CLOSE [X]

Kista Ovarium: Ciri-ciri, Gejala, dan Penyebab Kista Ovarium

Selasa, 19 Juli 2022 | 17:51 WIB   Penulis: Virdita Ratriani
Kista Ovarium: Ciri-ciri, Gejala, dan Penyebab Kista Ovarium

ILUSTRASI. Kista Ovarium.


KONTAN.CO.ID -Jakarta. Kista ovarium adalah kantung berisi cairan di ovarium atau di permukaannya. 

Dirangkum dari Mayo Clinics, sebenarnya, hampir setiap perempuan memiliki kista ovarium dalam hidupnya. Selain itu, kebanyakan kista ovarium tidak menunjukkan gejala dan tidak berbahaya. 

Mayoritas kista ovarium akan menghilang tanpa harus diobati dalam beberapa kali siklus menstruasi. 

Namun, kista ovarium terutama yang telah pecah dapat menyebabkan gejala yang serius. Untuk itu, lakukan pemeriksaan panggul secara teratur dan ketahui gejala kista ovarium yang dapat menandakan masalah kesehatan yang berpotensi serius.

Baca Juga: Kenapa Darah Haid Sedikit? Kenali 5 Penyebabnya

Gejala atau ciri-ciri kista ovarium 

Kista Ovarium

Kebanyakan kista tidak menimbulkan gejala dan hilang dengan sendirinya. Namun, jika berukuran besar, akan muncul sejumlah gejala kista ovarium. 

Nah, berikut gejala kista ovarium atau ciri-ciri kista ovarium:

  • Nyeri panggul
  • Rasa penuh atau berat di perut 
  • Kembung
  • Perut bengkak 

Dalam kondisi tertentu, terdapat gejala kista ovarium yang menyebabkan penderitanya harus segera ke dokter. 

Berikut beberapa gejala kista ovarium yang dapat menimbulkan risiko kesehatan lebih serius: 

  • Nyeri perut atau panggul yang tiba-tiba dan parah
  • Nyeri disertai demam atau muntah
  • Kulit dingin dan lembap
  • Pernapasan cepat
  • Pusing atau lemah 

Baca Juga: Waspadai Jika Telapak Kaki Sering Panas di Malam Hari

Penyebab kista ovarium

Kista Ovarium

Melansir Healthline, penyebab kista ovarium dapat dibedakan menjadi berbagai jenis, antara lain: 

  • Kista folikel, folikel yang mengalami pembengkakan akibat pecah atau menyusut setelah melepaskan sel telur.
  • Kista korpus luteum, terjadi ketika adanya cairan yang dapat berkembang ketika kantong tidak larut dan pembukaan folikel menutup. 
  • Kista dermoid, pertumbuhan seperti kantung pada ovarium yang dapat berisi rambut, lemak, dan jaringan lainnya. 
  • Cystadenoma, pertumbuhan non-kanker yang dapat berkembang di permukaan luar ovarium. 
  • Endometrioma, jaringan yang tumbuh di dalam rahim dan dapat berkembang di luar rahim hingga menempel pada ovarium.

Baca Juga: ​Apa Penyebab Sakit Punggung? Ini Penyebabnya mulai Hal Sepele hingga Penyakit Serius

Pencegahan kista ovarium 

Meskipun tidak ada cara untuk mencegah kista ovarium, pemeriksaan panggul rutin membantu memastikan bahwa perubahan dalam ovarium Anda didiagnosis sedini mungkin.

Selain itu, waspadai perubahan dalam siklus bulanan Anda, termasuk gejala menstruasi yang tidak biasa, terutama yang berlangsung lebih dari beberapa siklus.

Demikian penjelasan mengenai kista ovarium, ciri-ciri kista ovarium, gejala kista ovarium, dan penyebab kista ovarium.  

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Virdita Ratriani

Terbaru