Mengenal Hidrokuinon & Efek Sampingnnya, Zat Penyebab Dr Richard Lee Ditahan

Rabu, 29 Desember 2021 | 06:28 WIB Sumber: Kompas.com
Mengenal Hidrokuinon & Efek Sampingnnya, Zat Penyebab Dr Richard Lee Ditahan

ILUSTRASI. ilustrasi. Mengenal Hidrokuinon & Efek Sampingnnya, Zat Penyebab Dr Richard Lee Ditahan

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Mari mengenal zat yang bernama hidrokuinon dan efek sampingnya. Hidrokuinon adalah zat yang menjadi pangkal masalah antara Dr Richrad Lee dengan Kartika Putri.

Seperti diketahui, Dr Richard Lee kembali ditahan kepolisian sebagai buntut dari kasus review produk kosmetik yang disebutnya berbahan hidrokuinon. Dr Richrad Lee dianggap telah mengakses barang bukti yang telah disita polisi yakni akun Instagram pribadinya. Media sosial tersebut memang telah diambil polisi sehingga tindakannya dianggap ilegal.

Sebelumnya, dr Richard Lee berseteru dengan Kartika Putri terkait krim kecantikan bermerek "Helwa". Dalam review yang diunggahnya, Dr Richrad Lee ini menyebut produk kecantikan itu melebihi ambang batas kandungan hidrokuinon sehingga memiliki efek samping yang membahayakan kesehatan.

Tak terima, Kartika Putri yang gencar mempromosikan produk tersebut di media sosial kemudian melaporkan Dr Richrad Lee ke polisi.

Baca Juga: Wajah Glowing! Begini Cara Memilih Masker yang Tepat

Hidrokuinon, kandungan kosmetik yang bermanfaat tapi

Dr Richrad Lee selama ini memang aktif membagikan edukasi soal produk kecantikan yang aman dan bermanfaat. Ia berbagi pengetahuan kepada followers-nya untuk membasmi produk kecantikan abal-abal yang sayangnya masih banyak digemari.

Salah satu kandungan produk kosmetik yang kerap dibahasnya adalah hidrokuinon. Hidrokuinon adalah bahan aktif yang memang sering dijadikan materi promosi untuk menonjolkan keampuhan produk kecantikan tertentu bagi para penggunanya.

Apa sebenarnya yang dimaksud dengan hidrokuinon? Bagaimana efek samping hidrokuinon bagi kesehatan?

Dermatologi yang berbasis di Yogyakarta, dr. Listya Paramita, Sp.KK, menyebut hidrokuinon adalah pedang bermata dua. Dikutip dari unggahannya, dijelaskan jika hidrokuinon banyak digunakan untuk mengatasi keluhan pigmentasi pada kulit.

Namun penggunaan hidrokuinon harus berdasarkan resep dan diawasi dokter karena termasuk dalam obat keras. Di Indonesia, hidrokuinon legal beredar sebagai obat keras dengan tanda logo lingkaran merah dengan huruf K. "Hidroquinon TIDAK BOLEH dicampurkan dalam skincare yang dijual BEBAS. Sekali lagi, OBAT KERAS," tulisnya.

Sayangnya, hidrokuinon banyak dipakai sebagai campuran produk kosmetik berbahaya dan ilegal. Menurutnya, banyak produk abal-abal tersebut terdiri dari kombinasi mematikan yakni hidrokuinon, merkuri dan steroid.

Peredaran krim kecantikan seperti ini sangat mudah dijumpai baik secara offline maupun online. Banyak yang mengaku sebagai krim racikan dokter atau janji manis lainnya yang mengecoh konsumen.

Di sisi lain, masyarakat juga tergoda membelinya karena hasilnya instan dan tidak paham bahaya kandungannya seperti hidrokuinon tersebut.

Efek samping hidrokuinon

Listya juga menguraikan berbagai efek samping dari produk atau krim kecantikan mengandung hidrokuinon jika menggunakannya tanpa panduan dokter. Efek samping hidrokuinon antara lain flek di wajah yang semakin pekat, kulit memerah, bulu halus di mana-mana, dan kulit yang mudah memerah ketika terpapar matahari.

Krim dengan kandungan hidrokuinon memang memberikan sensasi glowing secara instan dan menjawab berbagai masalah wajah. Padahal kulit akhirnya mengalami kerusakan dan harus menjalani perawatan yang tidak mudah dan murah untuk mengembalikan kondisinya. Seringkali, mengobati kulit yang rusak akibat penyalahgunaan hidrokuinon juga perlu waktu panjang.

Pakar kulit dan kelamin ini menambahkan, penggunaan hidrokuinon jangka panjang tanpa pengawasan dokter juga memicu okronosis. Gangguan kulit ini merupakan kondisi ketika kulit mengalami penggelapan warna yang ekstrem dan hiperpigmentasi.

Selain itu, kulit juga menjadi berwarna pekat abu-abu kecokelatan dan membiru, seperti tembaga. Kondisinya jauh lebih parah dibandingkan flek biasanya karena pigmennya telah mengendap di lapisan kulit bawah.

Listya mengatakan, okronosis sudah sangat sering dijumpai di masyarakat yang menjadi korban krim hidrokuinon. "Selalu dengan "kronologi" yang hampir sama. Sebelumnya ada riwayat pakai "krim pemutih" tertentu, dalam jangka waktu lama." jelasnya.

Faktanya, okronosis sangat sulit disembuhkan agar kulit bisa kembali normal. Umumnya, flek membiru itu hanya bisa dipudarkan namun tidak bisa hilang total.

Itulah pengertian dan efek samping hidrokuinon. Hati-hati memilih produk kosmetik agar tidak kecewa di kemudian hari.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Hidrokuinon, Kandungan Kosmetik yang Jadi Pangkal Kasus Dr Richard Lee",


Penulis : Sekar Langit Nariswari
Editor : Sekar Langit Nariswari

 

 

Selanjutnya: Kantongi Restu Pemegang Saham, Indosat Akan Melakukan Merger dengan 3 Indonesia

Editor: Adi Wikanto
Terbaru