Produk dan Layanan

Multivitamin bikin usia produktif selalu aktif

Rabu, 26 Oktober 2016 | 15:34 WIB   Reporter: Adi Wikanto
Multivitamin bikin usia produktif selalu aktif


Jakarta. Gaya hidup sehat menjadi keinginan setiap orang. Namun, hal itu sulit tercapai akibat kepadatan aktivitas di kantor. Apalagi, jika hidup di kota besar, seperti Jakarta, kemacetan semakin menggerus keinginan hidup sehat.

Tak heran, jumlah orang sakit di Indonesia semakin banyak. Mengutip data Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, jumlah kunjungan rawat jalan tingkat pertama (RJTP) sepanjang tahun 2015 sebanyak 100.617.378 kunjungan. Lalu, jumlah kunjungan rawat jalan tingkat lanjutan (RJTL) pada periode mencapai 39.813.424 kunjungan.

Jumlah orang sakit tersebut melesat dibandingkan tahun 2014. BPJS Kesehatan mencatat ada 61,7 juta kunjungan RJTP dan 21,3 juta RJTL sepanjang tahun 2014.

Tabel Perkembangan Pasien BPJS Kesehatan Tahun 2015

Sumber: BPJS Kesehatan

Ratna Diwati, dokter di Klinik Mitra Ibu, Purwokerto, Jawa Tengah, menegaskan, ada banyak penyebab orang mudah terkena penyakit. Aktivitas yang tinggi seperti sibuk kerja, termasuk salah satu penyebabnya.

Apalagi, saat sibuk kerja, orang dewasa cenderung melupakan gaya hidup sehat. Tidur menjadi tak teratur, pola makan pun tak terjaga.

"Makan sering telat dan makanan ala kadarnya, junk food, menjadikan asupan vitamin tubuh kurang, sehingga daya imun tubuh gampang melemah dan orang pun mudah sakit," kata Ratna.

Tak hanya itu, kondisi tersebut juga mempercepat penuaan dini. Pasalnya, dengan aktivitas tinggi dan tekanan stres bakal mengganggu regenerasi sel.

Guna mencegah hal itu, Ratna menyarankan, orang dewasa yang punya aktivitas tinggi untuk konsumsi suplemen atau multivitamin. "Suplemen sangat penting guna memenuhi asupan gizi dan vitamin yang gagal dicukupi akibat pola makan tak sehat," jelas Ratna.

Tentu saja, pemilihan suplemen atau multivitamin harus disesuaikan kebutuhan. Misalnya, untuk pekerja yang aktif membutuhkan lebih banyak kalsium agar tulang tidak cepat keropos.

Orang dewasa perlu mendapatkan 1.000 miligram kalsium dalam sehari. Kebutuhan kalsium akan naik menjadi 1.200, bagi wanita yang lebih dari 50 tahun dan pria yang lebih dari 70 tahun.

Orang dewasa juga perlu tambahan vitamin D. Fungsinya, untuk menyerap secara tepat kalsium di dalam tubuh. "Vitamin D juga dibutuhkan bagi orang dewasa pasca operasi, guna mempercepat penyembuhan," jelas Ratna.

Untuk mencegah penuaan dini, lebih banyaklah konsumsi vitamin C. vitamin C akan melindungi kulit dari radikal bebas, sehingga mengurangi munculnya keriput.

Selain itu, seorang wanita di usia tiga puluhan memiliki kekebalan yang lebih lemah. Vitamin C meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan membuat wanita lebih kuat dan sehat.

Wanita usia 30 tahun ke atas juga perlu konsumsi vitamin E demi meningkatkan metabolisme tubuh. Mengingat pada usia tersebut, metabolisme pada wanita mulai berkurang.

Michael Reo, Medical Manager Darya-Varia, menjelaskan, karyawan dengan aktivitas tinggi membutuhkan asupan energi yang berbeda dibandingkan orang biasa. Pemenuhan asupan energi akan mendukung terciptanya kinerja yang berkelanjutan dan optimal.

Oleh karena itu, memenuhi kebutuhan itu, belum lama ini Darya-Varia mengeluarkan multivitamin baru, Enervon Active. Produk ini diklaim punya kandungan multivitamin dan mineral yang mendukung tubuh tidak cepat lelah meski seharian sibuk beraktivitas. "Ini agar tubuh tak mudah lelah," ujar Firman Dwi Rachman, Brand Manager Enervon Active dalam keterangan tertulis.

Darya-Varia juga menawarkan multivitamin lain bagi kaum hawa, yakni Natur-E 300 IU. Ini untuk menjawab ketakutan penuaan dini yang banyak dialami wanita usia 30 tahun ke atas.

Natur-E 300 UI diklaim bisa menghindarkan kulit dari paparan radikal bebas. Multivitamin yang berbentuk soft capsule dan body lotion ini mengandung ekstrak pink pomelo (jeruk Bali) untuk membantu warna kulit tetap cerah dan merata, vitamin E dalam bentuk E-beads, sehingga butirannya mampu meresap sempurna ke dalam kulit serta tabir surya, pelindung kulit dari efek buruk sinar matahari.

Editor: Adi Wikanto


Terbaru