kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.675.000   11.000   0,41%
  • USD/IDR 17.842   -48,00   -0,27%
  • IDX 6.402   100,12   1,59%
  • KOMPAS100 829   5,89   0,72%
  • LQ45 632   5,12   0,82%
  • ISSI 223   5,51   2,54%
  • IDX30 354   2,79   0,80%
  • IDXHIDIV20 430   2,74   0,64%
  • IDX80 95   0,68   0,73%
  • IDXV30 119   1,18   1,00%
  • IDXQ30 112   0,79   0,71%

Kenali, berikut perbedaan gejala gula darah rendah dan gula darah tinggi


Senin, 06 September 2021 / 12:32 WIB
ILUSTRASI. Kenali, berikut perbedaan gejala gula darah rendah dan gula darah tinggi.


Sumber: Kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Untuk mendukung proses diagnosis yang tepat dan pemilihan pengobatan terbaik, maka Anda perlu mengenal perbedaan gejala gula darah rendah dan gula darah tinggi. 

Gula darah rendah (hipoglikemia) dan gula darah tinggi (hiperglikemia) adalah dua keadaan medis berbeda yang perlu Anda pahami. 

Gula darah rendah adalah kondisi ketika kadar gula darah puasa berada di bawah angka 70 miligram per desiliter (mg/dL) atau kurang. 

Sedangkan gula darah tinggi mengacu pada kondisi ketika kadar gula darah puasa mencapai angka di atas 130 mg/dL. 

Perubahan kadar gula darah, baik penurunan ataupun lonjakan, penting Anda waspadai, karena bisa menyebabkan gejala dan komplikasi serius.

Baca Juga: 5 Makanan sehat kaya vitamin D buat mendongkrak imunitas tubuh

Gejala gula darah rendah 

Melansir Healthline, pada tahap awal, gula darah tinggi sering kali tidak menunjukkan gejala yang jelas. Tapi pada umumnya, hiperglikemia dimulai dengan gejala berikut: 

  • Kelelahan 
  • Sakit kepala 
  • Sering buang air kecil 
  • Rasa haus yang meningkat 

Seiring waktu, gejala bisa berkembang menjadi mual dan muntah, sesak napas, dan koma.  Mengenali gejala gula darah tinggi dan mengobatinya sejak dini adalah kunci untuk menghindari komplikasi serius. 

Baca Juga: Suka makan mi instan pakai nasi? Ini efek buruknya, waspada




TERBARU

[X]
×