kontan.co.id
| : WIB | INDIKATOR |

Mitos atau fakta, mengurangi konsumsi nasi bikin perut rata


Senin, 15 Oktober 2018 / 09:51 WIB

Mitos atau fakta, mengurangi konsumsi nasi bikin perut rata
ILUSTRASI. Menu makanan nasi uduk


Berita Terkait

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Orang Asia memang sudah terbiasa mengonsumsi nasi sebagai makanan pokok.

Bisa dibilang, belum makan kalau belum menyentuh nasi.


Tapi tahukah kamu, mengurangi nasi dan makanan manis lainnya bisa memberi dampak positif bagi kesehatan tubuh.

Keuntungan bila tak mengonsumsi nasi bagi kesehatan tubuh seperti dilansir Grid.ID dari Step to Health.

1. Pembakaran Lemak

Mengurangi asupan karbohidrat padat energi tandanya menekan jumlah kalori yang dikonsumsi sehari-hari.

Sehingga tubuh akan membakar lemak sebagai sumber cadangan energi.

Jika ingin lemak dibakar secara cepat, sebaiknya berolahraga terlebih dahulu sebelum sarapan.

Karena tubuh akan membakar lemak cadangan energi dan bukan makanan yang kita makan.

2. Tidak Mudah Lapar

Ternyata bukan kalori yang membuat kita merasa kenyang, namun nutrisi seperti serat, protein dan lemak sehat juga bisa membuat kita merasa kenyang.

3. Perut Lebih Cepat Rata

Dengan mengurangi asupan karbohidrat terlebih nasi, bisa membuat perut jadi rata hanya dengan mengonsumsi makanan tinggi serat.

Karena kekurangan serat membuat koloni bakteri tidak sehat di usus jadi lebih banyak, hal ini yang memicu perut menjadi kembung dan lebih besar dari yang sebenarnya.

4. Mengurangi Risiko Penyakit

Kelebihan karbohidrat dan makanan manis bisa membuat hormon insulin yang dihasilkan pankreas lebih banyak.

Dalam jangka waktu panjang bisa memicu resistensi insulin yang menyebabkan penyakit diabetes.

Wah, jadi nggak ada ruginya bukan bila mengurangi asupan karbohidrat. (Nailul Iffah)

Artikel ini telah tayang di Grid.id dengan judul Nggak Makan Nasi Bisa Bikin Perut Rata, Mitos Atau Fakta Yah?


Sumber : Grid
Editor: Yudho Winarto

Video Pilihan

Tag

Close [X]
×