kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.954.000   50.000   1,72%
  • USD/IDR 16.853   10,00   0,06%
  • IDX 8.212   -53,08   -0,64%
  • KOMPAS100 1.158   -9,98   -0,85%
  • LQ45 830   -9,73   -1,16%
  • ISSI 295   -1,25   -0,42%
  • IDX30 432   -3,95   -0,91%
  • IDXHIDIV20 516   -4,82   -0,92%
  • IDX80 129   -1,21   -0,93%
  • IDXV30 142   -0,67   -0,47%
  • IDXQ30 139   -1,75   -1,24%

Momentum Hari Diabetes Nasional, Siloam Hospitals Sriwijaya Edukasi Fakta Terkini


Rabu, 20 April 2022 / 15:53 WIB
Momentum Hari Diabetes Nasional, Siloam Hospitals Sriwijaya Edukasi Fakta Terkini
ILUSTRASI. Buah untuk diabetes


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Penyakit Diabetes merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan tingginya kadar gula (glukosa) di dalam darah manusia. Jika dibiarkan tidak diperiksa, diabetes dapat menyebabkan komplikasi serius dan dapat menyebabkan risiko kematian lebih cepat dari seharusnya.

Dokter Spesialis Penyakit Dalam dari Siloam Hospitals Sriwijaya, dr. Ketherine Sp.PD., mengatakan, diabetes adalah salah satu dari 8 penyakit utama yang mengakibatkan kematian pada orang dewasa. Menderita diabetes memperbesar kemungkinan dua kali lebih besar terkena serangan jantung.

"Pada usia dewasa, yaitu di antara usia 30 hingga 40 tahun, kami sarankan agar memulai kebiasaan deteksi dini guna mengetahui ada atau tidaknya faktor penyebab timbulnya diabetes," kata dia, pada acara edukasi bincang sehat, melalui live Instagram, Selasa (19/4/2022). Acara digelar dalam rangka memperingati Hari Diabetes Nasional di setiap tanggal 18 April.

Baca Juga: Benarkah Makanan dan Minuman Manis Bisa Meningkatkan Risiko Diabetes?

dr. Ketherine menjelaskan, diabetes adalah penyebab utama kebutaan, gagal ginjal, amputasi tungkai bawah, dan beberapa akibat jangka panjang yang membuat mutu hidup menjadi lebih rendah.

Dia menambahkan, rumor yang menyatakan penderita diabetes harus melakukan diet khusus adalah informasi yang cukup menyesatkan

"Faktanya adalah diet khusus atau diet makanan sehat bermanfaat bagi siapapun, termasuk orang dengan diabetes. Pola makanan sehat harus mengandung biji-bijian, sayuran dan buah, menghindari lemak trans, dan membatasi lemak larus dan karbohidrat olahan, terutama gula," ujar dr. Ketherine, yang kesehariannya berpraktik tetap di Rumah Sakit yang berlokasi di Jalan POM IX Pakjo, Kota Palembang ini.

Adapun seputar mitos yang menyatakan makanan ramah diabetes dan bebas gula baik bagi penderita diabetes kembali diluruskan dengan memulai membaca dengan teliti label komposisi makanan.  "Ingat, kata-kata ‘natural’ atau ‘asli alami’ tidak selalu bersifat aman," tambahnya.




TERBARU
Kontan Academy
Intensive Sales Coaching: Lead Better, Sell More! [Intensive Workshop] Excel for Business Reporting

[X]
×