Penting, Orang Tua Wajib Tahu Penyebab dan Ciri-Ciri Leukimia Pada Anak-Anak

Kamis, 18 Agustus 2022 | 07:04 WIB Sumber: KONTAN.co.id,Kompas.com
Penting, Orang Tua Wajib Tahu Penyebab dan Ciri-Ciri Leukimia Pada Anak-Anak

ILUSTRASI. Penting, Orang Tua Wajib Tahu Penyebab dan Ciri-Ciri Leukimia Pada Anak-Anak


KONTAN.CO.ID - Jakarta. Simak ciri-ciri leukimia atau kanker darah pada anak-anak. Mendeteksi ciri-ciri leukimia sejak dini bisa mempercepat anak mendapatkan pengobatan secara tepat.

Orang tua wajib mengetahui ciri-ciri leukimia atau kanker darah pada anak-anak. Pasalnya, kasus leukimia pada anak-anak cukup banyak terjadi.

Diberitakan Kontan.co.id, Leukimia atau kanker darah adalah penyakit kala sel darah putih tak terproduksi dengan sempurna, sehingga tak bisa menjalankan fungsinya dengan baik.

Penyebab leukimia

Mengutip dari Mayo Clinic, belum ada penyebab leukimia yang bisa dipastikan oleh para peneliti. Namun, banyak peneliti yang menganggap penyakit ini muncul dari kombinasi faktor genetik dan lingkungan.

Leukimia terjadi saat jumlah sel darah putih abnormal lebih banyak daripada jumlah sel darah putih yang normal. Seiring berjalannya waktu, sel darah putih abnormal tak hanya menyerang sel darah putih sehat di sumsum tulang belakang, tapi juga merusak sel darah merah dan trombosit.

Ada dua tipe leukimia berdasar seberapa cepat penyakitnya menjadi parah, yaitu leukimia akut dan leukimia kronis.

Leukimia akut adalah sel darah abnormal yang tak bisa berfungsi sempurna. Hasilnya, sel darah abnormal tersebut dapat bertambah banyak dan memperburuk kondisi kesehatan dalam waktu singkat.

Sedangkan leukimia kronis berkembang lebih lambat daripada leukimia akut. Ada leukimia kronis yang menyebabkan produksi sel darah lebih banyak, tapi ada pula yang menyebabkan sedikit produksi sel darah.

Biasanya, leukimia kronis tak memunculkan gejala apapun sampai penyakitnya benar-benar parah.

Baca Juga: Gejala Kanker pada Anak dan Langkah Pencegahan yang Wajib Diketahui Orangtua

Faktor risiko

Selain penyebab leukimia, penting pula bagi Anda untuk memerhatikan faktor risiko penyakit ini. Melansir dari Mayo Clinic, ada beberapa faktor resiko leukimia, yaitu perawatan kanker terdahulu, genetik, paparan zat kimia tertentu, dan kebiasaan merokok.

Ciri-ciri leukimia pada anak-anak

Mengutip Kompas.com, ciri-ciri leukimia pada anak-anak lebih sulit dikenali dari pada orang dewasa. American Cancer Society menyebutkan, ketika penyakit ini berlangsung sumsum tulang dipenuhi sel abnormal, membuat sel darah normal bisa menghilang. Sehingga, anak yang mengalami leukemia ditandai dengan kadar sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit sehat yang rendah.

  • Sel darah merah: berperan membawa oksigen ke semua sel dalam tubuh
  • Sel darah putih: berperan membantu melawan infeksi.
  • Trombosit: berperan membantu menghentikan pendarahan.

Namun, leukemia lebih cenderung menyerang sal darah putih. Bagaimana ciri-ciri leukimia pada anak-anak dapat dikenali?

Mungkin orang tua bisa kecolongan untuk mengetahui di awal anaknya diserang kanker darah / leukimia. Mengutip Medical News Today, banyak ciri-ciri leukimia pada anak-anak merupakan gejala penyakit umum yang tidak serius, sehingga sering disalahpahami.

Saat seorang anak yang memiliki ciri-ciri leukimia juga belum tentu mengalami penyakit kanker darah ini. Berikut ciri-ciri leukimia pada anak-anak yang sering terjadi:

1. Sering terinfeksi

Anak-anak yang mengalami leukemia memiliki ciri-ciri yang paling menonjol, yaitu lebih sering sakit-sakitan karena infeksi. Demam yang sering menjadi tanda utama tubuh mengalami infeksi.

Mengutip Medical News Today, hal itu karena sel darah putih pada anak dengan leukemia sebagian besar tidak berfungsi sebagaimana semestinya, meski memiliki kadar yang tinggi. Sel darah putih normal memiliki peran penting untuk melindungi tubuh dengan melawan infeksi.

2. Mudah mengalami pendarahan atau memar

Ciri-ciri kedua leukimia pada anak-anak adalah mudah mengalami pendarahan atau memar. Mengutip Medical News Today, jika si kecil mudah memar dan mimisan parah atau pendarahan dari gusi, Anda bisa mencurigai kondisi itu sebagai tanda leukemia pada anak.

Hal itu karena seorang anak dengan jenis kanker ini akan kekurangan trombosit yang membantu mencegah pendarahan.

3. Kelelahan ekstrem

Ciri-ciri ketiga leukimia pada anak-anak adalah kelelahan ekstrim. Anak-anak yang menderita penyakit ini juga akan mengalaminya.

Mengutip Medical News Today, dalam kasus yang jarang terjadi, kelelahan ekstrem ini bisa sampai menyebabkan si kecil kesulitan bicara. Kelelahan terjadi karena sel-sel leukemia menumpuk dalam darah dan kemudian menebaal. Darah gitu kental, membuat aliran darah tersumbat

4. Pembengkakan

Ciri-ciri keempat leukimia pada anak-anak adalah pembengkakan. Jika anak Anda sering mengalami pembengkakan di badannya, patut dicurigai itu merupakan ciri-ciri leukemia.

Mengutip Medical News Today, pembengkakan sering terjadi karena kanker darah menyerang bagian tubuh sebagai berikut:

  • Perut: ketika sel-sel abnormal terkumpul di hati atau limpa
  • Wajah dan lengan: ketika tekanan pada vena, yang disebut vena cava superior, menyebabkan darah menggenang di area tersebut
  • Kelenjar getah bening: ketika muncul benjolan di leher, ketiak, atau di sekitar tulang selangka. Itu tempat kelenjar getah bening berada.

Namun jika pembengkakan itu tidak diikuti oleh tanda-tanda leukemia pada anak lainnya, mungkin kondisi itu disebabkan oleh penyakit lainnya.

5. Kurang nafsu makan, sakit perut, dan penurunan berat badan

Ciri-ciri kelima leukimia pada anak-anak adalah kurang nafsu makan, sering sakit perut dan mengalami penurunan berat badan. Mengutip Medical News Today, ketika sel-sel kanker darah sudah menyebar ke bagian tubuh lainnya, seperti hati, ginjal, atau limpa, itu perut anak akan mengalami tekanan.

Hal itu dapat menyebabkan anak merasa perutnya penuh, tidak nyaman, sehingga menjadi kurang nafsu makan dan terjadi penurunan berat badan. Jika anak terus-menurus mengeluhkan kondisi perut dan nafsu makan turun signifikan, orang tua perlu segera memeriksakannya. Itu bisa jadi tanda leukemia pada anak.

6. Nyeri tulang atau sendi

Ciri-ciri keenam leukimia pada anak-anak adalah nyeri tulang atau sendi. Mengutip Medical News Today, nyeri tulang atau sendi adalah ciri-ciri leukemia yang khas. Ketika leukemia berkembang, sel-sel darah abnormal dapat berkumpul di dekat permukaan tulang atau di dalam sendi.

Jika anak Anda sering mengeluhkan nyeri yang menusuk di tulang atau sakit di sekitar persendiannya, itu bisa menjadi tanda leukemia.

7. Anemia

Ciri-ciri ketujuh leukimia pada anak-anak adalah anemia. Mengutip Medical News Today, leukemia pada dasarnya menyerang sel darah sehat (sel darah merah, sel darah putih, dan trombosit).

Jadi, anak bisa mengalami anemia, kekurangan jumlah sel darah merah. Anda dapat mengerti anak Anda mengalami anemia dengan melihat kondisinya:

  • Kelelahan
  • Lesu
  • Pusing
  • Sesak napas
  • Sakit kepala
  • Kulit pucat
  • Mudah kedinginan

8. Batuk atau kesulitan bernapas

Ciri-ciri leukemia pada anak-anak  lainnya bisa ditunjukkan dengan anak sering batuk atau kesulitan bernapas. Pernapasan yang normal dari orang sehat itu ketika napas Anda halus, stabil, dan terkontrol.

Anda merasa cukup mendapatkan udara tanpa bersusah payah. Mengutip Medical News Today, masalah pernapasan bisa terjadi karena kanker darah dapat memengaruhi tubuh di dalam dan sekitar dada.

Misalnya, kelenjar getah bening dan timus, kelenjar yang terletak di antara paru-paru. Jika bagian tubuh itu membengkak, dapat memberi tekanan pada trakea yang menyulitkan anak bernapas. Kesulitan bernapas juga dapat terjadi, jika sel-sel leukemia menumpuk di pembuluh darah kecil paru-paru.

9. Ruam kulit

Ciri-ciri kesembilan leukimia pada anak-anak adalah ruam kulit. Mengutip Medical News Today, sel-sel kanker darah yang menyebar ke kulit dapat menyebabkan munculnya bintik-bintik kecil dan gelap, seperti ruam.

Ciri-ciri leukemia pada anak ini biasa disebut oleh dokter sebagai kloroma atau sarkoma granulositik. Memar dan pendarahan yang menjadi tanda leukemia anak juga dapat menyebabkan munculnya bintik-bintik kecil pada kulit, yang disebut petekie. Ini juga seperti ruam.

10. Muntah dan kejang

Ciri-ciri ke-10 leukimia pada anak-anak adalah muntah dan kejang. Mengutip American Cancer Society, sel kanker darah bisa menyebar ke sistem saraf pusat yakni otak dan sumsum tulang belakang.

Jadi, sejumlah kecil anak yang menderita lekuemia yang telah menyebar ke sistem saraf pusat dapat menunjukkan tanda gangguan saraf, yang meliputi muntah dan kejang.

Anak dengan kanker darah juga bisa mengalami penglihatan kabur, sulit berkonsentrasi, dan kesusahan menjaga keseimbangan badan. Selain itu, rasa sakit kepala yang luar biasa bisa menjadi tanda leukemia pada anak telah menyebar ke sistem saraf pusat.

Itulah beberapa ciri-ciri leukimia pada anak-anak yang harus diwaspadai. Mari selalu mengajak anak menjalankan pola hidup bersih dan sehat untuk mencegah datangnya penyakit.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto

Terbaru