CLOSE [X]

Menurunkan Risiko Penyakit Jantung, Ini Manfaat Kunyit untuk Kesehatan

Kamis, 13 Januari 2022 | 12:27 WIB   Reporter: Tri Sulistiowati
Menurunkan Risiko Penyakit Jantung, Ini Manfaat Kunyit untuk Kesehatan

ILUSTRASI. Kunyit memberikan banyak manfaat untuk kesehatan, salah satunya menurunkan risiko penyakit jantung.


KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kunyit, rempah yang tenar dalam dunia pengobatan herbal sejak dahulu kala. Ini manfaat kunyit untuk kesehatan, salah satunya menurunkan risiko penyakit jantung. 

Siapa yang tak kenal kunyit? 

Baca Juga: Merontokkan Asam Urat, Ini Manfaat Bawang Putih untuk Kesehatan

Kunyit dikenal sebagai rempah-rempah yang kaya akan manfaat. Umumnya, kunyit dimanfaatkan sebagai bumbu masak kari dan lainnya. 

Namun, ada pula yang mengolah kunyit menjadi jamu yang lezat dan segar untuk diminum kapan saja. 

Fakta lainnya, kunyit juga banyak digunakan sebagai obat herbal untuk mengatasi beberapa penyakit. 

Mengutip dari Cleveland Clinic, khasiat kunyit terletak pada kurkumin. Asal tahu saja, kurkumin memiliki sifat antioksidan dan anti inflamasi. 

Melansir dari Medical News Today, berdasarkan data dari United State Departement of Agriculture (USDA), satu sendok makan bubuk kunyit mengandung: 

  • 29 kalori 
  • O,91 gram protein 
  • 0,31 gram lemak 
  • 6,31 gram karbohidrat 
  • 2,1 gram serat 
  • 0,3 gram gula

Manfaat kunyit 

Kunyit mengandung senyawa aktif dan antioksidan yang baik untuk tubuh. 

Berikut manfaat kunyit untuk kesehatan tubuh.

1. Mengurangi peradangan 

Kunyit baik dikonsumsi oleh penderita peradangan kronis. 

Hasil penelitian pada pasien dengan kolitis ulserativa, mereka yang mengonsumsi 2 gram kurkumin per hari bersama dengan resep obat, kondisinya merasa lebih baik dibandingkan dengan mereka yang minum obat saja. 

2. Meningkatkan memori 

Uji klinis lainnya membuktikan bahwa 90 miliram kurkumin yang diminum dua kali sehari selama 18 bulan bisa meningkatkan kinerja memori pada orang dewasa tanpa demensia. 

"Para peneliti berpikir bahwa pengurangan peradangan otak dan sifat antioksidan kurkumin menyebabkan penurunan neurokognisi, yang merupakan kemampuan untuk berpikir dan bernalar," kata Nicole Hopsecger RD, Ahli Diet. 

Kurkumin juga memiliki peran dalam mencegah perkembangan penyakit Alzheimer. Namun, masih dibutuhkan banyak penelitian untuk membuktikannya. 

3. Mengurangi rasa sakit 

Penelitian menunjukkan mengonsumsi ekstrak kunyit berpotensi mengurangi rasa sakit akibat osteoartritis. Penelitian lebih lanjt dibutuhkan untuk membuktikan hal ini. 

4. Melawan radikal bebas 

Kunyit memiliki sifat antioksidan. Sebuah penelitian menunjukkan kunyit bisa melindungi tubuh dari radikal bebas. 

Penelitian lainnya menunjukkan bahwa efek antioksidan kunyit juga bisa merangsang aksi antioksidan lainnya. 

5. Menurunkan risiko penyakit jantung 

Sebuah peneltian menunjukkan kunyit bisa membantu menurunkan risiko penyakit jantung. 

Penelitian lainnya dengan partisipan 121 orang yang menjalani oeprasi bypass arteri koroner. 

Beberapa hari sebelum dan sesudah operasi, kelompok yang mengonsumsi 4 gram kurkumin sehari mengalami penurunan risiko 65% mengalami serangan jantung di rumah sakit. 

Kunyit pun juga bermanfaat untuk menurunkan dan mengelola kolesterol. 

Penelitian menunjukkan bahwa kurkumin aman dan bisa melindungi tubuh dari risiko penyakit jantung melalui menurunkan kadar kolesterol. 

Penelitian lebih lanjut dibutuhkan untuk membuktikan keefektifan kunyit menurunkan kolesterol. 

6. Melawan depresi 

Penelitian menunjukkan bahwa kurkumin sama efektifnya dengan fluoxetine (Prozac) dalam mengurangi gejala depresi. 

Kurkumin dalam kunyit juga bisa meningkatkan kadar serotonin dan dopamin yang merupakan bahan kimia di otak untuk mengatur suasana hati dan fungsi tubuh lainnya. 

7. Mencegah kanker 

Kurkumin bisa mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan kanker. Sebuah penelitian yang berfokus kanker kolorektal, melihat pengurangan sekitar 40% dari jumlah lesi di usus besar pada laki-laki. 

Dosis konsumsi kunyit 

Biasanya dokter menyarankan untuk mengonsumsi sekitar 500 miligram dua kali sehari dengan makanan. 

Dosis yang tepat konsumsi kunyit tergantung dengan kondisi kesehatan tubuh Anda. 

"Aman untuk mengonsumsi sampai 8 gram per hari, tapi rekomen saya sekitar 500 mg - 1000 mg per hari untuk populasi umum," kata Hopsecger. 

Ada baiknya Anda mengonsumsi kunyuit dalam bentuk suplemen. Sebab, suplemen kunyit dibuat dari ekstrak kunyit yang mengandung antioksidan. 

Opsi lainnya, Anda bisa mengonsumsi kunyit dengan mencampurkannya ke dalam smoothie, susu, sup, dan makanan lainnya. 

Baca Juga: Tidak Perlu Konsumsi Obat! Ini Cara Mengatasi Asam Lambung Naik secara Alami

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Tri Sulistiowati

Terbaru