Covid-19

Micro lockdown dinilai tepat mengatasi penularan Covid-19

Sabtu, 05 Juni 2021 | 09:10 WIB   Reporter: Akhmad Suryahadi
Micro lockdown dinilai tepat mengatasi penularan Covid-19

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Melonjaknya kasus penularan Covid-19 membuat sejumlah daerah di Jabodetabek menerapkan micro lockdown. Berbeda dengan lockdown biasa, micro lockdown merupakan pembatasan kegiatan yang diterapkan di level kampung, desa, RW, dan RT.

Direktur PT Panca Budi Idaman Tbk (PBID) Lukman Hakim menilai, penerapan lockdown secara mikro dinilai sudah cukup efektif dan terbukti bisa meredam penurunan kasus. Lockdown secara luas dia nilai akan berpengaruh pada sektor ekonomi.

Meski demikian, Lukman mengaku lingkungan tempat tinggalnya tidak berada di zona merah. Pun, lingkungan tempat tinggalnya menjalankan taat protokol kesehatan sesuai anjuran pemerintah untuk mencegah penularan Covid-19. “Prokes yang dilakukan di lingkungan saya antara lain menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak,” terang Lukman.

Meski lingkungannya tidak menerapkan micro lockdown, Lukman mengaku terdapat sejumlah pembatasan kegiatan khusunya pada malam hari. Mini market di tempat dia tinggal misalnya, jam operasionalnya dibatasi hanya sampai pukul 21.00 WIB.

Lukman juga mengaku tidak pernah berpergian ke daerah yang menerapkan micro lockdown. Tidak lupa, dirinya tetap menjalankan protokol kesehatan yang baik, menerapkan gaya hidup sehat, olahraga rutin, dan beristirahat yang cukup. 

Baca Juga: UPDATE Corona Indonesia, Jumat (4/6): Tambah 6.486 kasus, tetap pakai masker

Melansir data Satgas Covid-19, hingga Jumat (4/6) ada tambahan 6.486 kasus baru yang terinfeksi corona di Indonesia. Sehingga total menjadi 1.837.126 kasus positif Corona.

Sementara itu, jumlah yang sembuh dari kasus Corona bertambah 5.950 orang sehingga menjadi sebanyak 1.697.543 orang. Sedangkan jumlah orang yang meninggal akibat virus Corona di Indonesia bertambah 201 orang menjadi sebanyak 51.296 orang.

#satgascovid19 #ingatpesanibu #pakaimasker #jagajarak #jagajarakhindarikerumunan #cucitangan #cucitanganpakaisabun

Baca Juga: UPDATE Vaksinasi Covid-19, lebih dari 11 juta orang telah menerima 2 dosis vaksin

Editor: Wahyu T.Rahmawati
Terbaru