kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Rentan terkontaminasi, begini cara aman menyimpan masker di saku


Jumat, 28 Mei 2021 / 08:45 WIB


Reporter: Akhmad Suryahadi | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pandemi Covid-19 masih belum usai. Bahkan, saat ini ditemukan sejumlah varian baru dari virus corona.

Salah satu bentuk pencegahan dari risiko penularan Covid-19 adalah menggunakan masker. Pemerintah menggalakkan program 5M, dimana salah satu unsurnya adalah memakai masker.

Sekretaris Perusahaan PT Samindo Resources Tbk (MYOH) Ahmad Zaki Natsir mengaku memilih menggunakan masker sekali pakai untuk keperluan sehari-hari. Zaki mengalokasikan dana khusus untuk membeli masker saat ini.

Masker yang dia pilih adalah masker surgical sekali pakai. Zaki mengaku, dalam sehari dirinya menggunakan minimal satu buah masker, kecuali jika dirinya habis menghadiri acara.

Baca Juga: Zona merah Covid-19 meningkat lagi per 23 Mei, Satgas khawatirkan ini

“Saya pakai masker satu kali pakai, karena lebih higienis,” terang Zaki. 

Meskipun sedang tren saat ini, Zaki mengaku tidak menggunakan alat strap mask ketika dirinya sedang tidak menggunakan atau melepas maskernya untuk sementara waktu. Zaki lebih memilih untuk meletakkan maskernya di kantong (saku) ketika sedang tidak dipakai.

Namun, menaruh masker di saku pun ada aturannya. Supaya tidak terkontaminasi, Zaki memastikan kantongnya bersih dari benda-benda yang rentan menjadi perantara penyebaran virus, bakteri, dan kuman, seperti uang, koin, atau kunci kendaraan.

“Biasanya kalau di saku, saya taruh di saku yang tidak ada isinya,” pungkas dia. 

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Selanjutnya: PCOS tingkatkan risiko terinfeksi virus corona hingga 50%

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×