Kaya nutrisi, amankah penderita diabetes mengonsumsi madu?

Kamis, 28 Oktober 2021 | 15:11 WIB   Reporter: Tri Sulistiowati
Kaya nutrisi, amankah penderita diabetes mengonsumsi madu?

ILUSTRASI. Madu

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Madu banyak digunakan sebagai alternatif pemanis kareana dianggap lebih sehat dan kaya nutrisi. Bolehkah penderita diabetes mengosumsi madu?  

Diabetes, salah satu penyakit yang umum dikeluhkan masyarakat tanah air dan negara-negara lainnya. 

Baca Juga: Hangat dan nikmat! Ini manfaat jahe merah untuk kesehatan

Mengutip dari FOOD NDTV, berdasarkan catatan World Health Organisation (WHO) pada tahun 2014, ada 422 juta orang yang didiagnosis menderita diabetes di seluruh dunia. 

WHO mengklaim bahwa prevalensi diabetes terus meningkat dalam 3 dekade terakhir dan tumbuh paling cepat di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah. 

WHO mendefinisikan diabetes sebagai penyakit metabolik kronis yang ditandai dengan peningkatan kadar glukosa darah yang dari waktu ke waktu menyebabkan kerusakan serius pada jantung, pembuluh darah, mata, ginjal, dan saraf. 

Studi juga mengungkapkan diabetes bisa berdampak pada berat badan dan lebih buruk menyebabkan kematian. 

Penderita diabetes disarankan untuk menghindari makanan manis dan junk food karena mempengaruhi kadar gula darah. 

Sebagai contoh, penderita sebaiknya tidak mengonsumsi buah-buahan kering. Alasannya, buah tersebut mengandung gula tinggi dan memiliki nilai indeks glikemik yang tinggi. 

Apakah penderita diabetes boleh mengonsumsi madu sebagai pengganti gula? 

Menurut para ahli, tidak ada keuntungan kesehatan yang didapatkan penderita diabetes saat mengganti gula dengan madu. 

Gula dan madu sama-sama bisa mempengaruhi kadar gula darah. Walaupun madu tidak melewati banyak proses produksi tetap tidak sehat bagi penderita diabetes. 

"Sangat tidak boleh bagi penderita diabetes untuk mengonsumsi madu. Sebab madu memiliki profil nutrisi yang hampir sama dengan gula," kata Konsultan Ahli Gizi Dr. Rupali Datta. 

"Memiliki gula darah tinggisudah buruk, tapi mengalami fluktuasi lebih buruk. Kadar gula darah yang naik turun lebih merugikan kesehatan pasien diabetes. Jika kadar gula Anda stabil di pagi hari dan berpikir untuk minum madu hanya untuk melihat gula darah Anda, tingkatnya mencapai 400," jelas Rupali. 

Para penderita diabetes wajib berkonsultasi dengan dokter atau ahli gizi bila benar-benar ingin mengonsumsi madu. 

"Menambahkan sesendok madu ke dalam teh dan kopi tidak dianjurkan untuk penderita diabetes," kata Ahli Gizi Makrobiotik dan Praktisi Kesehatan Shilpa Arora. 

Asal tahu saja, madu mengandung karbohidrat yang sama banyaknya dengan gula putih. 

Namun, bila Anda ingin mengonsumsi madu, banyak ahli gizi yang menyarankan untuk menggunakan madu organik mentah yang dicampur dengan lemon secukupnya. Namun, ada baiknya Anda berkonsultasi lebih dulu dengan dokter. 

Baca Juga: 9 Sayuran yang efektif menghilangkan lemak perut dengan cepat

Selanjutnya: Sering dianggap sehat, amankah gula aren dikonsumsi penderita diabetes?

 

Editor: Tri Sulistiowati
Terbaru