar hormon estrogen mengalami penurunan drastis. 

Selain longgar, pelumas alami vagina juga berkurang. Hal ini mengakibatkan organ wanita tersebut rentan mengalami luka atau penyakit lainnya. 

Berhubungan seks secara teratur selama menopause dapat membantu menjaga jaringan di vagina tetap tebal. 

Bagaimana cara mengatasi vagina longgar? 

Vagina dikelilingi oleh otot-otot dasar panggul. Ketika otot-otot tersebut mengendur, maka vagina terasa kurang kencang. 

Untuk mengatasi vagina longgar, Anda dapat melakukan beberapa cara berikut: 

  • Rutin lakukan senam kegel demi menjaga agar otot-otot di vagina dapat kembali kencang. 
  • Lakukan senam yoga untuk menjaga kelenturan otot dan menjaga kesehatan secara keseluruhan 
  • Menggunakan vaginal cone atau alat berbentuk kerucut atau mirip tampon atau corong kecil ke dalam lubang vagina. 
  • Melakukan aktivitas seksual sampai mencapai orgasme agar otot vagina semakin kuat. 

Jika setelah melakukan cara di atas vagina masih terasa longgar, segeralah periksa ke dokter.

Baca Juga: Tidak Hanya Laki-Laki, Perempuan juga Bisa Ejakulasi

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "3 Pemicu Vagina Longgar dan Cara Mengatasinya", 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×