kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.940.000   20.000   0,68%
  • USD/IDR 16.808   -72,00   -0,43%
  • IDX 8.032   96,61   1,22%
  • KOMPAS100 1.132   15,02   1,34%
  • LQ45 821   5,36   0,66%
  • ISSI 284   5,77   2,08%
  • IDX30 427   0,41   0,10%
  • IDXHIDIV20 513   -1,95   -0,38%
  • IDX80 127   1,53   1,22%
  • IDXV30 139   0,46   0,33%
  • IDXQ30 139   -0,29   -0,21%

Olahraga teratur bisa mencegah tujuh jenis kanker


Jumat, 17 Januari 2020 / 03:05 WIB
Olahraga teratur bisa mencegah tujuh jenis kanker


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - Selain menyegarkan tubuh, olahraga secara teratur bisa menghindarkan Anda dari tujuh jenis kanker.

Sudah bukan rahasia lagi bila seseorang yang olahraga dengan teratur bisa menurunkan risiko penyakit kanker. Namun, penelitian baru yang dilakukan oleh para ahli menunjukkan hal mengejutkan.

Baca Juga: Asyik! Ilmuwan berhasil ciptakan detektor norovirus yang murah

Bila seseorang melakukan olahraga sekitar 2,5 jam sampai 5 jam per minggu bisa menurunkan risiko terkena tujuh jenis kanker.

Berdasarkan hasil penelitian, tujuh jenis penyakit kanker yang dimaksud adalah kanker usus besar, payudara, endometrium, ginjal, multiple myeloma, hati, dan limfoma non-Hodgkin.

Sekedar info, penelitian tersebut dilakukan oleh para ahli dari American Cancer Society, National Cancer Institute, dan Harvard T.H. Sekolah Kesehatan Masyarakat Chan.

Mereka mempublikasikan hasil penelitian ini di dalam Journal of Clinical Oncology pada 26 Desember 2019 lalu.

"Hasil penelitian ini memberikan bukti kuat tentang aktivitas fisik yang mampu mencegah tujuh jenis kanker," kata Alpa Patel, Direktur Ilmiah Senior Penelitian Epidemologi, American Cancer Society.

Asal tahu saja, selama proses penelitian berlangsung para peneliti mempelajari sembilan penelitian prospektif yang melibatkan lebih dari 750.000 partisipan.

Baca Juga: Ingin hamil? Desember waktu terbaik

Para partisipan penelitian adalah orang dewasa dengan usia rata-rata 62 tahun. Para peneliti meminta para partisipan untuk menjawab beberapa pertanyaan salah satunya adalah berapa banyak aktivitas fisik yang dilakukan.

Aktivitas fisik yang dimaksud dalam penelitian ini adalah berolahraga atau jalan cepat.  

Sumber : American Cancer Society

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Supply Chain Management on Practical Sales Forecasting (SCMPSF)

[X]
×