kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.773.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 17.739   71,00   0,40%
  • IDX 6.162   67,10   1,10%
  • KOMPAS100 813   8,13   1,01%
  • LQ45 620   4,04   0,66%
  • ISSI 218   3,97   1,85%
  • IDX30 355   2,58   0,73%
  • IDXHIDIV20 437   -1,89   -0,43%
  • IDX80 94   1,08   1,17%
  • IDXV30 121   0,41   0,34%
  • IDXQ30 115   -0,63   -0,54%

Panduan mengganti popok bayi baru lahir


Rabu, 03 Agustus 2016 / 13:24 WIB


Reporter: Adi Wikanto | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Salah satu ketakutan yang dialami oleh orangtua baru adalah bagaimana mereka bisa membersihkan popok si kecil. Apalagi ada banyak masalah soal pencernaan yang dialami oleh si kecil sebab sistem pencernaannya belum sempurna.

Namun Anda tak perlu khawatir. Berikut ini adalah beberapa panduan mengganti popok bayi baru lahir yang dikutip dari Fit Pregnancy.

Secara umum, bayi baru lahir biasanya pup satu kali dalam sehari. Biasanya berwarna pucat kuning dan cenderung tebal. Namun setelah menyusui warnanya berubah menjadi kuning cerah namun sedikit berair. Nah, saat membersihkan popok, Anda harus menjauhkan tangan bayi agar ia tidak banyak bergerak.

Jika memiliki anak laki-laki ada baiknya menaruh popok atau kain pada penis saat mengganti popok. Hal ini bertujuan agar ia tidak buang air kecil sat mengganti popok. Sementara jika memiliki anak perempuan, bersihkan area kelamin dari depan ke belakang untuk mencegah infeksi saluran kemih.

Bayi sangat rentan terhadap ruam. Hal ini biasanya disebabkan oleh feses atau urin. Ruam popok bisa diatasi dengan krim yang mengandung minyak esensial.

Anda juga perlu memilih popok yang sesuai untuknya apakah popok kain atau popok sekali kain. Hindari menggunakan deterjen atau pewangi berlebihan saat mencuci popok kain karena dapat menimbulkan ruam.

Mengganti popok bayi baru lahir juga membutuhkan kesabaran. Jangan tunggu si kecil menangis dan merasa tidak nyaman baru mengganti popoknya. Gunakan kain halus untuk mengelap sisa kotoran.

Ruam juga bisa disebabkan oleh gesekan kain dengan kulit bayi yang sensitif. Selain itu, ruam juga dapat menyebabkan infeksi jamur yang dapat menjadi kondisi lebih serius.

(Niken-Tabloid Nakita)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×