kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45985,97   -4,40   -0.44%
  • EMAS1.222.000 0,41%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Pandemi menyerang, ini vitamin-vitamin yang diperlukan tubuh


Kamis, 22 Juli 2021 / 10:10 WIB
Pandemi menyerang, ini vitamin-vitamin yang diperlukan tubuh
ILUSTRASI. Dalam kondisi pandemi seperti saat ini, tubuh kita memerlukan asupan vitamin agar tetap kuat dan sehat.


Sumber: Alomedika,Klikdokter | Editor: Anggi Miftasha

KONTAN.CO.ID - Dalam kondisi pandemi seperti saat ini, tubuh kita memerlukan asupan vitamin agar tetap kuat dan sehat. Ada berbagai macam vitamin yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Masing-masing, memiliki peran yang tak tergantikan.

Vitamin dapat berasal dari berbagai jenis makanan sehat, seperti sayuran dan buah-buahan. Selain itu, Anda dapat memperoleh vitamin melalui suplemen-suplemen makanan yang dijual di apotek dan supermarket.

Simak yuk, vitamin apa saja yang dibutuhkan tubuh saat pandemi ini!

Baca Juga: Suka Berjemur Saat PPKM? Perhatikan Hal-Hal Ini Sebelum Berjemur, Ya

Vitamin C

Vitamin C menjadi andalan di masa pandemi. Vitamin ini memiliki antioksidan yang dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh dan dapat mengurangi peradangan. Selain itu, dilansir dari Klikdokter.com, vitamin ini juga mampu memperbarui sel-sel di dalam tubuh, sehingga orang yang sakit akan cepat pulih.

Batas dosis yang dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin ini yaitu 250-1000 mg. Jika berlebihan, akan ada efek samping yang mungkin terjadi yakni gejala gangguan pencernaan, seperti mual dan diare.

Vitamin D

Dilansir Alomedika.com, angka mortalitas COVID-19 ditemukan lebih tinggi pada negara dengan defisiensi vitamin D tinggi, seperti Italia, Spanyol, dan Perancis. Artinya, vitamin D juga memiliki peran penting dalam mengatasi COVID-19.

Vitamin D diklaim berperan dalam modulasi sistem imun dengan menghambat pengeluaran sitokin proinflamasi dan meningkatkan sitokin yang bersifat antiinflamasi. Vitamin D juga mampu berinteraksi dengan protein angiotensin-converting-enzyme 2 (ACE2) sebagai reseptor masuknya virus SARS-CoV-2 sehingga mengurangi respons inflamasi terhadap infeksi SARS-CoV-2. Selain itu, vitamin D juga berperan dalam pencegahan dan terapi berbagai macam penyakit infeksi respiratorik, seperti asma, tuberkulosis paru, dan influenza.

Batas dosis yang dianjurkan untuk mengonsumsi vitamin D adalah 15 mg per hari.

Baca Juga: Bahaya Konsumsi Dosis Vitamin D Berlebih

Vitamin E

Selain bagus untuk kulit, vitamin E dapat membantu dalam melindungi sel-sel tubuh dari kerusakan dan meningkatkan imunitas. Vitamin E adalah senyawa yang larut dalam lemak dan merupakan antioksidan potensial yang penting untuk menjaga daya tahan tubuh. Efek imunostimulan dalam vitamin ini dapat memberikan peningkatan resistensi terhadap infeksi.

Vitamin B Kompleks

Vitamin B Kompleks di antaranya vitamin B6 dan vitamin B12 sangat berperan untuk membuat kondisi tubuh tetap prima. Vitamin B6 dapat membantu tubuh untuk memproduksi sel T sehingga infeksi dari penyakit dapat dibersihkan.

Zync

Dilansir dari Klikdokter.com, zync merupakan mineral yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Kekurangan zync dapat menyebabkan terganggunya sistem kekebalan tubuh. Akibatnya, risiko infeksi dan pneumonia bisa meningkat.

Anjuran batas dosis zync adalah 40 mg. Jangan sampai berlebihan karena dapat mengganggu fungsi penyerapannya dan meningkatkan risiko infeksi di dalam tubuh.

Selanjutnya: Cari Obat Covid-19? Cek Stoknya di Apotek Lewat Farmaplus

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Financial Analysis Training for First-Time Sales Supervisor/Manager 1-day Program

[X]
×