kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Rompi antikanker butuh pendampingan dokter


Senin, 11 Januari 2016 / 15:17 WIB
Rompi antikanker butuh pendampingan dokter


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

JAKARTA. Alat Electro Capacitive Cancer Treatment (ECCT) atau lebih dikenal sebagai rompi antikanker buatan Warsito Purwo Taruno hingga saat ini masih dalam tahap evaluasi hasil penelitian.

Pemerintah masih mengkaji ulang apakah rompi antikanker tersebut terbukti aman digunakan masyarakat untuk mengatasi kanker.

Jika terbukti aman secara medis, Kementerian Kesehatan (Kemkes) membuka peluang penggunaan rompi antikanker, tetapi harus dengan pendampingan dokter.

"Sesuai kesepakatan awal kita akan menerima apa yang menjadi arahan Kemkes. Pendampingan dokter kita menganggap itu sesuatu yang perlu. Sudah semestinya harus dilakukan oleh dokter," kata Warsito di CTECH Lab Edwar Technology, Alam Sutera, Tangerang, Senin (11/1/2016).

Warsito menjelaskan, selama ini penggunaan rompi antikanker memang hanya ditangani oleh fisikawan medis.

Warsito mengaku hanya menyediakan rompi antikanker, sedangkan pemeriksaan medis dapat dilakukan pasien secara terpisah di rumah sakit.

Pelaksana Tugas Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan (Balitbangkes) Kemkes Tri Tarayati menambahkan, kedepannya mungkin rompi antikanker Warsito bisa digunakan di rumah sakit.

"Ini kan penelitian medis. Penelitian seharusnya juga dilakukan seorang dokter. Kita sudah bertemu rumah sakit, jadi mungkin nanti pasien Warsito di daerah tidak perlu datang jauh. Misalnya di Jogja bisa ke Rumah Sakit Sardjito," kata Tri.

Sementara itu, Menristekdikti Mohamad Nasir dalam kunjungannya ke CTECH Lab Edwar Technology mengaku akan terus mendukung inovasi yang dilakukan Warsito.

Namun, tentu saja penelitian yang dilakukan harus didampingi sejumlah pihak terkait dan evaluasi lebih lanjut.

Harapannya, rompi antikanker Warsito bisa memberikan harapan baru bagi pasien kanker di Indonesia, bahkan di dunia.

(Dian Maharani)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×