kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.689.000   -24.000   -0,88%
  • USD/IDR 17.997   38,00   0,21%
  • IDX 5.876   -26,72   -0,45%
  • KOMPAS100 775   -8,01   -1,02%
  • LQ45 586   -3,53   -0,60%
  • ISSI 201   -0,74   -0,37%
  • IDX30 334   -1,60   -0,48%
  • IDXHIDIV20 413   -0,23   -0,05%
  • IDX80 88   -0,65   -0,73%
  • IDXV30 111   -0,09   -0,08%
  • IDXQ30 107   -0,08   -0,07%

Kesuburan pria berkurang karena kelamaan nonton TV


Selasa, 16 Agustus 2016 / 13:45 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

Jakarta. Bermalas-malasan sambil menonton serial televisi favorit jadi hobi banyak orang. Apalagi, jika hal itu dilakukan setelah pulang kerja atau akhir pekan. Namun, bagi para kaum Adam, pikir ulang lagi ya!

Seperti disarikan Kompas dari Daily Mail, sebuah penelitian dari Universitas Copenhagen menemukan hubungan erat atas durasi menonton TV dengan kesuburan pria. Penelitian menyimpulkan, menonton TV lebih dari lima jam sehari bisa mengurangi jumlah sperma sampai sepertiganya.

Para ahli dari Universitas Copenhagen meneliti 1.200 pria sehat untuk mengetahui kaitan antara gaya hidup kebanyakan duduk dengan kesuburan.

Hasilnya, pria yang kebanyakan nonton televisi memiliki jumlah sperma sekitar 37 juta permilimeter cairan, sedangkan pada yang jarang nonton TV jumlah spermanya mencapai 52 juta.

Selain itu, para pria yang senang bersantai di depan TV juga memiliki hormon testosteron lebih rendah. Padahal, hormon ini dibutuhkan tubuh untuk memproduksi sperma. 

Kabar baiknya, duduk di depan komputer tidak memberi efek yang sama. Hal ini kemungkinan karena mereka yang hobi menonton TV juga punya kebiasaan jarang olahraga atau makan tidak sehat. 

(Lusia Kus Anna)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Langganan Business Insight Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×