Ragam Jenis Penyakit yang Menyerang Darah Manusia, dari Anemia hingga Leukimia

Selasa, 05 Juli 2022 | 15:54 WIB   Penulis: Tiyas Septiana
Ragam Jenis Penyakit yang Menyerang Darah Manusia, dari Anemia hingga Leukimia

ILUSTRASI. Ragam Jenis Penyakit yang Menyerang Darah Manusia, dari Anemia hingga Leukimia. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/rwa.


KONTAN.CO.ID - Jakarta.  Darah merupakan salah satu elemen penting dalam kehidupan manusia. Namun dalam beberapa kondisi, darah dapat diserang penyakit sehingga berdampak pada kesehatan kita.

Kelainan darah merupakan kondisi dimana fungsi darah menurun atau bahkan tidak berfungsi sama sekali.  

Ada penyakit yang dapat disembuhkan namun ada juga kelainan darah yang bersifat genetik dan hanya bisa dikontrol agar tidak membahayakan..

Bersumber dari Healthline, penyakit yang menyerang darah dibagi menjadi tiga tergantung komponen yang diserang.

Baca Juga: Tidak Punya Akun MyPertamina? Ini Syarat & Cara Beli Pertalite dan Solar Offline

Penyakit tersebut yakni: penyakit pada sel darah merah, penyakit pada sel darah putih, dan penyakit pada keping darah. 

Apa saja ragam penyakit yang menyerang darah? Berikut ini rangkumannya dari Healthline dan Web MD.

Penyakit pada sel darah merah

Sel darah merah adalah komponen darah yang paling banyak jumlahnya. Gejala yang umum muncul jika ada kelainan pada komponen ini adalah lemas, nafas pendek, hingga jantung berdebar cepat. 

Penderita penyakit sel darah merah juga mengalami susah konsentrasi karena asupan oksigen ke otak sedikit. Contoh penyakit yang biasa menyerang sel darah merah diantaranya:

  • Anemia

Penyakit ini sering disebut sebagai penyakit kekurangan darah. Anemia bisa dialami seseorang jika tubuhnya kekurangan mineral terutama zat besi.

Zat besi berfungsi untuk membentuk protein hemoglobin. Zat ini bertugas mengikat dan membawa oksigen dari paru-paru. 

Penderita anemia biasanya susah untuk berkonsentrasi karena kekurangan oksigen pada otak. Mereka juga sering lemas dan pucat. 

  • Thalasemia

Thalasemia merupakan kelainan darah genetik. Jika seseorang menderita penyakit ini, kemungkinan besar keturunannya juga akan mewarisi penyakit thalasemia. 

Mutasi genetik menyebabkan produksi hemoglobin tidak normal. Imbasnya, oksigen tidak bisa terangkut dengan baik yang menyebabkan organ-organ tubuh terganggu. 

Penderita thalasemia tampak pucat dan perut membesar karena hati dan limpa mengalami pembengkakan.

Bersumber dari Sehat Negeriku Kementerian Kesehatan (Kemenkes), jika tidak diobati dengan baik, penderita bisa mengalami perubahan bentuk tulang muka dan warna kulit menghitam. 

Baca Juga: Cara Menggabungkan File PDF Menjadi 1, Gratis tanpa Download Aplikasi Apapun

  • Polisitemia vera

Polistemia bera adalah salah satu jenis kanker darah yang jarang ditemukan. Seseorang mengalami penyakit ini jika sumsum tulang belakangnya memproduksi sel darah merah secara berlebihan.

Jumlah sel darah merah yang berlebihan menyebabkan darah lebih kental. Hal ini membuat aliran darah menjadi lambat. Kondisi ini bisa menyebabkan penyumbatan pada pembuluh darah yang berujung pada serangan jantung atau stroke. 

Editor: Tiyas Septiana

Terbaru