Covid-19

Pandemi yang tak kunjung berakhir bikin khawatir

Kamis, 22 April 2021 | 09:30 WIB   Reporter: Danielisa Putriadita
Pandemi yang tak kunjung berakhir bikin khawatir

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyebaran Covid-19 di dalam negeri masih terus terjadi. Bahkan, kasus harian Covid-19 tidak kunjung turun dan masih di atas 5.000 orang. 

Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengatakan, pandemi yang tidak kunjung selesai hingga saat ini memang masih membuat dirinya khawatir. Begitupun dia melihat sebagian besar masyarakat masih khawatir mengenai penyebaran Covid-19. 

Namun, tidak dipungkiri aktivitas masyarakat di bidang informal kini mulai kembali berjalan walaupun belum 100% kembali normal seperti sebelum pandemi datang.  David menilai penanganan Covid-19 di dalam negeri saat ini sudah baik. "Penanganan saat ini tidak berubah kita masih menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) berskala mikro," kata David, Rabu (21/4). 

Selain itu, penanganan dalam negeri juga terus dipupuk dengan adanya distribusi vaksin. Meski pasokan vaksin di dalam negeri sempat terbatas. Pemerintah akhirnya mampu mendapat pasokan vaksin dari produsen vaksin lainnya. 

Baca Juga: UPDATE Vaksinasi Covid-19, Rabu (21/4): Dosis 1= 11.269.213 dan Dosis 2= 6.322.003

"Perkembangan distribusi vaksin di Indonesia termasuk baik," kata David. Hanya saja, David mengingatkan segala lapisan masyarakat kini harus menyikapi kondisi ini dengan tetap waspada dan tetap menaati protokol kesehatan. 

"Di kota-kota besar untungnya bisa dibilang 98% warganya sudah memakai masker," kata David. 

Baca Juga: Meski sudah divaksin, Ini 5 tanda jika tetap terinfeksi virus corona

Melansir data Satgas Covid-19, hingga Rabu (21/4) ada tambahan 5.720 kasus baru yang terinfeksi corona di Indonesia. Sehingga total menjadi 1.620.569 kasus positif corona.

Sementara itu, jumlah yang sembuh dari kasus corona bertambah 7.314 orang sehingga menjadi sebanyak 1.475.456 orang. Sedangkan jumlah orang yang meninggal akibat virus corona di Indonesia bertambah 230 orang menjadi sebanyak 44.007 orang.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Selanjutnya: Di negara tetangga Indonesia ini, virus corona mengamuk

 

Editor: Wahyu T.Rahmawati
Terbaru