kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.664.000   -36.000   -1,33%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Riwayat keluarga perbesar peluang sakit jantung?


Sabtu, 24 September 2016 / 20:05 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Setiap orang, pria dan wanita, bisa terkena penyakit jantung. Tetapi, kita bisa mencegahnya dengan berbagai cara.

Ada beberapa penyakit yang memang diturunkan secara genetik, tetapi bagaimana dengan penyakit jantung?

Faktor genetik memang berperan dalam tekanan darah tinggi, penyakit jantung, dan kondisi lain yang terkait pembuluh darah. Risiko seseorang terkena penyakit jantung akan meningkat jika ada anggota keluarganya yang juga menderita penyakit ini, terlebih lagi jika ia memiliki gaya hidup kruang sehat.

Itu berarti, walau faktor risiko Anda sedikit lebih besar jika ada ayah, paman, kakek, atau saudara, yang terkena penyakit jantung, tapi risiko itu dapat ditekan dengan melakukan perubahan gaya hidup.

Jauhi rokok dan asap rokok, makanan mengandung lemak jenuh, gula, dan olahraga teratur untuk menjaga berat badan. Ini disebut juga dengan faktor risiko yang dapat kita ubah.

Sementara itu, ada faktor risiko yang tidak dapat kita ubah selain faktor genetik tadi. Misalnya saja usia, semakin tua semakin tinggi risikonya. Jenis kelamin juga berpengaruh. Lebih banyak pria yang menderita penyakit ini. (Lusia Kus Ana)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Effective Warehouse Management

[X]
×