Obat & Cara Mengatasi Batuk Berkepanjangan Usai Sembuh Covid-19

Jumat, 15 Juli 2022 | 08:13 WIB Sumber: Kompas.com
Obat & Cara Mengatasi Batuk Berkepanjangan Usai Sembuh Covid-19

ILUSTRASI. Obat & Cara Mengatasi Batuk Berkepanjangan Usai Sembuh Covid-19

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Simak obat dan cara mengatasi batuk berkepanjangan setelah sembuh dari Covid-19. Meski sudah sembuh dari Covid-19, banyak yang masiih mengalami batuk-batuk.

Batuk adalah salah satu gejala utama positif Covid-19. Batuk biasanya bisa sembuh dalam waktu sekitar seminggu. Namun, batuk pasca Covid-19, bisa berlangsung hingga berminggu-minggu bahkan bulanan.

Batuk yang tak kunjung sembuh setelah terinfeksi Covid-19 mungkin saja terjadi sebagai bagian dari gejala long covid. Namun, Anda tak perlu khawatir. Ada obat batuk dan cara lain mengatasi batuk yang tak kunjung sembuh pasca Covid-19.

Menurut Amesh Adalja, MD, dari John Hopkins, infeksi virus termasuk Covid-19 membuat orang alami batuk kronis hingga 2-4 minggu. Ini adalah kondisi yang umum.

Penyebab batuk berkepanjangan usai Covid-19

Batuk berkepanjangan usai Covid-19 disebabkan karena peradangan yang ada pada selaput lendir di saluran udara ketika seseorang positif Covid-19. Peradangan itu membutuhkan waktu yang cukup lama untuk pulih meskipun sudah negatif Covid-19.

"Covid-19 dapat membakar selaput lendir saluran udara, mulai dari tenggorokan hingga turun ke saluran bronkial," kata William Schaffner, MD, spesialis penyakit menular dan profesor di Vanderbilt University School of Medicine dikutip dari Health.

Baca Juga: Warning! Angka Positivity Rate Mingguan Covid-19 di Indonesia Melewati Standar WHO

Peradangan itu mungkin memakan waktu cukup lama untuk sembuh pada beberapa pasien Bahkan setelah seseorang sembuh dari virus, peradangan yang belum pulih sempurna kemungkinan besar yang memicu refleks batuk.

Apakah batuk berkepanjangan bisa tularkan Covid-19?

Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), penderita Covid-19 ringan-sedang masih dapat menularkan virus SARS-CoV-2 hingga 10 hari setelah dinyatakan positif. Penularan mungkin semakin cepat apabila kondisi pasien masih mengalami batuk.

Sementara, pasien Covid-19 dengan gejala kronis disertai batuk-batuk, dapat menulari orang lain hingga hari ke-20.

Cara mengatasi batuk usai Covid-19

Batuk berkepanjangan setelah positif Covid-19 memang mengganggu aktivitas sebagian besar orang. Meski demikian, batuk terus menerus setelah positif Covid-19 tidak selalu buruk. Batuk dapat menjadi cara bagi tubuh membersihkan saluran pernapasan dari sel-sel mati dan lendir ekstra.

Lalu bagaimana cara mengatasi batuk setelah Covid-19

1. Konsumsi obat-obatan

Cara pertama mengatasi batuk setelah Covi-19 adalah minum obat batuk. Menurut Amesh Adalja, batuk berkepanjangan akibat Covid-19, dapat dikendalikan dengan meminum obat-obatan yang dijual bebas di apotek.

Kendati begitu, Anda tetap diwajibkan mengikuti anjuran yang tertera pada kemasan obat. Sebaiknya Anda tetap berkonsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum memutuskan konsumsi obat.

2. Tetap terhidrasi

Cara kedua mengatasi batuk setelah Covi-19 adalah tetap terhidrasi. Selain obat-obatan, Anda bisa mengatasi batuk dengan menjaga asupan cairan dalam tubuh.

Ketika Anda terhidrasi, tubuh otomatis dapat membersihkan segala hal yang ada di saluran pernapasan sehingga mempercepat pemulihan.

Selain itu, menurut dr. Schaffner, Anda disarankan untuk tidak menahan batuk tersebut. Apabila Anda mengalami batuk berkepanjangan akibat Covid-19 dan semakin parah atau tak kunjung hilang setelah 1 bulan, Anda wajib segera ke dokter atau layanan kesehatan terdekat.

Itulah obat batuk dan cara mengatasi batuk berkepanjangan setelah Covid-19. Ingat, jika batuk tak kunjung sembuh, segera hubungi layanan kesehatan terdekat.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Batuk Berkepanjangan Usai Positif Covid-19? Begini Cara Mengatasinya",


Penulis : Elizabeth Ayudya Ratna Rininta
Editor : Resa Eka Ayu Sartika

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto

Terbaru