Pengelola mal klaim selalu konsisten jaga kebersihan gedung

Kamis, 30 September 2021 | 00:02 WIB   Reporter: Avanty Nurdiana, Filemon Agung, Selvi Mayasari, Siti Masitoh, Sugeng Adji Soenarso
Pengelola mal klaim selalu konsisten jaga kebersihan gedung

ILUSTRASI. Bukan cuma pengunjung yang dituntut untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan, tapi juga pengelola mal.ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko/aww.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Sejak Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dilonggarkan pada 21 September 2021, akses ke mal juga dibuka. Tapi ada beberapa syarat lain, seperti vaksin dan selalu menjaga protokol kesehatan. Ini dilakukan guna mencegah penyebaran virus Covid-19. Bukan cuma pengunjung yang dituntut untuk disiplin, tapi juga pengelola mal.

Bahkan sejak 21 September 2021, pemerintah mengizinkan anak di bawah 12 tahun boleh masuk ke mal. Tapi ada beberapa syarat yang harus dipenuhi. Hanya, pembukaan pusat perbelanjaan bagi anak-anak usia kurang dari 12 tahun hanya diterapkan di beberapa wilayah saja. 

Adapun wilayah anak usia di bawah 12 tahun 
boleh masuk mal 
1. Jakarta
2. Bandung
3. Semarang
4. DIY Yogyakarta
5. Surabaya 

Baca Juga: Studi baru: Ini gejala long Covid yang paling umum

Syarat anak umur masuk mal 
1. Anak usia di bawah 12 tahun harus didampingi orang tua
2. Menggunakan masker dan menjalankan protokol kesehatan
3. Orang tua atau pendamping sudah vaksin minimal dosis pertama
4. Wajib menunjukkan sertifikat vaksin melalui aplikasi PeduliLindungi. Pengunjung wajib check in saat masuk mal dan check out saat keluar di aplikasi PeduliLindungi.
5. Anak usia di bawah 12 tahun belum bisa masuk ke bioskop. Kapasitas bioskop masih 50%. 

Pengelola Jaga Kebersihan 

Saat ini, pemerintah sudah memperbolehkan masyarakat mengunjungi pusat perbelanjaan atau mal, dengan syarat mengakses aplikasi PeduliLindungi. Selain pengunjung yang wajib menjaga dan menerapkan protokol kesehatan, pihak pengelola gedung pusat perbelanjaan atau mal juga harus menjaga kebersihan dan mengantisipasi penyebaran Covid-19.

Epidemiolog dari Griffith University di Australia Dicky Budiman mencontohkan, untuk membersihkan lantai gedung cukup menggunakan cairan khusus lantai. "Akan tetapi, area yang sering dipegang pengunjung, seperti pegangan pintu, eskalator dan lainnya, sebaiknya menggunakan cairan pemutih dicampur air dengan perbandingan 1:9. Kemudian dilap ketika membersihkan,” kata dia, Rabu (29/9).

Baca Juga: Fitur PeduliLindungi bisa aplikasi ini akses mulai Oktober, ada Gojek hingga Dana

Pembersihan juga harus dilakuakn berulang kali dan tidak menyarankan untuk disemprot, karena tidak akan merata. Pengelola mal juga harus sering mengimbau pengunjung melalui pengeras suara untuk tidak berkerumun dan berdiam diri di mal terlalu lama. 

Ada Jadwal General Cleaning

Sejak mal dan berbagai pusat perbelanjaan dibuka, para pengelola telah menyiapkan protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah. 

PT Metropolitan Land Tbk (MTLA) misalnya, sejak new normal, pusat perbelanjaan telah menyediakan tempat cuci tangan di beberapa titik pintu masuk, hingga yang terbaru meminta pengunjung untuk melakukan pemindaian barcode di pintu masuk melalui aplikasi PeduliLindungi.

Direktur MTLA Olivia Surodjo menuturkan, kebersihan mal juga selalu dijaga. Pengelola mal dengan rutin membersihkan fasilitas yang sering disentuh pengunjung, setidaknya setiap empat jam sekali. "Kami juga selalu mengingatkan kepada pengunjung dan karyawan untuk disiplin memakai masker dan selalu berperilaku hidup bersih sehat," terang dia. 

PT Ciputra Development Tbk (CTRA) juga selalu memastikan pelaksanaan protokol kesehatan pada pusat perbelanjaan yang mereka kelola. Tulus Santoso Direktur CTRA menyebut, pihaknya juga menggunakan aplikasi PeduliLindungi dan memastikan jumlah pengunjung sesuai kapasitas yang ditentukan pemerintah. Ia juga mengalokasikan waktu untuk pembersihan area mal. "Ada jadwal general cleaning setelah office hour, juga sistem ventilasi AC disterilkan," tutur Tulus.

Baca Juga: Begini cara dapat kartu verifikasi vaksin non-Indonesia bagi WNI dan WNA

Sekretaris Perusahaan PT Putra Rajawali Kencana Tbk (PURA) Ratna Hidayati sebagai salah satu pengunjung mal melihat beberapa mal sudah siap dan selalu meminta pengunjung check in lewat aplikasi PeduliLindungi. "Protokol kesehatan bagus dan tiap tenant juga dibatasi jumlah pengunjungnya," kata dia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Avanty Nurdiana

Terbaru