kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.769.000   -50.000   -1,77%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rukun Raharja sediakan fasilitas rapid test bagi karyawan


Rabu, 02 Desember 2020 / 11:00 WIB


Reporter: Filemon Agung | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dalam upaya pencegahan penyebaran covid-19, pemerintah menggalakan gerakan 3T yakni testing (pengujian), tracing (Pelacakan) dan treatment (Pengobatan).

Ketiga langkah ini dinilai efektif dalam memutus rantai penyebaran covid-19. Langkah ini turut diikuti berbagai korporasi termasuk, PT Rukun Raharja Tbk (RAJA) yang memfasilitasi rapid test bagi para karyawannya.

Direktur RAJA Oka Lesmana menuturkan pihaknya senantiasa mengikuti himbauan pemerintah terkait pencegahan penyebaran covid-19. "Perusahaan menerapkan peraturan dan menyediakan fasilitas rapid test bagi karyawan yang akan masuk kantor sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan," terang Oka, Selasa (1/12).

Baca Juga: Anosmia, gejala infeksi virus corona paling umum terjadi

Oka menambahkan, fasilitas rapid test dilakukan menyesuaikan jadwal berkantor para karyawan pasalnya hingga saat ini RAJA masih memberlakukan pembatasan jumlah pekerja yang bekerja dari kantor.

Perusahaan masih menerapkan pola kerja bergilir, dimana karyawan yang masuk kantor maksimal 25% dari total kapasitas gedung, sedangkan karyawan lainnya dipersilakan bekerja dari rumah.

Di sisi lain, selain melalui penanganan pencegahan dengan metode 3T, Oka memastikan manajemen juga menyediakan masker, hand sanitizer, dan multivitamin yang dibagikan secara berkala kepada seluruh karyawan.

"Terkait rapat baik internal maupun eksternal saat ini sudah 90% dilakukan secara online, hal tersebut untuk meminimalisir pertemuan langsung dan upaya pencegahan penyebaran virus covid19," kata Oka.

Baca Juga: Satgas minta masyarakat tak bersikap diskriminatif kepada pasien Covid-19

Oka menjelaskan apabila ada rapat yang harus dilaksanakan secara offline maka karyawan wajib mematuhi aturan dan protokol Kesehatan yang sudah ditentukan.

Selanjutnya: UPDATE Corona Indonesia, Selasa (1/12): Ada tambahan 5.092 kasus, jangan kendor 3M

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×