HOME

Kopi bisa memicu tekanan darah tinggi, benarkah?

Rabu, 27 Mei 2020 | 13:13 WIB Sumber: Kompas.com
Kopi bisa memicu tekanan darah tinggi, benarkah?

ILUSTRASI. ilustrasi kesehatan, minuman dan makanan untuk kesehatan , kopi buji kopi kafe

KONTAN.CO.ID - Kopi merupakan salah satu minuman favorit sebagian masyakarat. Namun, benarkah konsumsi kopi bisa memicu tingginya tekanan darah? 

Kopi memang minuman favorit sejuta umat yang biasa dinikmati saat pagi hari atau nongkrong bersama teman. Ketika rasa kantuk melanda di tengah pekerjaan yang menumpuk, kopi juga bisa menjadi solusi. 

Sayangnya, kopi digadang-gadang sebagai salah satu pemicu tekanan darah tinggi dan penyakit jantung. Ya, kopi memang mengandung kafein yang merupakan salah satu stimulan.

Baca Juga: Kopi bisa memicu keinginan buang air besar, berikut penjelasannya

Stimulan merupakan zat yang meningkatkan aktivitas pada sistem saraf pusat sehingga kita merasa lebih sadar, fokus, dan waspada. Namun, peningkatan aktivitas ini juga bisa menyebabkan penyempitan pembuluh darah, yang mungkin meningkatkan tekanan darah dan mengubah suplai darah ke jantung. 

Lantas, apakah benar minum kopi dapat meningkatkan tekanan darah? 

Melansir laman Healthline, kopi memang dapat meningkatkan tekanan darah hingga tiga jam setelah dikonsumsi. Namun, jika kita meminumnya secara teratur, efek ini berkurang. 

Bagi orang-orang yang memiliki tekanan darah tinggi, penelitian saat ini menunjukkan bahwa konsumsi kopi setiap hari tidak memiliki dampak yang signifikan pada tekanan darah atau risiko penyakit jantung. Namun, konsumsi kafein berlebihan memang tidak diperbolehkan. 

Melansir laman SehatQ, minum kopi berlebihan bisa menyebabkan hal-hal berikut: 

  • Meningkatkan rasa cemas 
  • Insomnia 
  • Kerusakan otot 
  • Jantung berdetak cepat 
  • Kecanduan 
  • Sakit kepala 

Batas aman konsumsi kopi 

Berdasarkan riset yang diterbitkan dalam The American Journal of Clinical Nutrition, batas aman konsumsi kopi per hari adalah tidak lebih dari enam cangkir kopi. 

Konsumsi kopi yang berlebihan biasanya membuat seseorang merasakan gejala-gejala seperti migrain, insomnia, mudah marah, detak jantung yang cepat, tremor otot, dan sulit mengontrol rasa ingin buang air kecil. 

Baca Juga: Ini obat herbal yang ampuh sembuhkan batuk kering

Jika gejala di atas sudah terjadi, segera hentikan konsumsi kopi, pada hari itu. Saat dikonsumsi dalam batas wajar, kopi bisa membantu kita bekerja lebih optimal. 

Hal ini terjadi karena kafein dalam kopi akan mengurangi adenosin, yaitu senyawa alami tubuh yang membuat kita mengantuk. Kopi juga mengandung antioksidan yang berperan penting dalam menangkal radikal bebas, serta melawan penyakit yang menyerang tubuh. 

Minum kopi dalam jumlah yang wajar juga bisa menghidarkan Anda dari risiko penyakit parkinson, alzheimer, sindrom demensia, serta penyakit diabetes tipe 2. 

Selain itu, senyawa bioaktif dalam kopi juga membantu mengurangi stres oksidatif dan peradangan.(Ariska Puspita Anggraini) 

Baca Juga: Ini manfaat ampas kopi untuk kesehatan tubuh dan lingkungan

 

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Mitos atau Fakta, Kopi Bisa Picu Tekanan Darah Tinggi?", 

Editor: Tri Sulistiowati


Terbaru