Sekolah dibuka, ini cara mencegah anak yang belum vaksin tertular Covid-19 saat PTM

Rabu, 06 Oktober 2021 | 14:51 WIB Sumber: Kompas.com
Sekolah dibuka, ini cara mencegah anak yang belum vaksin tertular Covid-19 saat PTM

ILUSTRASI. Sekolah dibuka, ini cara mencegah anak yang belum vaksin tertular Covid-19 saat PTM


KONTAN.CO.ID - Jakarta. Simak cara mencegah anak tertular Covid-19. Cara mencegah anak tertular Covid-19 ini penting dipahami karena sejumlah sekolah sudah mulai menggelar uji coba pelajaran tatap muka (PTM). 

Di sisi lain, anak-anak usia di bawah 12 tahun belum mendapatkan vaksin Covid-19. Kasus penambahan Covid-19 juga masih terjadi. Lalu, bagaimana cara mencegah anak-anak tertular Covid-19? 

Di beberapa negara, termasuk Indonesia, vaksinasi Covid-19 dimulai untuk anak berusia usia 12 tahun. Vaksinasi untuk anak di bawah kelompok itu masih menunggu waktu lebih lama sampai hasil uji klinis menyatakan keamanannya.

Satu-satunya cara mencegah anak tertular Covid-19 adalah disiplin menerapkan protokol kesehatan bagi semua. Juru Bicara Pemerintah untuk COVID-19 dan Duta Adaptasi Kebiasaan Baru, Reisa Broto Asmoro menyebutkan, pemerintah Indonesia masih terus mengkaji bersama badan otoritas yang berwenang mengenai keamanan vaksin COVID-19 untuk anak pada kelompok umur di bawah 12 tahun. “Tapi pada dasarnya, kita mesti melindungi anak di bawah 12 tahun dengan dua jurus,” katanya.

Baca juga: 11 Kesalahan saat mengenakan masker, hati-hati tertular COVID-19

Berikut cara mencegah anak-anak tertular Covid-19 saat PTM di sekolah:

Protokol kesehatan.

Cara pertama untuk mencegah anak-anak tertular Covid-19 saat PTM di sekolah adalah tetap menerapkan protokol kesehatan. Perkenalkan anak kepada Prokes yang ketat dengan belajar memakai masker dan sering cuci tangan. Anak sebaiknya dididik agar paham bahwa tidak semua ruang publik aman dan harus membatasi mobilitas hanya saat betul-betul perlu.

Imunisasi dasar

Cara kedua untuk mencegah anak-anak tetap sehat dan tidak tertular Covid-19 saat PTM di sekolah adalah mendapatkan imunisasi. Pastikan anak sudah mendapat imunisasi dasar yang lengkap dan sesuai jadwal. “Selain itu jaga asupan gizi dan kegiatan fisik sesuai grafik tumbuh kembang agar anak bertumbuh optimal sesuai usianya,” kata Reisa.

Selagi vaksin belum tersedia, menurut Reisa, cara lain mencegah anak-anak tertular Covid-19 adalah dengan cara memastikan orang-orang dewasa di sekitar mereka telah divaksinasi. “Itulah yang disebut upaya kolektif, kekebalan komunitas. Terkadang, meski hanya 8 dari 10 orang yang tervaksinasi di dalam rumah, 100 persen penghuni rumah akan mendapatkan manfaatnya,” jelasnya.

Ia mengharapkan, masyarakat segera vaksin, mempertahankan disiplin Prokes, dan menjauhi hoaks, sehingga pandemi akan terhenti oleh tangan-tangan warga sendiri.

Data WHO, kasus Covid-19 pada anak-anak di bawah usia 18 tahun relatif kecil, yakni 8,5 persen dari kasus yang dilaporkan. Umumnya tanpa gejala atau gejala ringan karena reseptor ACE2 tempat SARS-CoV-2 menempel pada anak lebih sedikit dibandingkan dengan orang dewasa. Hanya sedikit yang mengalami gejala berat atau meninggal.

Namun, pada sejumlah anak, respons imun memicu sindrom peradangan multisistem yang bisa berujung pada kematian. Karena itu, vaksinasi Covid-19 pada anak balita dan usia sekolah dasar—jika vaksin terbukti aman dan efektif—akan lebih baik untuk melindungi mereka.

Itulah cara mencegah anak-anak tertular Covid-19 saat PTM di sekolah dimulai. Semoga pandemi Covid-19 segera berakhir!

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Belum Divaksin, Ini Langkah Melindungi Anak di Bawah 12 Tahun dari Covid-19 ",

 

Editor : Lusia Kus Anna

 

Selanjutnya: PPKM diperpanjang 2 pekan, kegiatan ini wajib gunakan aplikasi PeduliLindungi

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto

Terbaru