kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45945,44   8,65   0.92%
  • EMAS1.116.000 0,54%
  • RD.SAHAM 0.05%
  • RD.CAMPURAN 0.03%
  • RD.PENDAPATAN TETAP 0.00%

Kenali Kandungan Sianida pada Biji Apel dan Cara Konsumsi Apel dengan Benar


Senin, 02 Oktober 2023 / 09:16 WIB
Kenali Kandungan Sianida pada Biji Apel dan Cara Konsumsi Apel dengan Benar
ILUSTRASI. Kenali Kandungan Sianida pada Biji Apel dan Cara Konsumsi Apel dengan Benar. dok/Britannica


Penulis: Bimo Kresnomurti

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kenali kandungan siandia pada biji apel beserta cara konsumsi buahnya dengan benar. Buah Apel tentu menjadi salah satu buah yang memliki biji yang mengandung Amigadlin pemicu munculnya sianida.

Sianida adalah senyawa beracun yang dapat dihasilkan dari senyawa amigdalin yang terdapat di dalam biji apel.

Sementara, amigdalin adalah glikosida sianogenik yang bisa ditemukan di dalam biji-bijian beberapa buah, termasuk apel. Ketika biji apel dihancurkan, dicerna, atau digiling, amigdalin dapat memecah menjadi glukosa, benzaldehida, dan sianida.

Makan beberapa biji apel aman. Namun, makan atau minum biji yang digiling atau dihancurkan dalam jumlah besar bisa berakibat fatal.

Baca Juga: 9 Pengobatan Rumahan Saat Keracunan Makanan, Penting Dicatat!

Apel merah

Melansir dari Medical News Today, penelitian tahun 2015 ungkap kandungan amygdalin dalam 1 gram biji apel berkisar antara 1–4 miligram (mg), tergantung jenis apelnya. Namun, jumlah sianida yang berasal dari bijinya jauh lebih rendah.

Dosis hidrogen sianida yang mematikan mungkin sekitar 50–300 mg. Biji apel berpotensi melepaskan 0,6 mg hidrogen sianida per gramnya. Ini berarti seseorang harus memakan 83–500 biji apel untuk mengalami keracunan sianida akut.

Dengan kata lain, mengonsumsi secangkir biji apel giling bisa berakibat fatal, atau setidaknya menyebabkan penyakit. Namun, memakan biji dalam satu buah apel tidak akan menimbulkan masalah.

Meski begitu, peneliti menyarankan untuk menghindari makan biji apel dan membuangnya sebelum membuat jus apel karena kandungan amigdalin yang tinggi.

Baca Juga: Banyak Khasiatnya, Ini 10 Makanan yang Mengandung Vitamin C Tinggi

Ilmuwan lain menegaskan bahwa kandungan amigdalin dalam biji apel bisa jadi tinggi dan memakan bijinya bisa menimbulkan kekhawatiran.

Menelan biji apel utuh kemungkinan besar tidak akan menimbulkan gejala apa pun. Lapisan biji melindunginya dari enzim pencernaan, dan biji dapat melewati sistem pencernaan tanpa kerusakan.

Penting untuk diingat bahwa biji apel tidak boleh dikonsumsi dalam jumlah besar atau diolah tanpa proses yang tepat untuk mengurangi potensi bahaya sianida.

Apabila Anda memiliki kekhawatiran tentang biji apel atau amigdalin, konsultasikan dengan ahli gizi atau dokter untuk informasi lebih lanjut dan nasihat yang sesuai.

Baca Juga: Gejala Radang Usus Buntu dan Daftar Makanan Penyebab Munculnya Usus Buntu

Cara konsumsi apel dengan benar

Berikut adalah beberapa tips untuk memastikan Anda dapat mengonsumsi apel dengan aman:

1. Cuci Apel dengan Baik

Cuci apel di bawah air mengalir dengan lembut. Gosok permukaan kulitnya dengan tangan atau sikat yang sesuai untuk membersihkan kotoran atau residu yang mungkin ada.
Kupas atau Tidak Kupas Kulit Apel:

Anda dapat memutuskan untuk mengupas kulit apel atau tidak, tergantung pada preferensi Anda. Kulit apel mengandung serat dan nutrisi tambahan, tetapi pastikan untuk mencucinya dengan baik jika Anda memutuskan untuk memakannya dengan kulit.

2. Potong dengan Bersih

Potong apel dengan pisau bersih sebelum memakannya. Hilangkan bagian apel yang terlihat rusak atau membusuk.

3. Hindari Biji Apel

Seperti pemaparan di atas, Anda bisa memisahkan biji apel atau seluruh biji apel karena mengandung senyawa amigdalin yang dapat menghasilkan sianida jika dihancurkan atau dicerna dalam jumlah besar.

4. Cegah Peningkatan Alergi

Jika Anda alergi terhadap apel atau memiliki intoleransi makanan terhadap buah apel, hindari mengonsumsi apel atau produk apel.

5. Pilih Apel yang Segar

Pilih apel yang segar dan berkualitas baik untuk dikonsumsi. Hindari apel yang sudah membusuk atau terlalu lunak.

6. Simpan dengan Baik

Simpan apel di tempat yang sejuk dan kering untuk mempertahankan kesegarannya. Jangan biarkan apel terlalu lama sebelum dimakan.

7. Konsumsi dengan Seimbang

Konsumsi apel sebagai bagian dari diet seimbang Anda. Tidak ada jumlah apel yang berlebihan yang direkomendasikan, tetapi sebaiknya disesuaikan dengan kebutuhan kalori harian dan jenis makanan lain yang Anda konsumsi.

Selain itu, Anda juga dapat memasak atau mengolah apel menjadi berbagai hidangan seperti jus, pai, saus, atau salad untuk variasi dan kreativitas dalam konsumsi apel.

Pastikan untuk memasukkan apel ke dalam diet seimbang Anda untuk mendapatkan manfaat nutrisi yang optimal. Apel mengandung serat, vitamin C, dan berbagai antioksidan yang baik untuk kesehatan tubuh.

Itulah informasi terkait kandungan sianida pada biji apel dan cara konsumsi buah apel dengan benar.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Negotiation For Everyone Supply Chain Management on Sales and Operations Planning (S&OP)

[X]
×