Kesehatan Umum

Obat herbal yang ampuh meredakan rematik Anda

Rabu, 22 Juli 2020 | 17:53 WIB Sumber: Kompas.com
Obat herbal yang ampuh meredakan rematik Anda

ILUSTRASI. Ilustrasi. Lada hitam, salah satu obat herbal yang ampuh meredakan rematik.

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Rematik merupakan penyakit yang umum diderita masyarakat. Alih-alih mengonsumsi obat dari dokter, Anda bisa minum obat herbal untuk meredakan rematik. 

Tidak sedikit masyarakat yang mengeluhkan penyakit rematik. Tidak heran, rematik merupakan salah satu penyakit yang umum diderita masyarakat.  

Sekedar info, rematik merupakan penyakit yang diakibatkan otot atau persendian mengalami peradangan dan pembengkakan. Rematik bisa menyerang bagian sendi di bagian tubuh mana pun.

Baca Juga: Sering merasa nyeri? Ini gejala rematik yang wajib Anda ketahui

Biasanya, rematik bisa diredakan dengan mengonsumsi obat pereda nyeri yang dijual secara bebas hingga obat anti-inflamasi non steroid (NSAID) untuk menghilangkan rasa nyeri pada sendi. 

Alih-alih terus mengonsumsi obat kimia, penderita bisa mengonsumsi obat herbal untuk meredakan rematik.

Ada beberapa obat herbal yang dipercaya ampuh meredakan rematik. Anda penasaran apa saja? Berikut obat herbal yang ampuh meredakan rematik.  

Kunyit 

Selain di India, kunyit juga jadi salah satu rempah dan bumbu masak favorit di Indonesia. Kemampuan kunyit dalam menyedapkan makanan, ternyata selaras dengan kehebatannya dalam mengobati rematik.

Kunyit mengandung curcumin yang terbukti mampu mengurangi peradangan dalam tubuh sehingga nyeri sendi akibat rematik bisa diobati. 

Bawang putih 

Bagi kebanyakan orang Indonesia, tidak afdol rasanya kalau memasak tanpa bawang putih. “Saudara” dari bawang merah ini ternyata bisa juga menjadi obat rematik alami. 

Bawang putih diketahui mengandung diallyl disulfide, yaitu senyawa antiinflamasi yang membatasi efek sitokin proinflamasi, sehingga nyeri sendi akibat rematik bisa mereda. 

Itulah sebabnya, bawang putih dipercaya bisa melawan peradangan sendi dan mencegah kerusakan tulang rawan akibat radang sendi.

Jahe 

Tidak hanya di Korea Selatan, jahe juga menjadi rempah yang sangat diminati orang Indonesia. Kemampuannya untuk menghangatkan badan menjadi nilai plus tersendiri di mata warga lokal. 

Ternyata jahe juga bisa menjadi obat rematik alami karena bersifat antiinflamasi. Dunia medis pun mengakui kehebatan jahe sebagai obat rematik alami. 

Zat kimia gingerol dan shogaol yang dikandung jahe juga bisa mengobati rematik, karena sifat antiinflamasi yang dimilikinya. 

Kayu manis 

Di Dunia Barat, kayu manis dikenal sebagai “pemanis” kue yang cukup digemari. Sementara itu di dunia medis, kayu manis sangatlah populer dengan sifat antiinflamasi. 

Itulah sebabnya, kayu manis bisa menjadi obat rematik alami. Terkadang, rematik juga bisa membuat sendi membengkak. 

Kayu manis pun dipercaya bisa meredakan pembengkakan itu. Campurkan saja kayu manis ke dalam teh atau kopi, supaya manfaatnya terasa. Mudah, kan? 

Cabai rawit 

Cabai rawit ataupun cabai pedas lainnya telah digunakan sebagai obat alami sejak zaman dahulu. Sebab, setiap cabai mengandung senyawa alami bernama capsaicinoids, yang membuatnya masuk dalam daftar obat rematik alami. 

Selain itu, cabai juga sering dijadikan obat alami untuk masalah pencernaan. Kecil-kecil cabai rawit, walau kecil tapi bisa mengusir penyakit. 

Lada hitam 

Kini ada lada hitam, rempah yang tidak sepedas cabai tapi tergolong dalam obat rematik alami. Bumbu dapur yang dikenal sebagai rajanya rempah-rempahan ini memiliki sifat antiinflamasi, antioksidan, dan antibakteri. 

Penelitian membuktikan komponen kimia lada hitam seperti piperine, sangatlah efektif untuk mengobati peradangan akut. 

Cengkeh 

Sakit perut, mual, radang mulut dan tenggorokan, hingga rematik adalah segelintir penyakit yang ternyata bisa diobati dengan cengkeh. Rempah-rempahan yang sering dijadikan tambahan dalam minuman teh ini ternyata bersifat antiinflamasi juga. 

Bahan alami lain yang juga bisa menjadi obat rematik Selain rempah-rempah yang mudah dijumpai di pasar tersebut, masih ada saffron dan daun timi alias thyme. 

Namun, Anda mungkin membutuhkan usaha lebih besar untuk mendapatkannya. Sebab, baik saffron maupun daun timi, tidak bisa didapatkan dari pasar tradisional. 

- Saffron 

Dalam jurnal berjudul Saffron: The Golden Spice with Therapeutic Properties on Digestive Diseases, saffron dipercaya untuk mengobati beberapa penyakit, di antaranya rheumatoid arthritis. 

Sama seperti rempah-rempah di atas, saffron juga memiliki sifat antiinflamasi yang membuatnya dapat menjadi obat rematik alami, karena mengandung crocin dan crocetin. 
 
- Timi 

Timi atau thyme adalah tumbuhan yang paling sering digunakan untuk mengobati pasien rheumatoid arthritis. Timi memiliki sifat antimikroba dan antiinflamasi, yang bisa memberikan manfaat terapeutik pada penderita rematik. 

Gaya hidup sehat untuk mencegah rematik kambuh 

Setelah memahami tentang berbagai obat rematik alami di atas, ada baiknya Anda juga mengetahui pola gaya hidup yang sehat untuk meredakan gejala nyeri sendi yang dirasakan penderita rematik. 

Apalah artinya obat rematik alami di atas, jika gaya hidup Anda masih tidak sehat? Maka dari itu, mari kenali pola gaya hidup yang dianjurkan untuk penderita rematik ini. 

- Berolahraga 

Jangan pernah bosan mendengar saran untuk berolahraga. Aktivitas ini bisa meredakan nyeri dan kekakuan yang dirasakan sendi Anda. 

- Mengonsumsi makanan sehat 

Penuhi pola makan dengan menu sehat, seperti makanan rendah kalori, buah, hingga sayuran. Pola makan yang sehat bisa meredakan nyeri sendi yang dirasa oleh penderita rematik. 

- Mengonsumsi vitamin C 

Banyak studi yang telah membuktikan efektivitas vitamin C dalam mengontrol peradangan di dalam tubuh. Itu artinya, vitamin C bisa meredakan peradangan sendi akibat rematik. 

- Menjaga berat badan tetap ideal 

Kelebihan berat badan sedikit saja sudah bisa memperparah nyeri sendi akibat rematik. Berkonsultasilah dengan dokter untuk mengetahui berat badan ideal Anda, dan fokuslah berolahraga serta menjaga pola makan untuk mencapai berat badan ideal. 

- Menghindari alkohol 

Jangan pernah sekali-kali menggunakan alkohol untuk melupakan rasa nyeri akibat rematik. Hal ini hanya akan menambah masalah dan menumpukkan kalori dalam pola makan. 

- Menghindari stres 

Menghindari stres juga sangat dianjurkan. Untuk mengatasinya, liburan bersama teman atau keluarga bisa menjadi pilihan. Aktivitas yoga hingga meditasi juga dianjurkan.

Dengan melakukan hal tersebut Anda bisa terhindar dari penyakit rematik. (Resa Eka Ayu Sartika)

Baca Juga: Ini loh beda penyakit rematik dan asam urat yang wajib Anda ketahui

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "7 Bumbu Dapur yang Bisa Jadi Obat Rematik Alami"

Editor: Tri Sulistiowati


Terbaru