kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.799.000   25.000   0,90%
  • USD/IDR 17.900   47,00   0,26%
  • IDX 6.127   -2,81   -0,05%
  • KOMPAS100 807   -1,47   -0,18%
  • LQ45 611   -9,23   -1,49%
  • ISSI 216   0,35   0,16%
  • IDX30 348   -6,56   -1,85%
  • IDXHIDIV20 426   -11,92   -2,72%
  • IDX80 93   -0,89   -0,95%
  • IDXV30 118   -2,46   -2,04%
  • IDXQ30 112   -2,96   -2,59%

Paling ampuh obati asam lambung yang kumat, ini 3 obat herbal yang bisa dilirik


Senin, 20 September 2021 / 04:30 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Saat asam lambung naik, tentu hal ini akan menyebabkan rasa nyeri bagi para penderitanya. Asam lambung kerap disebut juga GERD. Yakni singkatan dari gastroesophageal reflux disease. 

Ini merupakan gejala asam lambung yang sering naik. Biasanya gejalanya disertai batuk dan nyeri dada. GERD bisa diobati dengan obat yang dijual bebas di apotik untuk mengatasi asam lambung, seperti antasida. 

Selain itu, penderitanya harus mengubah gaya hidup serta pola makan. Pada beberapa kasus parah, pasien membutuhkan resep obat tambahan agar asam lambung tidak melukai esofagus. Tidak hanya itu, banyak herbal yang bisa meredakan gejala GERD. 

Dilansir dari Medical News Today, berikut adalah obat herbal GERD paling ampuh. 

Baca Juga: 11 Manfaat jahe untuk kesehatan, bisa bantu redakan nyeri haid

Jahe 

Pada penelitian yang dipublikasikan di NCBI, jahe mampu mengurangi gejala GERD. Jahe juga dinilai aman untuk dikonsumsi. Penelitian menunjukkan bahwa jahe menimbulkan efek samping jika dikonsumsi lebih dari 5 gram per hari. 

Namun, dokter tidak menyarankan obat ini dikonsumsi oleh orang dengan gangguan darah. Hal ini disebabkan karena jahe memiliki efek mengencerkan darah. Orang yang hendak melakukan operasi, baik operasi kecil, maupun operasi besar direkomendasikan untuk berhenti mengonsumsi jahe. 

Baca Juga: Efektif menurunkan berat badan, ini manfaat terong untuk kesehatan




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×